Heran Willie Salim Pilih Masak Rendang, Helmy Yahya Usulkan 2 Menu Ini: Lebih Cepat Matang

Nur Khotimah

Selasa, 25 Maret 2025 | 16:05 WIB
Heran Willie Salim Pilih Masak Rendang, Helmy Yahya Usulkan 2 Menu Ini: Lebih Cepat Matang
Helmy Yahya [Suara.com/Evi]

Suara.com - Sebagai orang Palembang, Helmy Yahya ikut buka suara soal huru-hara konten rendang milik Willie Salim. Helmy Yahya secara terang-terangan mengaku tersinggung atas konten tersebut.

Bahkan permintaan maaf yang disampaikan Willie Salim secara langsung tidak membuat Helmy Yahya terima begitu saja. Ia sampai membuat video khusus untuk menyampaikan pandangannya.

"Pagi tadi Willie Salim sudah menemui saya. Dia sudah minta maaf tapi saya betul-betul menekankan bahwa pantas kami (masyarakat Palembang) itu tersinggung (atas konten rendang)," tutur Helmy Yahya dilansir dari Instagram pribadinya pada Selasa (25/3/2025).

"Banyak sekali orang-orang Palembang yang merasa tersinggung baik yang di sana ataupun di rantau, yang merasa tersakiti akibat video konten yang dibuat demikian tidak bertanggung jawab," kata Helmy Yahya melanjutkan.

Helmy Yahya sempat menyoroti soal pengakuan Willie Salim yang tidak melakukan persiapan dengan baik. Tapi menurutnya, hal itu tidak bisa dijadikan sebagai alasan.

"Saya katakan, kamu boleh mengatakan bahwa kamu persiapan tidak matang. Nah persiapan tidak matang itu menunjukkan gagal membuat perencanaan. Gagal membuat perencanaan itu sama saja dengan merencanakan kegagalan. Itu biasa dalam sehari-hari, dalam bisnis juga," imbuh Helmy Yahya.

"Kalau kerugian (akibat kegagalan) itu diri sendiri, itu enggak papa. Tetapi ini kerugian bagi satu masyarakat besar. Masyarakat Palembang. Mau kamu katakan itu tidak sengaja, tidak settingan, tetapi menurut saya itu sudah terjadi. Nasi sudah menjadi bubur," jelasnya.

Berikutnya, Helmy Yahya mengaku heran ketika Willie Salim memilih untuk memasak rendang yang butuh waktu lama dalam memasak. Padahal ada menu lain yang lebih cepat matangnya dan praktis, contohnya pempek dan pindang.

"Kenapa rendang yang dimasak? Kenapa tidak pindang? Kenapa tidak pempek yang lebih cepat (matangnya)? Kan ini dimasaknya habis berbuka jadi orang tidak lama nunggu," tutur Helmy Yahya heran.

baca juga

Hal lain yang dipertanyakan oleh Helmy Yahya adalah keputusan Willie Salim meninggalkan rendang saat masih dimasak. Menurut Helmy Yahya, ini termasuk bentuk pembiaran dari Willie Salim.

"Kenapa ditinggal? Salah gitu kalau ada barang ditinggal di tengah kerumunan itu dan kemudian ada satu orang yang ngambil, yang lain ikut. Salah? Yang salah itu orang yang melakukan pembiaran. Jadi kamu (Willie Salim) ikut andil," tegas Helmy Yahya.

Terkait masalah ini, Willie Salim sudah membuat permintaan maaf yang diunggah ke media sosial. Ia pun menjelaskan semuanya dari sudut pandangnya sebagai pemilik konten.

Sejarah Pempek Palembang

Menjadi salah satu menu khas Palembang yang diusulkan oleh Helmy Yahya, bagaimana sejarah pempek? Simak ulasan berikut ini.

Pempek mulai masuk seiring dengan kedatangan para perantau Tionghoa ke Palembang sekitar abad ke-16 Masehi saat pemerintahan Sultan Mahmud Badaruddin II. Menurut cerita masyarakat, pempek dijual keliling kota oleh seseorang asal Tionghoa yang sering dipanggil Apek sekitar tahun 1617 M.

Apek mempunyai ide untuk memanfaatkan ikan yang melimpah, dengan mengolahnya menjadi makanan selain digoreng atau gulai. Ia lantas mengolah ikan hasil tangkapannya itu dan mencampurnya dengan tepung.

Setelah itu, Apek berkeliling menjual makanan buatannya yang saat itu masih belum memiliki nama. Ketika ada yang membeli, mereka memanggil ujung namanya saja, yakni "pek..pek" hingga menjadi asal mula pempek.

Pempek sendiri merupakan adaptasi dari ngo hiang dan kekkian, yang sama-sama olahan dari ikan. Namun, alih-alih disajikan dalam sup atau sekadar digoreng, pempek disantap dengan cuko, saus asam, manis, dan pedas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penghasilan Willie Salim dari YouTube, Diduga Tega Bikin Settingan Rendang Hilang di Palembang

Penghasilan Willie Salim dari YouTube, Diduga Tega Bikin Settingan Rendang Hilang di Palembang

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2025 | 15:52 WIB

Dianggap Settingan, 6 Tokoh yang Kecam Konten Rendang Willie Salim di Palembang

Dianggap Settingan, 6 Tokoh yang Kecam Konten Rendang Willie Salim di Palembang

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2025 | 15:00 WIB

Bobon Santoso Endus Kejanggalan Konten Rendang Willie Salim: Pergi ke Toilet, Bukan Mengawasi

Bobon Santoso Endus Kejanggalan Konten Rendang Willie Salim: Pergi ke Toilet, Bukan Mengawasi

Entertainment | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:45 WIB

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:38 WIB

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:35 WIB

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:34 WIB

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:31 WIB

Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi

Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:30 WIB

×