Bukan KH Ahmad Dahlan, Ini Sosok Kiai Pemberi Nama Muhammadiyah

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Minggu, 17 November 2024 | 08:25 WIB
Bukan KH Ahmad Dahlan, Ini Sosok Kiai Pemberi Nama Muhammadiyah
Logo Muhammadiyah. Sosok pemberi nama Muhammadiyah. [Ist]

Suara.com - Tanggal 18 November 2024, Muhammadiyah, akan merayakan Milad ke-112. Ini menunjukkan eksistensi Muhammadiyah sebagai ormas Islam tertua di Indonesia. 

Muhammadiyah didirikan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya lewat program-program sistem pendidikan Islam yang moderen. 

Paham dan ideologi keagamaan yang dipegang oleh Muhammadiyah adalah dakwah, tajdid, dan Islam Berkemajuan yang berpandangan wasathiyah.

Dakwah adalah untuk mensyiarkan wajah Islam yang menebar manfaat dan berkeunggulan, tajdid sebagai watak adaptif pemikiran keislaman yang senantiasa selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan Islam berkemajuan merupakan karakter wawasan serta praktik beragama ala Muhammadiyah.

Sejarah Nama Muhammadiyah

Muhammadiyah didirikan KH Ahmad Dahlan pada 18 November 1912 di Kauman, Yogyakarta, usai menimba ilmu di Mekkah, Arab Saudi, kedua kalinya.

Selama di tanah suci itu, Ahmad Dahlan membaca pemikiran-pemikiran para pembaru Islam seperti Ibn Taimiyah, Muhammad bin Abdil Wahhab, Jamaluddin Al-Afghani, Muhammad Abduh, dan Rasyid Ridha.

Karya-karya para pemikir pembaharu Islam itu berpengaruh terhadap pemikiran Ahmad Dahlan untuk membawa ide dan gerakan pembaruan ke tanah air.

Ia lalu mendirikan Sekolah Rakyat bernama Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah di Yogyakarta untuk menuangkan ide dan gagasan pembaruan Islam. 

Baca Juga: Misteri Setir Kanan pada Mobil, Warisan Sejarah yang Masih Bertahan di Indonesia

Seiring berjalannya waktu, Ahmad Dahlan merasa perlu ada organisasi yang tidak sekedar mengurus
pendidikan saja, tetapi juga menghimpun dan menjadi wadah gerakan kaum pembaru.

Ahmad Dahlan lalu menyampaikan niatnya itu kepada para murid, saudara, dan sahabat yang sepaham dengan dirinya.

Dalam diskusi di Pendopo Tabligh, tahun 1911, KH Sangidu, seorang Ketib Anom Kraton Yogyakarta dan tokoh pembaruan yang kemudian menjadi penghulu Kraton Yogyakarta, mengusulkan nama untuk gerakan Ahmad Dahlan itu adalah Muhammadiyah.

Penisbahan nama tersebut menurut H. Djarnawi Hadikusuma mengandung pengertian sebagai berikut:

”Dengan nama itu dia bermaksud untuk menjelaskan bahwa pendukung organisasi itu ialah umat Muhammad, dan asasnya adalah ajaran Nabi Muhammad saw, yaitu Islam. Dan tujuannya ialah memahami dan melaksanakan agama Islam sebagai yang memang ajaran yang serta dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, agar supaya dapat menjalani kehidupan dunia sepanjang kemauan agama Islam. Dengan demikian ajaran Islam yang suci dan benar itu dapat memberi nafas bagi kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya.”

Nama ini lantas dikukuhkan oleh Ahmad Dahlan sebagai nama organisasinya setelah berulang kali dilakukan shalat istikharah. Muhammadiyah dinyatakan berdiri pada tanggal 8 Dzulhijah 1330 H atau 18 November 1912.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI