Geopark Nasional Dieng, Peluang Pelestarian Alam dan Budaya Pegunungan Jawa

M. Reza Sulaiman

Selasa, 17 Juni 2025 | 16:24 WIB
Geopark Nasional Dieng, Peluang Pelestarian Alam dan Budaya Pegunungan Jawa
Wisatawan "berburu" embun beku yang muncul di sekitar kompleks Candi Arjuna, Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2024) pagi. [ANTARA/HO-UPTD Wisata Dieng]

Suara.com - Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata lokal.

Lebih dari sekadar penambahan status kawasan, penetapan ini dinilai sebagai momentum penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, warisan geologi, dan kebudayaan masyarakat setempat.

Berdasarkan Surat Keputusan ESDM Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025 tertanggal 7 Mei 2025, kawasan Geopark Dieng kini resmi berstatus geopark nasional dengan total luas mencapai 319,36 kilometer persegi.

Wilayah ini terbagi atas dua kabupaten, yaitu Banjarnegara (161,25 km²) dan Wonosobo (158,11 km²), yang mencakup berbagai situs geologi, situs budaya, dan keanekaragaman hayati yang khas di Pegunungan Jawa.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, Alif Faozi, menyatakan bahwa penetapan tersebut membuka peluang besar bagi masyarakat untuk terlibat lebih aktif dalam pelestarian kawasan. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan yang inklusif agar status tersebut tidak hanya menjadi label semata.

“Saya mengapresiasi teman-teman yang mengajukan geopark karena waktu awal dulu, saya juga ikut sebetulnya karena berbicara geopark ini ada plus-minusnya,” ujar Alif di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, melansir ANTARA, Selasa (17/6/2025).

Menurut Alif, kehadiran status geopark membawa tanggung jawab baru. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dan penguatan konsorsium lintas lembaga sejak awal.

“Geopark Dieng jangan hanya menjadi brand saja lantaran bisa menjadi bumerang seperti halnya Kaldera Toba yang telah ditetapkan sebagai geopark global oleh UNESCO, namun beberapa waktu lalu mendapatkan peringatan dari organisasi di bawah PBB itu,” tambahnya.

Dikutip dari laman Kementerian ESDM, konsep geopark merupakan pendekatan pembangunan berkelanjutan yang menggabungkan tiga unsur keragaman: geologi (geo-diversity), hayati (biodiversity), dan budaya (cultural diversity). Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui perlindungan dan pemanfaatan potensi kawasan secara berkelanjutan.

baca juga

Dieng sendiri dikenal sebagai kawasan dengan lanskap vulkanik aktif, danau purba, kawah, serta peninggalan budaya Hindu abad ke-7. Sejumlah situs penting seperti Kawah Sikidang, Telaga Warna, dan Candi Arjuna menjadi bagian dari daya tarik utama sekaligus titik rawan terhadap tekanan ekowisata yang berlebihan.

Wisatawan menyaksikan fenomena langka embun es yang muncul di Dataran Tinggi Dieng. (Suara.com / Citra Ningsih)
Wisatawan menyaksikan fenomena langka embun es yang muncul di Dataran Tinggi Dieng. (Suara.com / Citra Ningsih)

Alif menyoroti isu kerusakan lingkungan yang sempat mencuat beberapa tahun lalu, terutama akibat peningkatan wisata tanpa kontrol yang memadai.

“Sama seperti ketika saya mendapatkan penghargaan pariwisata berkelanjutan, di situ ada tanggung jawab kepada pelestarian lingkungan, pelestarian budaya, dan pelestarian sosial ekonomi yang harus seimbang,” katanya.

Sebagai langkah konkret, masyarakat lokal telah mulai membudidayakan tanaman ramah lingkungan serta menerapkan sistem pengelolaan sampah di kawasan wisata. Kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian lingkungan dinilai sebagai fondasi utama keberhasilan status geopark.

“Sejak awal, kami berusaha bangkitkan kesadaran masyarakat bahwa lingkungan ini harus lestari,” ujar Alif.

Namun demikian, sejumlah tantangan masih membayangi. Salah satunya adalah kondisi Telaga Balekambang yang mengalami sedimentasi dan terancam menghilang. Padahal, telaga ini memiliki nilai mitologis yang tinggi bagi masyarakat lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI-Singapura Keroyokan Bangun Industri Panel Surya dan Kabel di Kepri

RI-Singapura Keroyokan Bangun Industri Panel Surya dan Kabel di Kepri

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:12 WIB

Viral Prabowo Diduga Tolak Salaman dengan Menteri ESDM Bahlil, Netizen Heboh: Sinyal Ketidaksukaan?

Viral Prabowo Diduga Tolak Salaman dengan Menteri ESDM Bahlil, Netizen Heboh: Sinyal Ketidaksukaan?

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:03 WIB

Laporan Greenpeace: 12 Izin Tambang Nikel Masuk Kawasan Geopark Global UNESCO Raja Ampat

Laporan Greenpeace: 12 Izin Tambang Nikel Masuk Kawasan Geopark Global UNESCO Raja Ampat

News | Senin, 16 Juni 2025 | 15:55 WIB

Terkini

Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya

Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:50 WIB

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:05 WIB

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:35 WIB

Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet

Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:05 WIB

4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas

4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:35 WIB

7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!

7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:10 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size

4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:35 WIB

3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy

3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:25 WIB

Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha

Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:11 WIB

3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional

3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:06 WIB