Sentuhan Budaya dalam Tiap Serat: Koleksi Karpet Eksklusif Sejauh Mata Memandang x Eko Nugroho

Dinda Rachmawati

Minggu, 18 Mei 2025 | 12:50 WIB
Sentuhan Budaya dalam Tiap Serat: Koleksi Karpet Eksklusif Sejauh Mata Memandang x Eko Nugroho
Sentuhan Budaya dalam Tiap Serat: Koleksi Karpet Eksklusif Sejauh Mata Memandang x Eko Nugroho (Dok. Istimewa)

Suara.com - Di tengah dunia desain interior yang terus berkembang, ada sebuah karya kolaboratif yang menarik perhatian, koleksi karpet eksklusif hasil kerja sama antara Fio Carpet, jenama fashion berwawasan budaya Sejauh Mata Memandang, dan seniman visual kontemporer Eko Nugroho

Karpet ini bukan hanya sekadar alas lantai, melainkan kanvas artistik yang memadukan fungsi, nilai seni, dan cerita. Dirilis pada 16 Mei 2025 di Jakarta, kolaborasi ini bukan yang pertama bagi Fio Carpet dan Sejauh Mata Memandang. 

Namun kali ini, mereka menghadirkan sesuatu yang benar-benar berbeda. Dalam koleksi ini, motif-motif khas Sejauh Mata Memandang dipadukan dengan sentuhan visual unik dari Eko Nugroho, menciptakan desain yang tak hanya memikat mata, tetapi juga pesan tentang keberlanjutan, budaya, dan ekspresi kreatif.

Seni yang Bisa Dipijak

Karpet-karpet ini diproduksi secara terbatas dengan teknik sulam tangan (hand-tufted) menggunakan wool alami berkualitas tinggi. Bahan ini dipilih bukan hanya karena kenyamanan dan daya tahannya, tetapi juga karena sifatnya yang ramah lingkungan. 

Ini selaras dengan semangat koleksi, yang mengusung prinsip “long-lasting wear” sebagai bentuk penolakan terhadap budaya konsumsi cepat atau fast fashion.

“Karpet ini tersedia dalam ukuran 2x3 meter dan hanya dapat dipesan berdasarkan permintaan. Selain itu, kami juga menghadirkan versi keset dengan ukuran 52x72 cm. Semua desain diproduksi terbatas, karena kami ingin menghadirkan sesuatu yang benar-benar istimewa dan bermakna bagi setiap ruang,” jelas Emeralda, Business Manager Fio Carpet.

Ketika Cerita Budaya dan Imajinasi Bertemu

Yang membuat koleksi ini unik adalah bagaimana ia membawa narasi sosial dan budaya ke dalam elemen rumah tangga. Chitra Subyakto, pendiri dan direktur kreatif Sejauh Mata Memandang, melihat karya ini sebagai perpanjangan dari misinya, mengangkat nilai budaya Indonesia melalui medium yang tidak biasa.

baca juga

“Koleksi Fio Carpet ini sejalan dengan nilai-nilai kami. Ia bukan hanya sekadar produk, tetapi juga medium ekspresi yang menyampaikan narasi kuat. Kami percaya bahwa desain bisa membawa pesan, dan kolaborasi ini adalah salah satu bentuknya,” ujar Chitra Subyakto.

Sementara itu, Eko Nugroho, seniman yang dikenal lewat karya-karya visualnya yang penuh warna dan kritik sosial, menghadirkan estetika khasnya ke dalam medium baru, karpet. Ia bekerja sama dengan Felix Tjahyadi, yang juga bertindak sebagai co-designer dan direktur kreatif dalam proyek ini.

“Kolaborasi ini memberi kami ruang baru untuk memperkenalkan desain ke audiens yang berbeda. Karpet ini adalah interpretasi visual dari gagasan kami yang dituangkan dalam format yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ungkap Felix. 

“Kami berharap karya ini bisa dinikmati tidak hanya sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai objek yang membawa nilai dan cerita,” tambah dia.

Koleksi ini dapat ditemukan di outlet Sejauh Mata Memandang di The Space, Plaza Indonesia, Level 2, serta showroom Fio Carpet di Darmawangsa. Karena diproduksi dalam jumlah terbatas, koleksi ini ditujukan bagi mereka yang menghargai karya seni dengan kualitas tinggi dan cerita di baliknya.

Lebih dari sekadar kolaborasi desain, koleksi Fio Carpet bersama Sejauh Mata Memandang x Eko Nugroho adalah ajakan untuk melihat karpet sebagai ruang ekspresi. Tempat di mana cerita bisa ditenun, dipijak, dan menjadi bagian dari keseharian, tanpa kehilangan makna

Anastasia Tirtabudi, Vice President Brand Marketing & Corporate Communication TACO, menyampaikan apresiasinya kepada Sejauh Mata Memandang dan Eko Nugroho atas kolaborasi yang membuka ruang bagi industri interior untuk turut terlibat dalam pameran ini. 

“Pameran kolaborasi lanjutan ini menjadi momentum bagi TACO untuk dapat terus menampilkan koleksi produk inovatif kami, serta merupakan bagian dari komitmen kami terhadap perkembangan industri kreatif Indonesia, yang sejalan dengan semangat kolaboratif yang juga diusung oleh Fio Carpet,” tutup Anastasia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dian Sastro hingga Syahrini, 7 Artis Indonesia Pernah Tampil di Karpet Merah Festival Film Cannes

Dian Sastro hingga Syahrini, 7 Artis Indonesia Pernah Tampil di Karpet Merah Festival Film Cannes

Lifestyle | Sabtu, 17 Mei 2025 | 16:36 WIB

Agar yang Redup Kembali Hidup dalam Seni Menemukan Kembali Diri Sendiri

Agar yang Redup Kembali Hidup dalam Seni Menemukan Kembali Diri Sendiri

Your Say | Selasa, 13 Mei 2025 | 21:03 WIB

Ini Kebanggaan Muklay sebagai Juri Kompetisi Seni Visual

Ini Kebanggaan Muklay sebagai Juri Kompetisi Seni Visual

Entertainment | Selasa, 13 Mei 2025 | 05:34 WIB

Terkini

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

×