Minta Masyarakat Belajar Teknologi dari Gen Z, Pidato Selvi Ananda di Hari Kartini Bikin Gagal Paham

Dinda Rachmawati

Rabu, 23 April 2025 | 15:05 WIB
Minta Masyarakat Belajar Teknologi dari Gen Z, Pidato Selvi Ananda di Hari Kartini Bikin Gagal Paham
Selvi Ananda di Hari Kartini (Instagram/setwapres)

Suara.com - Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April selalu menjadi momen reflektif bagi bangsa Indonesia, terutama dalam hal emansipasi perempuan dan peran mereka dalam pembangunan.

Namun, pada peringatan kali ini, pidato Selvi Ananda, istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, justru menyita perhatian karena gaya penyampaiannya yang dinilai membingungkan publik.

Dalam sebuah acara peringatan Hari Kartini, Selvi Ananda menyampaikan bahwa masyarakat—terutama generasi yang lebih senior—seharusnya tidak hanya fokus mengajarkan generasi Z, tetapi juga belajar dari mereka, terutama dalam hal penggunaan teknologi.

“Kita yang senior-senior ini bukan berarti harus terlalu mengajarkan kepada Gen Z, tapi kita juga bisa belajar dari generasi ini. Bagaimana kita bisa menggunakan teknologi-teknologi… Generasi Z ini sangat kritis, jadi kita juga bisa belajar dari generasi muda ini…,” ujar Selvi dalam pidatonya seperti dikutip akun X @BungkusTukang pada Rabu (23/4/2025)

Pernyataan tersebut sebenarnya menyimpan niat baik, mengajak masyarakat untuk lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi dan menyadari bahwa Gen Z memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam literasi digital dan pemanfaatan teknologi.

Namun, alur kalimat yang berbelit dan pengulangan kata “generasi” yang cukup dominan, membuat pesan tersebut sulit dicerna oleh sebagian besar audiens, termasuk di media sosial X.

Reaksi netizen pun bermunculan, terutama setelah cuplikan pidatonya diunggah oleh akun X (dulu Twitter) @bungkustukang. 

Beberapa komentar mencerminkan kebingungan yang sama. “Wis mbuhlah!,” tulis akun tersebut, yang kemudian dibalas netizen lain dengan nada bercanda: “Sakjane kowe ki ngomong opo toh ruuun run,” tulis @wan*****.

Ada pula yang mencoba menganalisis, “Topik dan catatannya penuh kata ‘generasi’, makanya Mbak Selvi-nya bingung... susah lepas dari kalimat ‘generasi’-nya,” ungkap akun @3wi****. 

baca juga

Bahkan, ada yang menyinggung soal kritik terhadap pemerintah, “Mengharapkan ada generasi yang kritis. Di kritisi ngamuk... Coba kasih tahu ke Presiden, bagaimana menghadapi orang yang kritis,” tulis @kwa****.

Namun, di balik kekacauan dalam penyampaian, ada poin penting yang layak digarisbawahi, pentingnya kolaborasi antargenerasi. Dunia saat ini bergerak cepat, dan teknologi menjadi poros utama perubahan. 

Gen Z, yang lahir dan tumbuh dengan internet, media sosial, serta kecerdasan buatan, jelas memiliki keunggulan dalam hal ini. Mereka cepat beradaptasi, kreatif, dan cenderung lebih berani menyuarakan pendapat.

Di sisi lain, generasi yang lebih tua punya pengalaman hidup, kedewasaan dalam berpikir, serta pemahaman yang lebih luas tentang konteks sosial dan sejarah. Jika dua kekuatan ini dipadukan, maka impian menuju “Indonesia Emas 2045” bukan hal mustahil.

Sayangnya, penyampaian pesan tersebut luput dari kesan profesional dan terstruktur, yang justru menjadi bumerang. Di era digital seperti sekarang, komunikasi publik menjadi penting—tidak hanya dari sisi isi, tapi juga cara penyampaian. Apalagi, jika disampaikan oleh tokoh publik seperti istri wakil presiden.

Bagi Selvi Ananda, mungkin ini bisa menjadi pelajaran berharga. Bahwa dalam perannya sebagai istri pejabat negara, setiap kata dan kalimat yang keluar akan menjadi sorotan. Namun di balik semua kehebohan ini, niat baik untuk mendorong masyarakat agar lebih melek teknologi dan lebih terbuka belajar dari Gen Z tetap layak diapresiasi.

Penting untuk mengingatkan bahwa pidato bukan sekadar formalitas. Sebab ini adalah jembatan komunikasi antara pemimpin dan rakyat. Sehingga, ketika terjadi kegagalan dalam menyampaikan maksud, dampaknya bisa sangat besar: mulai dari kesalahpahaman hingga merosotnya kepercayaan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bonus Demografi 2030: Mimpi Indah Gibran vs Derita Generasi Z Sekarang

Bonus Demografi 2030: Mimpi Indah Gibran vs Derita Generasi Z Sekarang

Your Say | Rabu, 23 April 2025 | 13:08 WIB

Tenggelam dalam Gaya Hidup, Risiko Finansial Gen Z dari Pinjaman Online

Tenggelam dalam Gaya Hidup, Risiko Finansial Gen Z dari Pinjaman Online

Your Say | Selasa, 22 April 2025 | 17:10 WIB

Bara Dewantara: Menantang Politik Bangsa dari Bangku Kuliah

Bara Dewantara: Menantang Politik Bangsa dari Bangku Kuliah

Your Say | Senin, 21 April 2025 | 13:25 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×