Update Harga Emas Usai Lebaran 2025: Logam Mulia vs Perhiasan, Mana Lebih Untung?

M. Reza Sulaiman

Minggu, 06 April 2025 | 08:37 WIB
Update Harga Emas Usai Lebaran 2025: Logam Mulia vs Perhiasan, Mana Lebih Untung?
Harga Perhiasan Emas Naik atau Turun (freepik)

Suara.com - Investasi dalam bentuk emas masih menjadi pilihan tepat. Harga logam mulia ini selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya. Namun, jika Anda ingin berinvestasi dalam bentuk perhiasan, ada baiknya jika melihat perkembangan pasar, tidak hanya lingkup lokal tetapi juga global.

Kita bicarakan lebih dahulu harga emas batangan. Di tahun 2024 lalu, harga emas batangan tembus di level Rp1.077.000 per gram setelah lebaran. Lantas bagaimana dengan harga perhiasan emas paska lebaran 2025?

Waktu yang Tepat Investasi Emas

Waktu yang paling tepat untuk investasi emas adalah kapan saja Ketika Anda memiliki dana untuk dilokasikan atau dana yang mau disimpan dalam bentuk emas. Misalnya, menjelang hari raya Idul Fitri, Anda menerima THR dan Anda mengatur penggunaan THR.

THR yang Anda terima dibagi dua, untuk keperluan lebaran dan investasi. Dana investasi tersebut kemudian Anda segerakan beli emas tanpa melihat apakah Harga sedang naik atau turun. Tujuan Utama Anda adalah menyimpan dana tersebut agar tidak habis untuk keperluan konsumtif saja.

Namun, jika berbicara tentang mengikuti perkembangan Harga emas, rata-rata Harga emas mengalami kenaikan tiap tahunnya. Berdasarkan data bareksa.com, setelah lebaran 2022 harga emas berada pada posisi Rp996.000 per gram.

Lalu, setelah lebaran tahun 2023, Harga emas berada di posisi Rp1.054.000 per gram. Setahun kemudian, di tahun 2024, Harga emas setelah lebaran berada di posisi Rp1.077.000 per gram.

Setelah lebaran 2025, terpantau Harga emas juga naik. Puncak kenaikan tertinggi terjadi pada Kamis, 3 April 2025 di rentang Rp1.769.000-Rp1.819.000 per gram. Ini menandakan bahwa masyarakat menyimpan Kembali uangnya dalam bentuk emas.

Kenaikan Harga emas dipengaruhi oleh daya beli masyarakat. Pada bulan Ramadhan, Harga emas biasanya turun karena terjadi lonjakan penjualan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok selama puasa Ramadhan. Sedangkan menjelang lebaran hingga setelah lebaran, terjadi kenaikan Harga naiknya permintaan emas untuk investasi.

baca juga

Namun selain kekuatan ekonomi local, kondisi ekonomi global juga ikut mempengaruhi kenaikan Harga emas. Sejak Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menetapkan kebijakan reciprocal tariff ke berbagai negara.

Harga emas diprediksi akan Kembali turun setelah proses negosiasi yang membuat perang dagang selesai. Itu artinya, dalam membeli emas, Anda harus membaca pula perkembangan ekonomi global. Intinya jika memiliki uang lebih, Anda dapat melakukan investasi ke amas tetapi jika pas-pasan, lebih baik tidak.

Penting untuk diketahui, Harga emas batangan yang terkecil, ukuran 0,5 gram hari ini berada di level Rp959.500. Lalu, emas Batangan ukuran terbesar yakni 1 kg berada di level Rp1.759.600.000. Itu artinya, harga emas di Indonesia sudah tembus Rp1.732.000 per gram, hampir Rp2 juta per gram.

Mengutip pajak.com, harga emas telah mengalami kenaikan senilai Rp263.360 atau 18,33 persen sejak awal tahun 2025. Bila dibandingkan dengan tahun 2024, maka kenaikan harga emas sebesar Rp618.360 atau 55,52 persen secara tahunan (year on year).

Daftar harga emas perhiasan setelah lebaran

Jika Harga emas Batangan naik, emas dalam bentuk perhiasan pun ikut naik. Berikut daftar harga emas perhiasan yang berlaku di pasaran setelah lebaran 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari ini di Pegadaian, Galeri 24, dan UBS April 2025

Harga Emas Antam Hari ini di Pegadaian, Galeri 24, dan UBS April 2025

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 19:50 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Parah Hari Ini, Imbas Tarif Impor Trump?

Harga Emas Antam Anjlok Parah Hari Ini, Imbas Tarif Impor Trump?

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 10:43 WIB

Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal

Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 07:53 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×