Video itu sontak dipenuhi dengan beragam komentar dari warganet. Namun kebanyakan netizen mengecam aksi jalan jongkok para santri saat menerima roti dari Ning Astuti karena dianggap seperti zaman penjajahan.
"Kenapa cara membagikannya kaya membagikan kepada budak? Atau kaya era penjajahan ngasih sesuatu ke pribumi," ucap netizen. "Mereka bilang ini adab.. tapi kayak mener belanda ngasih makan pribumi," komentar netizen.
"Kayak majikan sama babu.. dari kecil sudah ditanamkan mental babu tunduk sama kiai dan gus, makanya kebawa sampai gede," seru netizen. "Kenapa harus jalan jongkok menerima rotinya seperti jaman kolonial saja," imbuh netizen.
Meski begitu ada juga netizen yang memberi penjelasan soal ritual jalan jongkok para santri ketika menerima pemberian roti. Alasannya cara itu diberlakukan agar para santri bisa belajar bersikap sopan.
"Setauku emang gt guys, jadi harus jongkok atau nunduk bngd. Biar sopan setauku," kata netizen.
"Dulu dipondokku juga kek gtu dan katanya tanda sopan, tapi jujur aja sampe sekarang itu masih gak masuk diotakku. Padahalkan gak perlu sampe segitunya kalau untuk menghormati," imbuh netizen.
Kontributor : Trias Rohmadoni