Cara Hitung Hari Baik untuk Menikah Menurut Primbon Jawa dan Tradisi di Bulan Syawal

Rifan Aditya

Jum'at, 18 April 2025 | 16:15 WIB
Cara Hitung Hari Baik untuk Menikah Menurut Primbon Jawa dan Tradisi di Bulan Syawal
Ilustrasi hari yang baik untuk menikah menurut primbon Jawa (Freepik)

Suara.com - Saat akan melangsungkan pernikahan, masyarakat Jawa biasanya menggunakan primbon untuk memilih hari baik. Nah berikut ini cara hitung hari baik untuk menikah menurut primbon Jawa.

Diketahui bahwa primbon  adalah kitab warisan budaya Jawa yang berisi pengetahuan, ramalan, dan pedoman hidup berdasarkan perhitungan tradisional Jawa. Termasuk panduan hitung hari baik untuk menikah.

Primbon dipakai sebagai panduan dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam menggelar pernikahan. Sehingga wajar jika calon pengantin sebelum memutuskan kapan untuk akad nikah pasti dihitung dulu hari baiknya.

Mengacu primbon Jawa, perhitungan hari baik untuk menikah menggunakan faktor tanggal lahir pasangan pengantin atau weton hari lahirnya.

Dalam tradisi Jawa, sebagian besar masyarakat Jawa yang akan menikah biasanya dipengaruhi oleh Primbon Jawa untuk memilih hari baik. Pemilihan hari baik ini diyakini dapat membawa keberuntungan dan keharmonisan dalam kehidupan berumah tangga.

Untuk memilih hari baik berdasarkan primbon ini tidak boleh sembarangan karena ada hitungannya. Lantas bagaimana cara hitung hari yang baik untuk menikah menurut primbon Jawa? Untuk mengetahuinya, berikut ini penjelasann ya.

Cara Menghitung Hari Baik untuk Menikah Menurut Primbon Jawa  

Untuk memilih hari baik berdasarkan primbon sebelum menggelar pernikahan yaitu dengan menghitung weton dan neptu calon pengantin. Adapun langkah-langkah untuk menghitungnya yakni sebagai berikut:

1. Menentukan Weton

Weton ini terdiri dari hari lahir dalam kalender Masehi dan hari pasaran dalam penanggalan Jawa. Untuk mengetahui weton, kamu bisa melihat kalender Jawa yang hari pasarannya bertepatan dengan tanggal lahir.

2. Menghitung Neptu

Setelah mengetahui wetonnya, kamu juga perlu mengetahui  neptu  kedua calon pengantin. Dalam penanggalan Jawa, hari dan pasaran tersebut memiliki nilai neptu. Adapun nilai neptu dalam penanggalan Jawa sebagai berikut:

Neptu Hari:

  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Neptu Pasaran:

  • Kliwon: 8
  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4

Jika ingin menghitung neptu seseorang, maka nilai neptu hari lahir dan nilai neptu pasaran dijumlahkan. Misal hari lahir si Mia adalah Sabtu (9) dan niptu pasarannya adalah Legi (5). Maka neptunya yaitu 14 (9 + 5).

3. Menjumlahkan Neptu Pasangan Calon Pengantin

Jika neptu calon pengantin sudah diketahui, selanjutnya jumlahkan kedua neptu calon pengantin tersebut. Hasil penjumlahan tersebut nantinya akan digunakan untuk memilih menentukan hari baik acara pernikahan.

Sebagai gambaran, ada dua calon pengantin bernama Mia (Perempuan)  yang lahir pada Sabtu Legi dan Imam (Laki-laki) lahir pada Kamis Pahing. Berikut  ini cara perihutangan neptu kedua calon pengantin tesebut:

- Mia: Neptu lahir hari Sabtu (9) dan Neptu pasaran Legi (5), jadi total neptu yaitu  9 + 4 = 12

- Imam: Neptu lahir hari Kamis (8) dan Neptu Pasaran Pahing (9), jadi total neptu 8 + 9 = 17

Kedua neptu salong pasangan tersebut kemudian dijumlahkan yang hasilnya adalah 29 (12 + 17). Angka 29  inilah yang nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam menentukan atau memilih hari baik acara pernikahan berdasarkan primbon.

Tradisi Menikah di Bulan Syawal

Jika bicara menggenai tanggal pernikahan, banyak pasangan yang memilih tanggal pernikahan di bulan Syawa. Menikah di bulan Syawal pun seperti sudah menjadi semacam tradisi bagi sebagian masyarakat.

Lantas, bagaimana pandangan tradisi menikah di bulan Syawal menurut Primbon dan Islam? Berikut ini penjelasannya:

  • Menikah Di Bulan Syawal Menurut Primbon

Dalam Kitab Primbon Jawa Serbaguna, R. Gunasasmita menyebutkan bahwa sebenarnya menikah  bulan Syawal kurang baik. Bulan Syawal ini dinilai bisa memberikan dampak kurang baik bagi kehidupan pasangan yang menikah.

Menurut Primbon, pasangan yang menikah bulan Syawal nantinya akan dihadapkan dengan banyak kekurangan. Selain itu, disebutkan juga bahwa menggelar acara pernikahan bulan Syawal akan mengantarkan pasangan ke dalam lilitan utang.

Berdasarkan Primbon,  bulan-bulan yang disarankan untuk menggelar pernikahan dalam kalender Jawa yaitu bulan Jumadil Akhir, Rajab, Ruwah, dan Besar. Untuk bulan-bulan di luar itu tidak disarankan karena dinilai tidak akan membawa keberuntungan.

  • Menikah Bulan Syawal Menurut Pandangan Islam

Ada beberapa orang menilai bahwa menikah atau menggelar hajat pada bulan Syawal kurang baik. Namun, keyakinan tersebut bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW.  Bahkan Rasulullah SAW menikahi Sayyidah Aisyah RA, pada bulan Syawal.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah SAW menolak keyakinan  yang menilai bahwa bulan Syawal adalah bulan yang kurang baik untuk menggelar acara pernikahan. Hal ini juga disepakati oleh para ulama madzhab Syafi'i.

Muhyiddin Syaraf An-Nawawi juga menyampaikan, keyakinan tentang menikah di bulan Syawal tidak baik adalah pandangan yang tak berdasar dan itu adalah warisan dari keyakinan kaum jahiliyah. Jadi, dalam Islam tidak ada masalah menikah pada bulan Syawal.

Demikian penjelasan mengenai hari baik untuk menikah menurut Primbon Jawa lengkap dengan cara menghitungnya dan tradisi menikah di bulan Syawal.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Baik untuk Beli Motor Yamaha Aerox Menurut Primbon Jawa: Begini Cara Hitungnya

Hari Baik untuk Beli Motor Yamaha Aerox Menurut Primbon Jawa: Begini Cara Hitungnya

Otomotif | Rabu, 16 April 2025 | 16:25 WIB

Menilik Hari Baik Membeli Mobil Baru Menurut Primbon Jawa: Jangan Sembarangan, Bisa Membawa Sial!

Menilik Hari Baik Membeli Mobil Baru Menurut Primbon Jawa: Jangan Sembarangan, Bisa Membawa Sial!

Otomotif | Rabu, 16 April 2025 | 10:51 WIB

Cara Hitung Hari Baik Beli Motor Yamaha XMAX Versi Primbon Jawa, Berikut Tipsnya

Cara Hitung Hari Baik Beli Motor Yamaha XMAX Versi Primbon Jawa, Berikut Tipsnya

Otomotif | Selasa, 15 April 2025 | 14:28 WIB

Begini Cara Cari Hari Baik untuk Membeli Motor Buat Buka Usaha Menurut Primbon Jawa

Begini Cara Cari Hari Baik untuk Membeli Motor Buat Buka Usaha Menurut Primbon Jawa

Otomotif | Kamis, 10 April 2025 | 17:14 WIB

Hari Terbaik Membelikan Anak Motor Menurut Primbon Jawa, Rabu Kliwon Termasuk?

Hari Terbaik Membelikan Anak Motor Menurut Primbon Jawa, Rabu Kliwon Termasuk?

Lifestyle | Kamis, 10 April 2025 | 14:14 WIB

Terkini

Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika

Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB

Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi

Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:59 WIB

House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner

House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:43 WIB

5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah

5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?

Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:41 WIB

Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet

Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:35 WIB

Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam

Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:27 WIB