Profil Nono Anwar Makarim, Ayah Nadiem yang Pernah Jadi Garda Depan KPK

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 06 September 2025 | 13:34 WIB
Profil Nono Anwar Makarim, Ayah Nadiem yang Pernah Jadi Garda Depan KPK
Potret Nono Anwar Makarim (instagram@arbainrambey)

Suara.com - Nama Nono Anwar Makarim belakangan kembali diperbincangkan publik, seiring kasus hukum yang menjerat putranya, Nadiem Makarim. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) itu ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Di balik sorotan terhadap Nadiem, sosok sang ayah sesungguhnya memiliki perjalanan panjang yang layak diulas. Nono bukan sekadar ayah Nadiem, tetapi juga memiliki peranan penting dalam sejarah politik Indonesia.

Hubungan ayah dan anak ini juga menarik perhatian publik karena keduanya menempuh jalur karier berbeda.

Jika Nadiem dikenal sebagai figur muda yang berkiprah di bidang teknologi dan kewirausahaan, diketahui sang ayah Nono tumbuh besar dalam dunia aktivisme, hukum, dan politik.

Kesamaan keduanya terletak pada keberanian mengambil peran penting dalam panggung nasional.

Namun dengan kasus hukum yang tengah menjerat Nadiem, situasi ini jadi memperlihatkan paradoks akan reputasi sang ayah yang dikenal menjunjung tinggi integritas dan kasus hukum.

Mari kita kenali latar belakang Nono Anwar Makarim, ayah Nadiem Makarim.

Latar Belakang dan Pendidikan

Nono Anwar Makarim lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 25 September 1939. Ia merupakan anak sulung dari empat bersaudara, tumbuh dalam keluarga yang menghargai kebebasan berbicara.

baca juga

Ayahnya, Drs. Anwar Makarim, adalah seorang notaris ternama pada masanya, sementara ibunya berasal dari keluarga keturunan Arab. Dari jalur ayah, Nono memiliki darah Minangkabau, Sumatera Barat.

Meski sejak kecil lebih bercita-cita menjadi penulis dan peneliti, pilihan kariernya akhirnya jatuh pada dunia hukum karena dorongan sang ayah. Nono menempuh pendidikan hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) dan meraih gelar sarjana pada tahun 1973. 

Setelah itu, Nono berangkat ke Amerika Serikat, menjadi peneliti muda di Harvard Centre for International Affairs selama setahun.

Kesempatan tersebut membuka jalan baginya melanjutkan studi ke Harvard Law School, tempat ia meraih gelar Master of Laws (LL.M) sekaligus doktor dalam bidang Judicial Science. Disertasinya berjudul Companies and Business in Indonesia telah menjadi salah satu karya akademis penting tentang dunia usaha di tanah air.

Aktivis 1966 dan Karier Politik

Sejak masa kuliah, Nono dikenal aktif dalam gerakan mahasiswa. Ia terlibat dalam Ikatan Mahasiswa Djakarta (IMADA) dan menjadi salah satu tokoh pergerakan 1966 yang menentang rezim Orde Lama pimpinan Presiden Soekarno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Karier Nadiem Makarim: dari Zalora, Bos Gojek, hingga Mendikbudristek yang Kontroversial

Perjalanan Karier Nadiem Makarim: dari Zalora, Bos Gojek, hingga Mendikbudristek yang Kontroversial

Lifestyle | Sabtu, 06 September 2025 | 13:11 WIB

Beda Pendidikan Nadiem Makarim vs Tom Lembong, Disebut Punya Nasib Sama oleh Hotman Paris

Beda Pendidikan Nadiem Makarim vs Tom Lembong, Disebut Punya Nasib Sama oleh Hotman Paris

Lifestyle | Sabtu, 06 September 2025 | 12:11 WIB

Skandal Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim dan 4 Pejabat Jadi Tersangka, Ini Peran Masing-Masing

Skandal Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim dan 4 Pejabat Jadi Tersangka, Ini Peran Masing-Masing

Your Say | Sabtu, 06 September 2025 | 11:46 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×