- Ahmad Sahroni dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI
- Ahmad Sahroni digeser ke Komisi I DPR RI
- Pososi baru Ahmad Sahroni imbas dari pernyataan kontroversial kepada pendemo DPR RI
Suara.com - Ahmad Sahroni belakangan menuai sorotan setelah memberikan pernyataan kontroversial 'orang tolol sedunia' kepada pihak yang menyerukan pembubaran DPR RI. Pernyataan tersebut dinilai merendahkan dan melukai hari rakyat.
Teranyar, Ahmad Sahroni pun dimutasi dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI ke Anggota Komisi I DPR RI. Hal itu diumumkan pada Kamis, 29 Agustus 2025.
Partai Nasdem yang menangungi Ahmad Sahroni, menyebut keputusan ini disebut merupakan bagian dari rotasi untuk penyegaran di komisi tersebut.
Tak pelak, rekam jejak sang pengusaha sekaligus politikus tersebut dikulik. Memangnya Ahmad Sahroni sejak kapan jadi anggota DPR RI?
Perjalanan Ahmad Sahroni di DPR RI

Bergabung dengan Partai Nasdem sejak 2013, Ahmad Sahroni menjajal peruntungan dalam pemilihan legislatif.
Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 setelah meraup suara tinggi di Dapil DKI Jakarta III.
Pria kelahiran 8 Agustus 1977 tersebut kembali mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk menjabat di Senayan pada periode 2019-2024.
Selama periode tersebut, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Komisi ini membawahi bidang hukum, hak asasi manusia serta keamanan negara.
Jabatan tersebut sejatinya kembali ditempati oleh Ahmad Sahroni setelah kembali terpilih menjadi DPR RI untuk periode 2024-2029.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Ferry Irwandi, Semprot Ahmad Sahroni Mulut Sampah
Namun belum ada satu tahun menjabat untuk periode ketiganya sebagai legislator, Ahmad Sahroni dimutasi menjadi Komisi I DPR RI.
Jika ditilik dari jejaknya, maka Ahmad Sahroni telah menjabat sebagai DPR RI yang sedianya menjadi wakil rakyat, selama lebih dari 10 tahun terakhir
Pernyataan Kontroversial

Ucapan 'orang tolol sedunia' membuat Ahmad Sahroni banjir kritik. Bahkan, memantik suara kritis dari rakyat Indonesia, salah satunya dari diaspora Salsa Erwina yang terang-terangan menantang debat secara terbuka.
Namun respons Ahmad Sahroni terkait tantangan Salsa Erwina tersebut justru mengecewakan publik hingga dirinya kembali dikomentari miring.
Salsa Erwina merupakan diaspora Indonesia yang kini bekerja dan tinggal di Denmark. Ia sempat menjuarai debat se-Asia Pasific dan termasuk mahasiswa berprestasi UGM.
Selain Salsa Erwina, aktivis media sosial Ferry Irwandi juga memberikan kritik tajam kepada Ahmad Sahroni karena mendukung langkah polisi menangkap pendemo anarkis, bahkan dengan menyebut sebagian dari mereka sebagai "brengsek".
Ferry Irwandi secara gamblang menyebut sang anggota DPR RI andil dalam kericuhan yang terjadi, terlebih setelah insiden sopir ojol meninggal dilindas rantis Brimob di tengah aksi massa.
Ia menegaskan tantangannya kepada Ahmad Sahroni untuk bertatap muka secara langsung, baik di ranah diskusi maupun hukum. Bahkan mengaku tak gentar, jika kritiknya berpotensi membawanya masuk bui.