Mitos Mata Kedutan, Tiba-Tiba Disinggung Anies Baswedan di X

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 06 Maret 2025 | 14:55 WIB
Mitos Mata Kedutan, Tiba-Tiba Disinggung Anies Baswedan di X
Anies Baswedan. [Instagram/aniesbaswedan]

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru-baru ini menyinggung soal mata kedutan. Dalam hal ini, ia menanggapi keramaian di laman media sosial X atau Twitter yang diduga membahas dirinya.

"Mata saya kok tiba-tiba kedutan… Ada keramaian apa di X/Twitter hari ini?," tulis Anies Baswedan pada Rabu (5/3/2025), dilengkapi dengan emotikon tersenyum.

Adapun sebelumnya, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengkritik isi ceramah yang disampaikan Anies Baswedan. Tepatnya saat menjadi pembicara di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada atau UGM. 

Raja Juli Antoni menyebut ceramah Anies mengandung sindiran politik dan tak seharusnya disampaikan di dalam masjid. 

Mitos Mata Kedutan 

Indonesia sendiri diisi oleh beragam masyakarat dari berbagai suku dan agama. Meski zaman sudah semakin maju, tak sedikit yang masih mempercayai mitos. Biasanya, hal seperti ini diketahui melalui turun temurun dari orang tua di masa lalu.

Mata kedutan menjadi salah satu yang sering kali dihubungkan dengan mitos. Salah satu maknanya, ada orang lain yang sedang membicarakan seseorang atau akan terjadi peristiwa yang bisa menimbulkan tangisan.

Di sisi lain, mitos kedutan di mata sebelah diri dianggap sebagai pertanda keberuntungan. Ini sudah menjadi bagian dari banyak budaya, termasuk di China. Dalam kepercayaan masyarakat, ada makna baik di belakangnya.

Saat mata sebelah kiri kedutan, ini dianggap sebagai pertanda adanya keberuntungan atau hujan emas yang besar. Adapun bagi masyarakat China, keberuntungan sendiri merupakan sesuatu yang sangat berharga.

Baca Juga: Menu Sahur Ala Anies Baswedan, Santap Lauk Sederhana Bikinan Fery Farhati

Oleh karena itu, tak heran jika banyak orang yang memperhatikan tanda-tanda kecil seperti mata kedutan. Dalam beberapa kasus, ketika mata sebelah kiri tidak berhenti berkedut, ini dianggap sebagai pertanda baik.

Kepercayaan itu sendiri tidak didasarkan pada ilmu pengetahuan atau bukti konkret. Namun, masih banyak orang tetap mempercayainya dan menjadikan mitos ini sebagai panduan dalam kehidupan mereka.

Meski mitos kedutan mata kiri tidak dapat dipercaya secara keseluruhan, namun hal ini tetap bertahan sebagai warisan budaya di China. Begitu pun di Indonesia yang sebagian rakyatnya masih mempercayai sebuah mitos.

Sementara itu, menurut medis, mata kedutan bisa menjadi tanda adanya penyakit berbahaya. Dijelaskan oleh Alodokter, kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika terlalu sering dapat mengganggu aktivitas.

Penyebab mata kedutan bisa beragam. Mulai dari penyakit tertentu hingga terlalu banyak merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain itu, sering menatap layar ponsel atau komputer juga bisa membuat mata menjadi berkedut.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI