Makna Kue Keranjang yang Selalu Dihadirkan Saat Tahun Baru Imlek

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 08 Januari 2025 | 11:18 WIB
Makna Kue Keranjang yang Selalu Dihadirkan Saat Tahun Baru Imlek
Kue keranjang khas Imlek [SuaraJatim/Dimas Angga]

Suara.com - Peringatan Tahun Baru Imlek 2025 jatuh pada Rabu 29 Januari 2025. Imlek merupakan perayaan yang sangat ditunggu oleh etnis Tionghoa. Meski begitu, perayaan Imlek juga ikut pula dirayakan etnis lain di Indonesia.

Ada berbagai macam perayaan yang dilakukan warga saat Imlek. Tergantung lokasi tinggal dan budayanya.

Indonesia yang kaya dengan keragaman membuat perayaan Imlek bermacam-macam cara. Diantaranya yang paling sering adalah membuat kue keranjang.

Kue keranjang, dikenal sebagai Nian Gao () dalam bahasa Mandarin, adalah kue tradisional yang terbuat dari beras ketan dan gula. Kue ini memiliki tekstur lengket dan berwarna cokelat keemasan. Kue keranjang merupakan hidangan wajib dalam perayaan Tahun Baru Imlek dan memiliki banyak makna simbolis.

kue keranjang sudah ada sejak berabad-abad lalu di Tiongkok. Asal usulnya masih diperdebatkan, namun beberapa teori menyebutkan bahwa kue ini pertama kali dibuat pada masa Dinasti Zhou (1046-256 SM).

Pada saat itu, kue keranjang digunakan sebagai persembahan kepada leluhur dan para dewa.

Ada banyak makna simbolis dalam tradisi Imlek pada kue keranjang. Berikut beberapa contohnya:

Keberuntungan dan Kemakmuran: Kata "Nian Gao" dalam bahasa Mandarin memiliki pengucapan yang mirip dengan "semakin tinggi dari tahun ke tahun". Oleh karena itu, kue keranjang dilambangkan sebagai harapan untuk mendapatkan keberuntungan dan kemakmuran yang semakin meningkat di tahun baru.

Kerekatan dan Persatuan Keluarga: Bentuk kue keranjang yang bulat melambangkan kesatuan dan keutuhan keluarga. Tradisi menyantap kue keranjang bersama keluarga saat Imlek diharapkan dapat memperkuat hubungan dan rasa kekeluargaan.

baca juga

Kegigihan dan Ketekunan: Proses pembuatan kue keranjang yang membutuhkan waktu lama dan ketekunan melambangkan harapan untuk memiliki semangat yang pantang menyerah dalam menghadapi tantangan di tahun baru.

Keberuntungan dan Rezeki yang Berlimpah: Warna cokelat pada kue keranjang melambangkan tanah, yang merupakan sumber kehidupan dan rezeki. Oleh karena itu, kue keranjang diyakini dapat membawa keberuntungan dan rezeki yang berlimpah bagi yang memakannya.

Kesuksesan dan Kenaikan Jabatan: Tekstur kue keranjang yang lengket melambangkan harapan untuk meraih kesuksesan dan peningkatan dalam karir atau jabatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek Dalam Bahasa Mandarin

20 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek Dalam Bahasa Mandarin

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2025 | 11:08 WIB

Hukum Terima Angpao dari Bos saat Imlek dalam Islam

Hukum Terima Angpao dari Bos saat Imlek dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 07 Januari 2025 | 21:54 WIB

7 Link Twibbon Imlek 2025, Cocok Dibagikan di Media Sosial

7 Link Twibbon Imlek 2025, Cocok Dibagikan di Media Sosial

Lifestyle | Selasa, 07 Januari 2025 | 17:57 WIB

Terkini

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas  Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 15:57 WIB

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:55 WIB

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:54 WIB

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:53 WIB

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

×