5 Olahraga Ini Harus Dihindari Oleh Penderita Hipertensi, Salah Satunya Lari Cepat

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Kamis, 22 Mei 2025 | 20:43 WIB
5 Olahraga Ini Harus Dihindari Oleh Penderita Hipertensi, Salah Satunya Lari Cepat
Ilustrasi tekanan darah tinggi (Pixabay.com/McRon)

Suara.com - Olahraga memang bagus untuk kesehatan. Namun, ada beberapa di antaranya yang perlu dihindari bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Menurut Medical News Today, penderita hipertensi yang tidak terkontrol sebaiknya menghindari olahraga intensitas tinggi yang bisa meningkatkan tekanan darah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan kepada penderita hipertensi untuk menghindari olahraga berikut ini:

1. Angkat beban berat

Mengangkat beban yang sangat berat dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang cepat dan signifikan.

2. Latihan isometrik

Latian isometrik melibatkan kontraksi otot tanpa gerakan sendi atau perubahan panjang otot, seperti plank, wall sit, squat, dead hang dan bridge.

Ilustrasi olahraga tanpa ke gym (Freepik/tirachardz)
Ilustrasi olahraga tanpa ke gym (Freepik/tirachardz)

3. Olahraga interval intensitas tinggi (HIIT)

Latihan HIIT melibatkan ledakan singkat latihan intens yang diikuti oleh periode istirahat singkat.

4. Lari cepat

Lari cepat yang intens dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah yang tajam dan membebani sistem kardiovaskular. Khususnya pada penderita yang baru latihan intensitas tinggi serta tidak melakukan pemanasan memadai terlebih dulu.

5. Olahraga ekstrem

Olahraga ekstrem seperti scuba diving dan terjung payung juga bisa berbahaya bagi penderita hipertensi yang tidak terkontrol. Mereka bisa melakukannya bila dokter mengizinkannya.

Apa itu tekanan darah tinggi atau hipertensi?

Hipertensi merupakan kondisi medis kronis. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah di arteri, yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh.

Diketahui bahwa pengukuran tekanan darah melibatkan dua angka, yakni tekanan sistolik atau tekanan saat jantung berdetak dan tekanan diastolik atau tekanan saat jantung beristirahat di antara berdetak.

Artinya, format untuk menghitung tekanan darah adalah "sistolik/diastolik" dan mengukurnya dalam milimeter merkuri (mmHg). Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg.

Seseorang menderita hipertensi ketika pembacaan secara konsisten melebihi level tersebut. Artinya, ada peningkatan kekuatan darah terhadap dinding arteri dan berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Menurut para ahli, berikut tahapan dari tekanan darah tinggi:

Normal: kurang dari 120/80 mmHg.
Tinggi: 120-129/kurang dari 80 mmHg.
Hipertensi tingkat 1: 130-139/80-89 mmHg.
Hipertensi tingkat 2: lebih dari 140/90 mmHg.

Sementara penderita hipertensi tingkat 1 masih bisa beraktivitas walaupun terbatas, penderita hipertensi tingkat 2 sama sekali tidak disarankan untuk berolahraga.

Gejala hipertensi

Pakar kesehatan terkadang menyebut tekanan darah tinggi sebagai pembunuh diam atau silent killer. Sebab, penyakit kronis ini ada kemungkian tidak menimbulkan gejala apa pun.

Umumnya, penderita baru akan menyadari ketika sudah menjalani pemeriksaan rutin.

Namun, bila mengalami gejala, penderita hipertensi biasanya akan merasakan pusing yang konsisten, jantung berdebar-debar, mual dan muntah, sakit kepala, dan nyeri dada.

Bahkan, ada penderita yang sampai memiliki bercak darah di mata atau pendarahan subkonjungtiva.

Pengelolaan hipertensi atau tekanan darah tinggi

Penderita harus mengelola tekanan darah tinggi secara hari-hati untuk mencegah komplikasi kesehatan. Ini melibatkan rutin konsumsi obat resep sesuai anjuran dokter dan berkomitmen pada gaya hidup sehat.

Orang yang menderita tekanan darah tinggi perlu mempertimbangkan strategi gaya hidup berikut:

- Mengonsumsi makanan seimbang dan rendah garam
- Mengurangi asupan alkohol
- Berhenti merokok
- Melakukan olahraga secara teratur
- Melakukan upaya untuk mempertahankan berat badan ideal
- Menemukan cara sehat untuk mengelola stres
- Minum obat sesuai resep
- Rutin cek kesehatan dengan dokter

Penderita harus memperhatikan informasi-informasi di atas. Pasalnya, hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Tunggu Stroke! Cek Tekanan Darah Anda Sekarang, Ikuti Langkah Pencegahan Hipertensi Ini

Jangan Tunggu Stroke! Cek Tekanan Darah Anda Sekarang, Ikuti Langkah Pencegahan Hipertensi Ini

Health | Rabu, 21 Mei 2025 | 20:23 WIB

10 Rekomendasi Olahraga bagi Penderita Hipertensi, Asyik dan Menantang

10 Rekomendasi Olahraga bagi Penderita Hipertensi, Asyik dan Menantang

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:10 WIB

5 Gejala Hipertensi yang Tak Boleh Diabaikan, Segera Periksa Jika Merasakannya

5 Gejala Hipertensi yang Tak Boleh Diabaikan, Segera Periksa Jika Merasakannya

Lifestyle | Minggu, 18 Mei 2025 | 08:49 WIB

Terkini

6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut

6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

7 Lipstik Transferproof untuk Kamu yang Aktif Seharian, Anti Ribet Touch Up

7 Lipstik Transferproof untuk Kamu yang Aktif Seharian, Anti Ribet Touch Up

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:17 WIB

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:33 WIB

Ke Arah Mana Air Mancur Seharusnya Menghadap Menurut Feng Shui? Ini Penjelasannya

Ke Arah Mana Air Mancur Seharusnya Menghadap Menurut Feng Shui? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:20 WIB

5 Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah di Pagi Hari, Ringan dan Bikin Kulit Fresh

5 Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah di Pagi Hari, Ringan dan Bikin Kulit Fresh

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:04 WIB

Sosok Owner Hanania Travel, Dipolisikan Usai Rugikan Calon Jemaah Umrah hingga Rp60 Miliar

Sosok Owner Hanania Travel, Dipolisikan Usai Rugikan Calon Jemaah Umrah hingga Rp60 Miliar

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58 WIB

16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan Menurut SKB 3 Menteri

16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan Menurut SKB 3 Menteri

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:55 WIB

Berapa Biaya Umrah di Hanania Travel? Diduga Tipu Calon Jemaah hingga Rugi Rp60 M

Berapa Biaya Umrah di Hanania Travel? Diduga Tipu Calon Jemaah hingga Rugi Rp60 M

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07 WIB

6 Zodiak yang Bakal Dihujani Keberuntungan di Bulan Juni 2026

6 Zodiak yang Bakal Dihujani Keberuntungan di Bulan Juni 2026

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24 WIB

3 Rekomendasi Lip Tint Tahan Lama, Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna

3 Rekomendasi Lip Tint Tahan Lama, Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:13 WIB