Lama Waktu Tunggu Haji Reguler di Indonesia: Fakta, Penyebab, dan Solusinya

Rifan Aditya

Kamis, 22 Mei 2025 | 16:23 WIB
Lama Waktu Tunggu Haji Reguler di Indonesia: Fakta, Penyebab, dan Solusinya
ilustrasi lama waktu tunggu haji reguler di Indonesia (freepik)

Suara.com - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap Muslim. Namun, tidak semua orang bisa langsung menunaikannya lantaran adanya antrian atau waktu tunggu haji reguler.

Di Indonesia, mayoritas calon jamaah mendaftar melalui jalur haji reguler. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah lama waktu tunggu haji reguler yang semakin panjang dari tahun ke tahun.

Lantas, berapa lama waktu tunggu haji reguler di Indonesia? Apakah setiap orang memiliki waktu antrian tunggu naik haji yang sama?

Menurut data resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia, lama waktu tunggu haji reguler di Indonesia bervariasi tergantung provinsi dan kabupaten/kota tempat pendaftaran. 

Berapa Lama Waktu Tunggu Haji Reguler di Indonesia?

Lama Waktu Tunggu Haji Reguler di Indonesia
Lama Waktu Tunggu Haji Reguler di Indonesia

Secara nasional, rata-rata waktu tunggu mencapai 20 hingga 47 tahun. Beberapa wilayah dengan jumlah pendaftar yang sangat tinggi, seperti Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Aceh, bahkan mencatat waktu tunggu lebih dari 40 tahun.

Sebagai contoh, berikut adalah rata-rata waktu tunggu haji reguler di beberapa provinsi per 2025:

  • Jawa Barat: sekitar 47 tahun
  • Banten: sekitar 39 tahun
  • Sulawesi Selatan: sekitar 43 tahun
  • Aceh: sekitar 41 tahun
  • Kalimantan Timur: sekitar 30 tahun

Sementara itu, provinsi dengan jumlah pendaftar lebih sedikit, seperti Papua dan Maluku Utara, memiliki waktu tunggu yang lebih singkat, sekitar 10–15 tahun.

Penyebab Lamanya Waktu Tunggu Haji Reguler

Ada beberapa faktor yang menyebabkan lama waktu tunggu haji reguler di Indonesia menjadi sangat panjang, antara lain:

1. Jumlah Kuota Terbatas

baca juga

Pemerintah Arab Saudi menetapkan kuota haji bagi setiap negara berdasarkan proporsi 0,1% dari jumlah penduduk Muslim negara tersebut.

Untuk Indonesia, kuota haji reguler sekitar 221.000 jamaah per tahun. Jumlah ini sangat kecil dibandingkan jumlah pendaftar yang mencapai jutaan orang.

2. Tingginya Minat Masyarakat

Kesadaran masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji terus meningkat. Banyak yang mendaftar sejak usia muda, bahkan anak-anak pun sudah didaftarkan oleh orang tuanya agar mendapat nomor antrian lebih awal.

3. Sistem Pendaftaran Berdasarkan Antrian

Pendaftaran haji reguler menggunakan sistem first come first served. Siapa yang lebih dulu mendaftar, akan lebih dulu diberangkatkan. Sistem ini memang adil, tetapi berdampak pada semakin panjangnya daftar tunggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Perbedaan Haji Mabrur dan Haji Tidak Mabrur, Jangan Sampai Ibadahmu Sia-sia!

Kenali Perbedaan Haji Mabrur dan Haji Tidak Mabrur, Jangan Sampai Ibadahmu Sia-sia!

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 15:10 WIB

6 Rekomendasi Paket Skincare Haji dan Umrah, Kulit Terlindungi Selama Ibadah

6 Rekomendasi Paket Skincare Haji dan Umrah, Kulit Terlindungi Selama Ibadah

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 09:39 WIB

Mengintip Suasana Masjidil Haram Jelang Puncak Musim Haji

Mengintip Suasana Masjidil Haram Jelang Puncak Musim Haji

Foto | Kamis, 22 Mei 2025 | 09:23 WIB

7 Perbedaan Haji Reguler dan Haji Plus, Calon Jemaah Wajib Tahu

7 Perbedaan Haji Reguler dan Haji Plus, Calon Jemaah Wajib Tahu

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:51 WIB

Harga Sapi Limosin Kualitas Bagus untuk Kurban Iduladha 2025, Seekor Bisa Dibagi untuk 7 Orang

Harga Sapi Limosin Kualitas Bagus untuk Kurban Iduladha 2025, Seekor Bisa Dibagi untuk 7 Orang

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:49 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×