Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB
Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib
Jet F-15 Arab Saudi (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Houthi mengklaim berhasil menembak jatuh jet F-15 Arab Saudi di atas Marib Yaman.

  • Penembakan jet tempur tersebut dilakukan menggunakan rudal permukaan-ke-udara buatan lokal.

  • Koalisi Arab Saudi meluncurkan lebih dari 450 serangan udara di berbagai wilayah Yaman.

Suara.com - Kelompok Houthi berhasil merontokkan satu unit pesawat tempur Jet F-15 milik militer Arab Saudi di wilayah udara Provinsi Marib, Yaman. Serangan udara balasan ini menandai lompatan teknis milisi lokal yang kini sanggup menjatuhkan jet tempur canggih rakitan Barat.

Peluru kendali jenis permukaan-ke-udara buatan dalam negeri menjadi senjata utama yang melumpuhkan jet tempur tersebut. Keberhasilan ini merusak dominasi serangan udara koalisi dalam memetakan pergerakan pasukan darat di area pertempuran.

Pihak Houthi mengklaim ketegangan terus meningkat seiring gelombang pemboman masif yang dilancarkan koalisi ke berbagai kota. Klaim atas jatuhnya F-15 ini menjadi bukti ketatnya pertahanan udara yang kini dipasang oleh milisi Yaman.

Selat Bab-el-Mandeb di Laut Merah, jalur perdagangan strategis dunia yang kini tidak aman gara-gara ancaman milisi Houthi asal Yaman. [Suara.com/Google Maps]
Selat Bab-el-Mandeb di Laut Merah, jalur perdagangan strategis dunia yang kini tidak aman gara-gara ancaman milisi Houthi asal Yaman. [Suara.com/Google Maps]

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi keberhasilan penembakan armada udara milik koalisi tersebut.

"Menghadapi agresi brutal terhadap negara dan rakyat kami ini, angkatan bersenjata Yaman – dengan bantuan dan rahmat Allah – berhasil menembak jatuh pesawat tempur F-15 Saudi saat sedang melakukan operasi permusuhan untuk mendukung penumpukan militernya di wilayah udara gubernuran Marib," kata Saree dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Jazeera.

Saree menegaskan bahwa serangan tersebut dilancarkan menggunakan persenjataan buatan dalam negeri.

"Penembakan jatuh ini berhasil dicapai dengan menggunakan rudal permukaan-ke-udara buatan lokal," ujarnya.

Informasi dari sumber-sumber lokal menyebutkan lokasi jatuhnya armada udara tersebut berada di kawasan pegunungan. Pesawat tempur itu dipastikan jatuh di sekitar Gunung Helan, area yang terletak di sebelah barat laut Marib.

Tak berhenti di situ, insiden penembakan ini langsung memicu bentrokan susulan di udara. Houthi mengklaim kembali mencegat jet militer lain yang diutus koalisi untuk menyisir lokasi kejadian.

baca juga

"Terlibat kontak senjata," kata pihak Houthi menggambarkan aksi mereka terhadap dua jet F-15 Arab Saudi yang dikirim untuk mencari bangkai pesawat utama.

Eskalasi pertempuran udara di Yaman memang mencapai puncaknya sepanjang pekan ini. Koalisi militer pimpinan Arab Saudi tercatat menggempur berbagai titik strategis secara intensif.

Yahya Saree membeberkan bahwa pesawat tempur Saudi melancarkan lebih dari 450 serangan udara sepanjang minggu ini. Gempuran tersebut menyasar wilayah Taiz, Lahj, al-Jawf, Hajjah, Marib, Sadah, hingga al-Bayda.

Gelombang serangan udara intensif tersebut berdampak buruk pada keselamatan warga di sekitar lokasi pemboman. Saree menambahkan bahwa korban jiwa dari kalangan sipil turut tercatat akibat aksi pemukulan udara ini.

Pihak pertahanan milisi menegaskan komitmen mereka untuk terus melancarkan aksi perlawanan atas setiap pergerakan pesawat asing.

Kelompok bersenjata tersebut akan "terus melindungi wilayah udara dan kedaulatan negara kami dari agresi atau pelanggaran apa pun dengan seluruh sarana yang tersedia," tegas Saree.

Hingga saat ini, pihak otoritas Arab Saudi maupun koalisi militer belum memberikan tanggapan resmi atas klaim penembakan jet tersebut. Tidak ada konfirmasi langsung yang dirilis mengenai nasib pilot maupun kondisi pasti bangkai pesawat.

Konflik Yaman telah berlangsung selama bertahun-tahun dan melibatkan intervensi militer koalisi pimpinan Arab Saudi sejak 2015. Marib menjadi salah satu benteng pertahanan terakhir pemerintah Yaman yang diakui internasional sekaligus wilayah kaya minyak yang diperebutkan.

Penguasaan atas wilayah udara Marib sangat menentukan peta kekuatan pertempuran darat di Yaman secara keseluruhan. Aksi saling serang antara jet koalisi dan sistem pertahanan udara Houthi di Marib mempertegas belum surutnya eskalasi perang di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Houthi Yaman Bantah Serang Makkah

Houthi Yaman Bantah Serang Makkah

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:52 WIB

Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!

Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:38 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×