Asal-usul Tradisi Lempar Bunga Pengantin, Siapa yang Beruntung di Pernikahan Shenina Cinnamon?

Nur Khotimah

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:42 WIB
Asal-usul Tradisi Lempar Bunga Pengantin, Siapa yang Beruntung di Pernikahan Shenina Cinnamon?
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon. (Instagram/angga)

Suara.com - Tradisi melempar bunga pengantin juga dilakukan oleh Shenina Cinnamon saat menggelar resepsi pernikahan. Kira-kira, siapa tahu yang beruntung mendapat lemparan bunga pengantin Shenina Cinnamon?

Untuk diketahui, Shenina Cinnamon baru saja menikah dengan Angga Yunanda pada Senin (10/2/2025). Acara akad dan resepsi keduanya digelar secara tertutup di Bvlgari Resort, Bali.

Pasangan yang satu ini terpantau hanya mengundang keluarga dan beberapa rekan artis ke acara pernikahan mereka. Dari semua tamu yang hadir, salah satu di antaranya berhasil mendapat lemaparan bunga saat resepsi, nih.

Tamu yang beruntung mendapat bunga Shenina Cinnamon adalah Prilly Latuconsina. Informasi menarik ini diketahui dari unggahan Instagram Story Prilly Latuconsina pada Selasa (11/2/2025).

Prilly Latuconsina dapat buket bunga di nikahan Shenina Cinnamon. (Instagram/prillylatuconsina96)
Prilly Latuconsina dapat buket bunga di nikahan Shenina Cinnamon. (Instagram/prillylatuconsina96)

"Guess who got the flowers last night (Tebak siapa yang dapat bunga tadi malam)?" bunyi caption yang ditulis oleh Prilly Latuconsina untuk mengiringi fotonya bersama buket bunga Shenina Cinnamon.

Dalam postingan Instagram Story lain, Prilly Latuconsina juga menunjukkan foto dirinya memegang buket bunga sepulang dari acara resepsi Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda. Ia nampak begitu bahagia dalam foto-foto itu.

Melempar bunga sendiri menjadi tradisi yang dinanti-nantikan dalam sebuah pesta pernikahan. Sebab mitosnya, siapa saja yang berhasil menangkap lemparan bunga dari sang pengantin, maka dia diyakini akan segera menyusul ke pelaminan.

Asal-usul Tradisi Lempar Bunga Pengantin

Ilustrasi lempar bunga pengantin. (Pexels/Sandy Torchon)
Ilustrasi lempar bunga pengantin. (Pexels/Sandy Torchon)

Merangkum dari laman aluxe.com, melempar bunga saat pernikahan berasal dari tradisi masyarakat Inggris. Mereka sudah melakukannya sejak tahun 1800-an. Tradisi ini muncul sebagai ganti tradisi merobek gaun pengantin.

Ya, dulunya, masyarakat Inggris percaya kalau menyentuh pengantin atau bahkan merobek gaun pengantin bisa membuat mereka cepat mendapatkan jodoh. Namun seiring berjalannya waktu, tradisi ini dinilai terlalu ekstrem dan membahayakan tamu serta pengantin.

Tradisi merobek gaun pengantin pun kemudian digantikan dengan "ritual" melempar buket bunga kepada tamu. Buket bunga pengantin yang dianggap sebagai lambang kesuburan serta keindahan akan dilemparkan ke arah tamu untuk diperebutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Sayap-Sayap Patah: Kisah Cinta yang Dihancurkan Tradisi dan Kekuasaan

Review Sayap-Sayap Patah: Kisah Cinta yang Dihancurkan Tradisi dan Kekuasaan

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:00 WIB

Bikin Geleng-Geleng! 5 Desa di Indonesia dengan Aturan yang Tak Bisa Kamu Temukan di Tempat Lain

Bikin Geleng-Geleng! 5 Desa di Indonesia dengan Aturan yang Tak Bisa Kamu Temukan di Tempat Lain

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:46 WIB

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00 WIB

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:30 WIB

Nelung Dino hingga Nyewu Dino: Beban Finansial yang Tabu Untuk Dibicarakan

Nelung Dino hingga Nyewu Dino: Beban Finansial yang Tabu Untuk Dibicarakan

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:00 WIB

Festival Bakar Tongkang Kembali Semarakkan Bagansiapiapi

Festival Bakar Tongkang Kembali Semarakkan Bagansiapiapi

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00 WIB

Tradisi Petik Laut Muncar, Wujud Syukur Nelayan Banyuwangi kepada Laut

Tradisi Petik Laut Muncar, Wujud Syukur Nelayan Banyuwangi kepada Laut

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:00 WIB

Duka Bukan Pesta: Sudahi Kebiasaan Membebani Keluarga yang Berduka

Duka Bukan Pesta: Sudahi Kebiasaan Membebani Keluarga yang Berduka

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:30 WIB

Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026

Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:06 WIB

Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini

Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

×