Sound Horeg: Dipandang Hiburan, Tapi Bencana Bagi Lingkungan

Farah Nabilla

Kamis, 30 Januari 2025 | 12:11 WIB
Sound Horeg: Dipandang Hiburan, Tapi Bencana Bagi Lingkungan
Sound Horeg. [Instagram/faskhosengoxoriginal_real]

Suara.com - Meski beberapa dari Anda mungkin merasa baik-baik saja atau bahkan terhibur dengan sound horeg, nyatanya suara ini bisa menimbulkan berbagai dampak buruk, termasuk bagi lingkungan.

Seorang Wildlife Content Creator, Asta Ebrahim, membeberkan sejumlah dampak sound horeg buat lingkungan baik untuk manusia maupun hewan.

Sound horeg yang mencapai 135 desibel ternyata tidak hanya mengganggu manusia, tetapi juga hewan. Alhasil, mereka cenderung menghindari tempat-tempat yang memiliki tingkat kebisingan tinggi, termasuk tempat di mana sound horeg diputar.

"Hewan laut dan mamalia laut kaya paus serta lumba-lumba tuh rentan dengan suara keras," tulis Asta Ebrahim dikutip dari X. 

Pernyataan Asta soal hewan laut bisa terdampak sound horeg banyak didebat. Tapi pada kenyataannya, memang ada pawai sound horeg yang diaraknya di laut, ditopang menggunakan perahu.

Untuk hewan darat yang kehidupannya mengandalkan navigasi suara pun tak luput dari dampak sound horeg. Kelelawar misalnya.

"Untuk satwa yang bergantung pada navigasi suara, kaya kelelawar, mereka bisa kehilangan arah karena suara keras. Ga sampe disitu, suara keras juga bisa bikin mereka kecelakaan hingga menyebabkan kematian," lanjut Asta.

Ketika hal tersebut dibiarkan, area yang seharusnya menjadi tempat tinggal hewan bisa kehilangan fungsinya. Selain itu, produktivitas hewan pun mungkin menurun karena tidak menemukan tempat yang nyaman. Contohnya, produksi madu di daerah yang dilalui sound horeg sangat mungkin menurun drastis. 

"Produksi madu di daerah yang dilalui sound horeg akan menurun drastis. Suara keras bisa bikin lebah terganggu saat proses penyerbukan," jelas Asta.

baca juga

Dampak Buat Keselamatan Makhluk Bumi

Dalam sebuah video yang diunggah oleh pemilik TikTok @fadilalfariq57 juga terlihat bahwa suara kencang dari sound horeg bisa membuat tanah longsor. Tentu saja, ini bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan atau diulang.

Contoh lain dari dampak sound horeg buat lingkungan adalah ketika suara yang kencang tersebut mengganggu proses migrasi hewan, termasuk yang berada di laut.

Jika terus dibiarkan, suara kencang dari sound horeg bisa membuat kematian berbagai hewan, terutama yang berada di dalam laut. Getaran yang dihasilkan oleh sound horeg pun bisa merusak terumbu karang dan ekosistem laut lainnya.

Sementara di lingkungan sekitar, sudah banyak video yang menunjukkan bahwa sound horeg bisa memecahkan kaca di rumah warga.

Penggunaan listrik yang pastinya tidak sedikit pada sound horeg juga ikut menyumbang dampak buruk penggunaan fosil sebagai pembuat energi listrik. Fungsi sound horeg yang belum diketahui secara pasti tentu saja membuat penggunaan energi listrik terkesan percuma.

Bagi masyarakat sekitar, sound horeg juga bisa mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan bersama. Suara bising yang terus-menerus tentu bisa mengganggu waktu istirahat, konsentrasi, dan aktivitas harian lainnya.

Mengacu pada Pasal 503 kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pelanggaran ketertiban umum, seseorang yang memutar sound horeg bisa dikenai hukuman berdasarkan perbuatan tidak menyenangkan.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya bahwa penggunaan sound horeg dikurangi dan diganti dengan sound alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikmati Drama Sebagai Drama Saja, Jangan Seret ke Dunia Nyata

Nikmati Drama Sebagai Drama Saja, Jangan Seret ke Dunia Nyata

Your Say | Rabu, 29 Januari 2025 | 12:05 WIB

Bos PIK2 Aguan Goda Pemilik Lahan Dengan Rp23 Triliun

Bos PIK2 Aguan Goda Pemilik Lahan Dengan Rp23 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 14:58 WIB

Merangkai Hiburan dan Bisnis: Yudist Ardhana dan Strateginya dalam YouTube Shopping Affiliates

Merangkai Hiburan dan Bisnis: Yudist Ardhana dan Strateginya dalam YouTube Shopping Affiliates

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 17:00 WIB

Diduga Jadi Tempat Pesta LGBT Malam Tahun Baru, Polisi Tutup Permanen New La Bungker

Diduga Jadi Tempat Pesta LGBT Malam Tahun Baru, Polisi Tutup Permanen New La Bungker

News | Senin, 06 Januari 2025 | 17:33 WIB

Pesta Tahun Baru 2025: 12 Titik di Jakarta Dijaga Ketat Ribuan Polisi

Pesta Tahun Baru 2025: 12 Titik di Jakarta Dijaga Ketat Ribuan Polisi

Video | Selasa, 31 Desember 2024 | 20:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:57 WIB

×