Viral Arra Diduga Sindir Buruh Pabrik, Orangtua Kena Semprot Psikolog: Apa-apaan Ortu Begini!

Nur Khotimah

Senin, 24 Maret 2025 | 13:32 WIB
Viral Arra Diduga Sindir Buruh Pabrik, Orangtua Kena Semprot Psikolog: Apa-apaan Ortu Begini!
Orang tua Arra, Billi Sandi Pratama dan Mega Vallentina. (Instagram/megavallentina)

Suara.com - TikToker cilik Arra kembali menarik perhatian karena ucapannya di video unggahan sang orang tua. Di mana dalam video itu, Arra tidak sengaja menyentil buruh pabrik. Hal ini memicu komentar psikolog.

Video tersebut diunggah ke akun TikTok bababubuarra milik kedua orangtua Arra, Billi Sandi Pratama dan Mega Vallentina. Namun sepertinya video tersebut sekarang sudah dihapus.

Kendati begitu, video Arra masih bisa dilihat oleh netizen sebab sudah dibagikan ulang oleh beberapa akun media sosial. Ucapan Arra pun terus menjadi perbincangan di kalangan netizen.

Dalam video tersebut, Arra yang sedang berada di dalam mobil bersama ayah dan ibunya meminta pelembap. Sang ibu pun menuruti permintaan Arra.

Orang tua Arra, Billi Sandi Pratama dan Mega Vallentina. (Instagram/megavallentina)
Orang tua Arra, Billi Sandi Pratama dan Mega Vallentina. (Instagram/megavallentina)

Bocah cantik itu nampak mengaplikasikan pelembapnya ke wajah tanpa bantuan orang tuanya. Ia juga mengaku rajin memakai pelembap agarnya wajahnya tidak seperti buruh pabrik.

"Apa itu Sayang?" tanya Billi Sandi Pratama kepada Arra, seperti dilansir pada Senin (24/3/2024).

"Pelembap, biar kulitnya enggak hinay," celetuk Arra.

"Hinay itu kayak gimana?" tanya sang ayah lagi.

"Biar enggak kayak teteh-teteh bubaran pabrik, Ba," lanjut Arra.

baca juga

Sementara sang ayah terus berbincang dengan Arra, ibunya nampak tertawa di kursi belakang mobil. Hal ini kemudian memicu kemarahan psikolog Lita Gading yang langsung membuat video tanggapan di TikTok.

Tanggapan Psikolog Lita Gading

Psikolog Lita Gading. (YouTube/Dr. Lita Gading)
Psikolog Lita Gading. (YouTube/Dr. Lita Gading)

Membuka video tanggapannya, Lita Gading mengaku tidak habis pikir dengan ucapan Arra yang masih berusia 5 tahun. Terlebih saat melihat reaksi kedua orang tua Arra yang nampak santai, alih-alih menegur.

"Ampun, anak kecil sudah bisa ngomong kayak begitu. Aneh saya nih. Yang ngajarin siapa? Orangtuanya malah ketawa dan merespons hal tersebut," ujar Lita Gading geram, seperti dilansir dari TikTok pada Senin (24/3/2025).

"Harusnya kasih tahu sama anaknya tuh gimana. 'Enggak boleh ya ngomong kayak gitu. Itu namanya merendahkan orang'. Kok anak sekecil itu bisa ngomong seperti itu," lanjut Lita Gading masih marah.

Lita Gading kemudian mengatakan kalau seharusnya orangtua berperan menjadi pengontrol dari omongan dan sikap Arra dalam setiap konten. Seharusnya mereka memastikan konten tersebut tidak menyinggung siapa pun.

"Orangtuanya malah mendukung, malah ketawa. Harusnya ya, sebelum memposting harus memperhatikan dulu. Ada enggak bahasanya yang bikin resah. Ada enggak bahasanya yang menyinggung perasaan orang," tutur Lita Gading.

"Harusnya orangtuanya yang ngontrol. Jadi sekali lagi, kalau sampai orang tuanya kayak gini terus saya akan laporkan ke Perlindungan Anak karena ini sudah merupakan sebuah eksploitasi anak yang tidak benar," imbuhnya.

Lita Gading menganggap orangtua Arra sengaja menggunakan sang anak untuk meningkatkan popularitas media sosial mereka. Tapi dari sudut pandang sang psikolog, cara tersebut tidak bisa dibenarkan.

"Apalagi untuk konsumsi publik dan untuk meningkatkan engagement-nya. Orang tuanya mau cari duit tapi melalui jalurnya Arra. Apa-apaan sih kayak begini orangtua. Ini namanya bener-bener eksploitasi lho. Anda mendapatkan uang dari Arra," kata Lita Gading masih berapi-api.

"Harusnya kalau Anda mau meningkatkan follower sendiri ya pakai nama Anda sendiri lah, jangan nama Arra. Arra 'dijual' dalam tanda kutip untuk mendapatkan penghasilan untuk Anda. Sekali lagi saya keras ya sama kalian. Orangtua yang seperti ini tidak patut menjadi contoh," tandasnya.

Di akhir videonya, Lita Gading mengingatkan stasiun televisi dan pihak-pihak lain agar tidak mengundang orangtua Arra karena dinilai bukan contoh yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog Lita Gading Dukung Jennifer Coppen Laporkan Hater ke Polisi: Bagian dari Kesehatan Mental

Psikolog Lita Gading Dukung Jennifer Coppen Laporkan Hater ke Polisi: Bagian dari Kesehatan Mental

Entertainment | Minggu, 23 Maret 2025 | 10:53 WIB

Arra Si Bocah Viral Kembali Panen Kritik, Diduga Hina Fisik Buruh Pabrik

Arra Si Bocah Viral Kembali Panen Kritik, Diduga Hina Fisik Buruh Pabrik

Entertainment | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:50 WIB

Psikolog Lita Gading Sebut Hotman Paris Turun Level karena Terus Ladeni Firdaus Oiwobo

Psikolog Lita Gading Sebut Hotman Paris Turun Level karena Terus Ladeni Firdaus Oiwobo

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 21:25 WIB

Terkini

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

×