Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 05 April 2025 | 07:53 WIB
Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal
Ilustrasi beras. (Foto Istimewa)

Suara.com - Pengembang properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menyalurkan bantuan berupa 1.000 paket beras kepada para santri dan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Terpadu Al-Wahdah. 

Inisiatif ini tidak hanya menjadi uluran tangan sesaat, namun juga dipandang sebagai investasi sosial yang strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat komunitas dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi penerima manfaat.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Al-Wahdah, H. Miftah Khoiry, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PIK2 atas kontribusi yang diberikan. Dia menekankan bahwa dukungan dari perusahaan seperti PIK2 memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan komunitas pesantren serta masyarakat di sekitarnya.

“Hari ini kami bersyukur Pondok kami bisa menyalurkan CSR dari PIK ya, ini sungguh luar biasa karena manfaatnya akan sangat terasa bagi kami dan masyarakat sekitar,” ungkap H. Miftah Khoiry dikutip Sabtu (5/4/2025).

"Bantuan beras ini akan sangat membantu meringankan beban operasional pesantren dalam menyediakan kebutuhan pangan bagi para santri yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi. Selain itu, masyarakat sekitar yang juga menerima bantuan ini tentu akan merasakan dampak positifnya dalam kehidupan sehari-hari.” tambahnya. 

Bagi para santri yang tinggal di pesantren, ketersediaan bahan pangan pokok seperti beras akan mengurangi tekanan biaya operasional pesantren. 

Dengan demikian, alokasi dana yang sebelumnya mungkin digunakan untuk membeli beras dapat dialihkan untuk peningkatan kualitas pendidikan, fasilitas pesantren, atau program-program pengembangan diri santri lainnya. Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Lebih lanjut, bagi masyarakat sekitar pesantren, bantuan beras ini menjadi penopang ekonomi yang sangat berarti, terutama bagi keluarga-keluarga dengan kondisi ekonomi rentan. Pengurangan pengeluaran untuk membeli beras dapat membebaskan sebagian anggaran rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan lain seperti pendidikan anak, kesehatan, atau modal usaha kecil. 

Inisiatif CSR yang dilakukan oleh PIK2 ini bukan sekadar kegiatan filantropi semata, namun juga dapat dilihat sebagai investasi sosial yang cerdas. Dengan membantu meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat sekitar, PIK2 secara tidak langsung menciptakan lingkungan sosial yang lebih stabil dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

baca juga

Masyarakat yang tercukupi kebutuhan dasarnya cenderung lebih produktif dan memiliki potensi yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.

Kolaborasi antara sektor swasta, lembaga pendidikan seperti pesantren, dan masyarakat sipil memiliki potensi besar untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan.

Nursimah, salah satu penerima bantuan dari kalangan masyarakat sekitar pesantren, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah bantuan ini, kami bersyukur kepada Allah SWT supaya diberi keringanan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Ungkapan sederhana ini mencerminkan betapa besar arti bantuan tersebut bagi mereka yang membutuhkan.

PIK2 sendiri menyatakan komitmennya untuk terus aktif dalam berbagai program sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bantuan 1.000 paket beras ini hanyalah salah satu dari serangkaian inisiatif CSR yang direncanakan untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi komunitas di sekitar wilayah operasional.

Ke depan, diharapkan akan semakin banyak sinergi antara dunia usaha dan komunitas dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan ekonomi. Kepedulian sosial yang berkesinambungan bukan hanya menjadi tanggung jawab moral, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, adil, dan berdaya. Inisiatif PIK2 ini menjadi contoh konkret bagaimana kepedulian terhadap sesama dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. 

Dengan memperkuat ketahanan pangan di tingkat komunitas, PIK2 tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat saat ini, tetapi juga turut membangun fondasi yang lebih kokoh bagi masa depan yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak

Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak

Your Say | Kamis, 03 April 2025 | 17:51 WIB

Bulog Terus Melakukan Penyerapan Gabah dan Beras dalam Suasana Libur Nasional

Bulog Terus Melakukan Penyerapan Gabah dan Beras dalam Suasana Libur Nasional

Bisnis | Rabu, 02 April 2025 | 22:25 WIB

Dasco Dengar Kabar Investor Dari Qatar Akan Masuk ke Danantara

Dasco Dengar Kabar Investor Dari Qatar Akan Masuk ke Danantara

News | Rabu, 02 April 2025 | 19:59 WIB

Terkini

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×