Hukum Orang Kaya yang Menunda-nunda Ibadah Haji, Apakah Berdosa? Ini Kata Ustaz

Nur Khotimah

Kamis, 22 Mei 2025 | 19:02 WIB
Hukum Orang Kaya yang Menunda-nunda Ibadah Haji, Apakah Berdosa? Ini Kata Ustaz
Umat Islam memadati Jabal Rahmah jelang wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (15/6/2024). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wpa]

Suara.com - Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh umat Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial. Namun di tengah realita kehidupan, tidak sedikit orang yang mampu secara ekonomi memilih untuk menunda-nunda ibadah haji. Bagaimana hukumnya dalam Islam?

Perihal hukum orang kaya menunda-nunda ibadah haji, Ustaz Ahmad Sarwat, Lc., MA. pernah membahasnya dalam video yang tayang di kanal YouTube Rumah Fiqih. Diakui oleh Ustaz Ahmad Sarwat bahwa hal ini kerap menjadi perdebatan sehingga muncul beberapa pendapat.

Namun, Ustaz Ahmad Sarwat berusaha menjelaskan hukumnya berdasarkan apa yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Di mana dulu Nabi Muhammad SAW juga pernah menunda pelaksanaan ibadah haji hingga empat tahun lamanya. Kala itu Nabi justru menunaikan umrah, bukan haji.

"Ini pertanyaan yang banyak orang nanya dan pada berdebat satu sama lain. Saya tidak akan menjawab dengan perdebatan. Saya akan jawab saja dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW sendiri," jelas Ustaz Ahmad Sarwat, dilansir dari YouTube pada Kamis, 22 Mei 2025.

Ilustrasi Biaya Haji Plus 2025 (Unsplash)
Ilustrasi Haji. (Unsplash)

"Ternyata di tahun ke-6, walaupun Nabi berniat berangkat ke Tanah Suci, beliau berihram. Ternyata dengan 1400 orang itu, Nabi niatnya tidak haji. Niatnya umrah. Padahal perintah ayatnya untuk haji. Tahun ke-7, Rasulullah berangkat lagi ke Mekkah. Kali ini beliau juga melakukan umrah, bukan haji," kata sang Ustaz menyambung.

Ustaz Ahmad Sarwat menceritakan bahwa perjalanan haji Nabi Muhammad SAW tertunda hingga tahun ke-10. Di tahun inilah Nabi Muhammad SAW baru menunaikan ibadah haji.

"Baru tahun ke-10, Nabi berangkat untuk haji. Jadi tertunda berapa tahun, empat tahun. Empat tahun Nabi menunda-nunda tidak pergi haji. Kira-kira Nabi Muhammad SAW mampu dan berkali-kali bolak-balik ke Mekkah tapi tidak haji, kira-kira beliau dosa apa enggak? Jawabannya tentu saja, tidak (berdosa)," tutur Ustaz Ahmad Sarwat menjelaskan.

Atas dasar tersebut, ulama mazhab Asy-syafi'i berpendapat bahwa orang kaya yang menunda-nunda ibadah haji hukumnya tidak berdosa. Sebab walaupun haji hukumnya wajib bagi yang mampu, tapi sifatnya tidak lil faur alias tidak harus segera dikerjakan.

"Tidak mungkin Nabi melakukan hal-hal yang melanggar ketentuan Allah. Sehingga dalam hal ini, mazhab Asy-syafi'i khususnya, mengatakan bahwa kewajiban haji itu memang ada dalam rukun Islam yang lima dan berlaku bagi yang mampu. Tapi walaupun orang itu sudah mampu, seandainya dia tidak segera melaksanakannya tidak apa-apa. Karena tidak harus segera dikerjakan," kata Ustaz Ahmad Sarwat.

baca juga

"Kewajibannya itu boleh ditunda. Sebagaimana salat yang lima waktu, dalam keadaan tertentu boleh kita tunda, bahkan wajib kita tunda. (Misalnya) Kalau kita buka puasa, pas maghrib azan, kita salat atau kita makan berbuka puasa? Makan. Salatnya ditunda. Yang didahulukan itu makan. Maka ada istilah takjil, mendahulukan makan," imbuhnya.

Namun Ustaz Ahmad Sarwat mengingatkan bahwa orang kaya yang menunda-nunda haji dihukumi berdosa menurut ulama tiga mazhab lain, yakni Hanafi, Hambali, dan Maliki.

"Di luar mazhab Asy-syafi'i, entah itu Hanafi, Maliki, atau juga Hambali, (hukumnya) dosa kalau ada orang sudah mampu untuk melakukan haji kok dia enggak berangkat haji maka dia dosa. Itu pandangan mazhab di luar Asy-syafi'i," tegas Ustaz Ahmad Sarwat lagi.

"Tapi kalau mazhab Asy-syafi'i mengatakan enggak (berdosa). Sudah mampu, ya sudah. Kalau mau berangkat, silakan. Tapi kalau mau menunda, it's oke, enggak ada masalah. Kenapa? Nabi dan 60 ribu sahabat, hajinya ditunda sampai empat tahun kemudian," lanjutnya.

Kendati begitu, Ustaz Ahmad Sarwat menegaskan bahwa memang bagusnya tidak menunda-nunda pelaksanaan ibadah haji apabila sudah mampu. Namun jika berhalangan, menunda ibadah haji juga tidak masalah dan tidak otomatis membuat seseorang berdosa.

"Cuman kalau bagusnya sih, bagusnya jangan ditunda. Bagusnya disegerakan, karena kita tidak tahu ajal, umur, kesehatan, dan sebagainya. Kalau bisa, silakan lebih awal. Tapi kalau enggak bisa juga, ya enggak papa. Ditunda itu tidak otomatis ujug-ujug menjadi dosa. Tidak juga," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Hari Tasyrik? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Apa Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Hari Tasyrik? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 18:37 WIB

4 Perbedaan Kurma Ajwa Asli dan Palsu untuk Oleh-Oleh Haji, Awas Tertipu!

4 Perbedaan Kurma Ajwa Asli dan Palsu untuk Oleh-Oleh Haji, Awas Tertipu!

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 17:38 WIB

Bolehkah Titip Doa ke Orang yang Naik Haji? Ivan Gunawan Sampai Bikin Daftar Khusus

Bolehkah Titip Doa ke Orang yang Naik Haji? Ivan Gunawan Sampai Bikin Daftar Khusus

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 17:30 WIB

Terkini

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

×