Mulai Kurangi Konsumsinya, 8 Makanan Ini Bikin Perut Buncit Tanpa Disadari

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 21 Mei 2025 | 07:20 WIB
Mulai Kurangi Konsumsinya, 8 Makanan Ini Bikin Perut Buncit Tanpa Disadari
Ilustrasi perut buncit (Freepik)

Suara.com - Perut buncit merupakan permasalahan yang dialami oleh sebagian orang. Permasalahan ini dapat melunturkan rasa percaya diri karena memengaruhi penampilan sehari-hari.

Kondisi ini dapat dipengaruhi karena mengonsumsi makanan dan minuman yang memicu peradangan sehingga menyebabkan timbunan lemak di perut.

Timbunan lemak di perut ini juga dapat meningkatkan peradangan kronis, resistensi insulin dan ketidakseimbangan hormon.

Mengutip Eat This, Not That, berikut ini jenis makanan bersifat inflamasi yang bisa memicu perut buncit.

1. Karbohidrat Olahan

Ilustrasi pasta (Freepik)
Ilustrasi pasta (Freepik)

Seorang ahli diet olahraga dan penulis Flat Belly Cookbook for Dummies, Tara Collingwood menjelaskan bahwa karbohidrat olahan, termasuk roti tawar, pasta, dan kue kering merupakan jenis makanan yang bersifat memicu peradangan.

Makanan ini juga bersifat inflamasi karena kehilangan serat dan nutrisi saat diolah. Karbohidrat olahan ini bisa meningkatkan kadar gula darah, meningkatkan penyimpanan lemak, terutama lemak visceral perut, dan memicu peradangan.

2. Gula Tambahan

Ilustrasi makanan yang mengandung gula (Freepik)
Ilustrasi makanan yang mengandung gula (Freepik)

Jenis makanan yang mengandung gula tambahan, seperti soda, permen, dan makanan yang dipanggang bisa menyebabkan timbunan lemak di perut.

baca juga

Konsumsi fruktosa yang berlebihan dapat menyebabkan perlemakan hati, peradangan, dan resistensi insulin. Hal ini bisa menyebabkan timbunan lemak perut meningkat dan disfungsi metabolisme.

3. Makanan Mengandung Lemak Trans

Ilustrasi junk food (Freepik)
Ilustrasi junk food (Freepik)

Makanan yang mengandung lemak trans, seperti kue, gorengan, makanan cepat saji, dan makanan ringan kemasan dapat menyebabkan perut buncit.

Lemak trans, minyak yang terhidrogenasi sebagian sangat buruk bagi lingkar pinggang. Lemak trans dapat meningkatkan penanda inflamasi dan penumpukan lemak perut sehingga terlihat buncit.

4. Daging Olahan

Ilustrasi daging olahan (Freepik)
Ilustrasi daging olahan (Freepik)

Daging olahan, termasuk bacon, sosis, dan hot dog, juga bersifat sangat inflamasi. Jenis makanan ini mengandung bahan pengawet dan natrium.

Daging olahan ini tidak hanya menyebabkan perut buncit karena lemak yang tertimbun di perut. Apabila terlalu sering mengonsumsi daging olahan, risiko penyakit jantung dan risiko obesitas meningkat.

5. Makanan yang Digoreng

Ilustrasi ayam goreng (Freepik)
Ilustrasi ayam goreng (Freepik)

Makanan yang digoreng, termasuk ayam goreng dan kentang goreng bersifat memicu peradangan. Makanan yang sering dimasak dengan minyak tidak sehat ini mengandung banyak lemak omega-6 dan lemak trans.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng ini juga dapat meningkatkan stres oksidatif dan penumpukan lemak, salah satunya di perut.

6. Alkohol

Ilustrasi alkohol - Minuman beralkohol dapat merusak ginjal (Freepik)
Ilustrasi alkohol - Minuman beralkohol dapat merusak ginjal (Freepik)

Minuman beralkohol, terutama bir dan koktail mengandung campuran gula yang bersifat memicu peradangan. Apabila dikonsumsi berlebihan, efeknya akan mengganggu bakteri usus dan fungsi hati.

Dampak terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol dapat mendorong penyimpanan lemak perut dan mengganggu metabolisme tubuh.

7. Pemanis Buatan

Ilustrasi pemanis buatan (Freepik)
Ilustrasi pemanis buatan (Freepik)

Pemanis buatan mungkin tampak seperti pilihan yang lebih baik bagi pinggang. Namun, pemanis buatan bersifat inflamasi.

Pemanis buatan dapat mengubah mikrobiota usus dan toleransi glukosa pada beberapa individu. Terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman mengandung pemanis buatan dapat memicu penyimpanan lemak berlebih dan peradangan pada individu yang sensitif.

8. Minyak Nabati yang Mengandung Omega-6 Tinggi

Ilustrasi minyak zaitun (Freepik)
Ilustrasi minyak nabati (Freepik)

Minyak sayur yang tinggi omega-6 juga harus dihindari apabila tidak ingin memiliki perut buncit.

Minyak ini bersifat inflamasi karena kaya akan lemak asam omega-6. Jika berlebihan dan tidak seimbang dengan omega-3, maka bisa memicu peradangan.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak omega-6 dapat menyebabkan peningkatan penyimpanan lemak, terutama di sekitar perut.

Seorang ahli diet olahraga dan penulis Flat Belly Cookbook for Dummies, Tara Collingwood menyarankan untuk lebih memilih makanan utuh atau real food untuk meningkatkan asupan serat. Pilih lemak sehat, seperti kacang-kacangan, ikan, dan minyak zaitun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Secara Perlahan

Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Secara Perlahan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:53 WIB

7 Makanan yang Mengandung Kolagen, Konsumsi Rutin agar Kulit Sehat dan Awet Muda

7 Makanan yang Mengandung Kolagen, Konsumsi Rutin agar Kulit Sehat dan Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:29 WIB

Mengenal Kuliner Rujak Soto Khas Banyuwangi, Resmi Masuk Kekayaan Intelektual Komunal

Mengenal Kuliner Rujak Soto Khas Banyuwangi, Resmi Masuk Kekayaan Intelektual Komunal

Lifestyle | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:59 WIB

Ini 7 Menu Nusantara Favorit Jemaah Haji 2025, dari Rendang hingga Nasi Uduk

Ini 7 Menu Nusantara Favorit Jemaah Haji 2025, dari Rendang hingga Nasi Uduk

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 22:24 WIB

7 Makanan 'Sehat' Terburuk Sebelum Olahraga, Hindari Salad!

7 Makanan 'Sehat' Terburuk Sebelum Olahraga, Hindari Salad!

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2025 | 13:43 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×