Apakah Indonesia Pernah Darurat Militer? Kerusuhan saat Ini Disebut Bagian Skenario

Yasinta Rahmawati, Dita Alvinasari

Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:03 WIB
Apakah Indonesia Pernah Darurat Militer? Kerusuhan saat Ini Disebut Bagian Skenario
Ilustrasi prajurit TNI akan dikerahkan amankan kejaksaan. (Antara/ist)
Baca 10 detik
  • Aksi demo di sejumlah wilayah Indonesia berlangsung sejak beberapa hari terakhir.
  • Bentrok dengan aparat tak terhindarkan dan korban terus berjatuhan.
  • Muncul spekulasi bahwa akan diberlakukan darurat militer.

Suara.com - Aksi demo di berbagai daerah semakin memanas dalam beberapa hari terakhir. Tindak anarkis dan bentrokan dengan aparat keamanan pun tak terhindarkan.

Korban luka terus berjatuhan. Salah satu kasus paling disorot adalah tewasnya seorang pengemudi ojek online setelah terlindas kendaraan taktis Brimob.

Kematian ojol tersebut memicu gelombang kemarahan yang lebih besar. Beberapa kantor kepolisian bahkan didatangi dan menjadi sasaran amukan massa.

Video Kapolri memerintahkan jajarannya untuk tidak segan menembakkan peluru karet ke massa yang mencoba masuk asrama Mako Brimob juga viral.

Kejadian ini menambah sorotan publik terhadap respons aparat. Selain itu, laporan soal penjarahan di rumah pejabat ikut menimbulkan pertanyaan.

Di tengah situasi yang memanas, sejumlah pengguna media sosial melaporkan hilangnya fitur siaran langsung TikTok di Indonesia.

Hal ini memicu spekulasi luas di masyarakat, termasuk kemungkinan diberlakukannya darurat militer. Guru Gembul bahkan membahasnya secara terang-terangan.

"Indonesia sudah terlalu keos, maka ini menjadi pintu buat tentara agar bisa menyelenggarakan pemerintahan militer mereka," kata Guru Gembul dalam salah satu konten YouTube-nya.

Kondisi Malam Ini Demo di Serang Banten [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Kondisi Malam Ini Demo di Serang Banten [Yandi Sofyan/SuaraBanten]

Apakah Indonesia Pernah Darurat Militer?

Indonesia pernah menerapkan darurat militer pada tahun 2003 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Kebijakan ini muncul setelah Keputusan Presiden (Keppres) ditandatangani oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

baca juga

Darurat militer diberlakukan untuk menghadapi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menyatakan kemerdekaannya.

Saat itu, kekerasan bersenjata yang dilakukan GAM semakin meningkat dan cenderung mengarah pada tindakan terorisme.

Aksi ini tidak hanya mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga merusak kelancaran pemerintahan dan menghambat berbagai program pembangunan.

Apa Itu Darurat Militer?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), darurat militer adalah keadaan darurat suatu wilayah yang dikendalikan oleh militer sebagai pemimpin tertinggi.

Darurat militer atau martial law, berupa seperangkat aturan yang berlaku setelah diumumkan secara resmi.

Dalam keadaan ini, kewenangan sipil digantikan sementara oleh militer untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah atau negara.

Biasanya, darurat militer diterapkan dalam situasi mendesak ketika pemerintah sipil dianggap tidak mampu menjalankan fungsinya.

Kondisi ini bisa terjadi akibat perang, bencana alam, pemberontakan, atau kudeta.

Saat darurat militer berlaku, komandan militer di wilayah tersebut memiliki kewenangan penuh untuk membuat dan menegakkan hukum.

Di Indonesia, dasar hukum darurat militer diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 23 Tahun 1959. Perppu ini mencabut UU No. 74 Tahun 1957 dan menetapkan ketentuan tentang keadaan bahaya.

Pasal 1 ayat 1 menyebutkan, Presiden atau Panglima Tertinggi Angkatan Perang dapat menyatakan seluruh atau sebagian wilayah RI dalam keadaan bahaya. Tingkatannya bisa berupa darurat sipil, darurat militer, atau keadaan perang.

Beberapa kondisi bisa memicu darurat militer. Pertama, jika keamanan atau ketertiban hukum di suatu wilayah terancam oleh pemberontakan, kerusuhan, atau bencana alam.

Kedua, jika terjadi perang atau ancaman perang, termasuk pelanggaran wilayah NKRI. Ketiga, jika kehidupan negara berada dalam bahaya atau muncul gejala yang mengancam keberlangsungan negara.

Pasal 5 UU menjelaskan pihak yang berwenang melakukan darurat militer. Komandan Militer tertinggi, minimal Komandan Resimen Angkatan Darat atau setara, bertindak sebagai Penguasa Darurat Militer Daerah sesuai penetapan Presiden atau Panglima Tertinggi Angkatan Perang.

Penguasa Darurat Militer Daerah dibantu Kepala Daerah, Kepala Polisi, dan Kepala Kejaksaan setempat. Penunjukan anggota badan ini dilakukan oleh Presiden atau Panglima Tertinggi Angkatan Perang.

UU tersebut juga menegaskan bahwa saat darurat militer diberlakukan, otoritas militer berwenang membatasi hak dasar warga.

Ini termasuk kebebasan berkumpul dan berpendapat, kebebasan pers, hingga membatasi atau melarang peredaran barang di wilayah yang dinyatakan dalam keadaan darurat militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Lama Jam Malam saat Darurat Militer Diterapkan? Ini Aturannya

Berapa Lama Jam Malam saat Darurat Militer Diterapkan? Ini Aturannya

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:10 WIB

Berapa Lama Darurat Militer Diterapkan? Ini Fakta dan Aturan Pemberlakuannya

Berapa Lama Darurat Militer Diterapkan? Ini Fakta dan Aturan Pemberlakuannya

Lifestyle | Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:58 WIB

Terkini

SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo

SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:06 WIB

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 09:05 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 09:01 WIB

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:57 WIB

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:46 WIB

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:30 WIB

×