Sejarah dan Fakta Unik Nusakambangan, Pulau Penjara Bakal Dijadikan Lumbung Pangan?

Farah Nabilla

Kamis, 06 Februari 2025 | 18:45 WIB
Sejarah dan Fakta Unik Nusakambangan, Pulau Penjara Bakal Dijadikan Lumbung Pangan?
Pelabuhan penyebarangan Pulau Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah. [Antara]

Suara.com - Pulau Nusakambangan kabarnya akan segera menjadi kekuatan baru dalam ketahanan pangan nasional. Hal ini dikonfirmasi sendiri oleh Agus Andrianto selaku Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas).

Menteri Agus menyatakan dengan adanya lahan luas serta sumber daya manusia dari warga binaan, Nusakambangan tidak akan dinilai lagi sebagai pulau otoritas pengasingan, tetapi sebagai pusat produksi pangan strategis.

"Kami telah mengundang berbagai pihak, termasuk PT PLN dan BRI untuk mewujudkan visi besar ini," jelasnya pada salah satu kesempatan saat meninjau langsung proyek tersebut.

Kini, pulau yang memiliki luas lahan sekitar 115 hektare tersebut tengah dioptimalkan untuk kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan. Target pada sektor pertanian dan perkebunan menjadi lumbung padi serta jagung dengan luas lahan 7 hektare.

Sementara itu 32 hektare lahan yang terletak di tepi pantai bagian belakang Lapas Pasir Putih rencananya akan dikembangkan menjadi tambak udang, termasuk budidaya udang vaname dan berbagai jenis ikan lainnya.

Peternakan juga ditargetkan untuk memproduksi ribuan ayam petelur, kambing, hingga ratusan ekor sapi.

"Kami ingin mewujudkan konsep sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Di satu sisi, kami membina warga binaan dengan pelatihan dan pemberdayaan, di sisi lain kami turut berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional sebagaimaan ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto," ujar Agus lebih lanjut.

Rencana ini tentunya akan berdampak positif bagi Indonesia, terutama citra Pulau Nusakambangan di mata masyarakat. Jika selama ini pulau tersebut dikenal sebagai pulau narapidana, dengan adanya program yang telah disebutkan di atas dapat membuat pulau ini memiliki citra positif.

Sejarah dan fakta unik Pulau Nusakambangan

baca juga

Pulau yang terletak di selatan Pulau Jawa dan masuk ke dalam wilayah administrasi Desa Tambakreja, Kabupaten Cilacap ini memiliki luas mencapai 210 kilometer persegi atau sekitar 21.000 hektare.

Pulau Nusakambangan dan Pulau Jawa dipisahkan oleh sebuah selat yang bernama Segara Anakan. Pulau ini dikenal sebagai penjara yang memiliki tingkat keamanan paling tinggi di Tanah Air.

Sejarah Lapas Nusakambangan ini dimulai sejak masa kolonial Belanda di abad ke-19. Pada tahun 1908, pemerintah Hindia Belanda memilih Pulau Nusakambangan sebagai lokasi untuk mendirikan penjara tempat pembuangan narapidana yang dianggap sangat berbahaya.

Lokasinya yang terpencil dan terisolasi, ditambah dengan sulitnya akses keluar masuk pulau tersebut, mampu mencegah narapidana untuk melakukan pelarian. Usai kemerdekaan Indonesia, Lapas Nusakambangan masih terus berfungsi sebagai penjara teraman.

Berikut fakta-fakta unik tentang Pulau Nusakambangan yang dijuluki Pulau Narapidana.

1. Terkenal dengan lapas dengan tingkat keamanan tertinggi

Dikutip dari laman Kemenkumham, terdapat beberapa lembaga permasyarakatan yang dibangun di pulau ini, di antaranya adalah Lapas Kelas II A Besi, Lapas II A Narkotika, Lapas II A Kembang Kuning, Lapas II A Permisan, Lapas II A Pasir Putih, dan lain sebagainya. Ada pula Lapas High Risk dengan sistem keamanan maksimum unttuk menahan para tahanan kriminal berat.

2. Tempat eksekusi mati

Pulau Nusakambangan juga dikenal karena lokasinya menjadi tempat eksekusi mati bagi narapidana yang dijatuhi hukuman mati. Pulau ini dipilih lantaran lokasinya yang tersembuyi dan sunyi. Terdapat sel khusus untuk para narapidana yang dieksekusi mati.

3. Terbuka untuk wisatawan

Meski citra pulau ini cukup seram bagi sebagian orang, ternyata pulau ini tidak sepenuhnya terisolasi. Sebagian kawasannya terbuka untuk tempat wisata. Uniknya, pemandu wisata serta pedagang yang ada di sekitar tempat wisata tersebut adalah para napi yang melakukan asimilasi sebelum dibebaskan nantinya.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Imigrasi Agus Andrianto Berani Copot Pejabat Soetta, Ternyata Dulu Ingin Jadi Pegawai Pos!

Menteri Imigrasi Agus Andrianto Berani Copot Pejabat Soetta, Ternyata Dulu Ingin Jadi Pegawai Pos!

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 13:29 WIB

Silsilah Keluarga Agus Andrianto, Dipuji Karena Berani Copot Pejabat Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta!

Silsilah Keluarga Agus Andrianto, Dipuji Karena Berani Copot Pejabat Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta!

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 18:39 WIB

Rekam Jejak Agus Andrianto, Karier Moncer di Polri Membawanya ke Jabatan Menteri

Rekam Jejak Agus Andrianto, Karier Moncer di Polri Membawanya ke Jabatan Menteri

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 14:42 WIB

Agama Agus Andrianto, Menteri yang Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta

Agama Agus Andrianto, Menteri yang Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2025 | 11:55 WIB

Rekam Jejak Menteri Agus Andrianto, Disorot Usai Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta

Rekam Jejak Menteri Agus Andrianto, Disorot Usai Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 09:35 WIB

Sepak Terjang Agus Andrianto, Berani Copot Pejabat Soetta Buntut Dugaan Pemerasan WN China

Sepak Terjang Agus Andrianto, Berani Copot Pejabat Soetta Buntut Dugaan Pemerasan WN China

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 10:26 WIB

Terkini

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

×