WITF 2025: Indonesia Unjuk Gigi Pariwisata Berkelanjutan di Mata Dunia

Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 05 Oktober 2025 | 06:46 WIB
WITF 2025: Indonesia Unjuk Gigi Pariwisata Berkelanjutan di Mata Dunia
Pariwisata Hijau dan Tren Globalnya: Ketika Liburan Tak Lagi Sekadar Berwisata (Dok. Instagram)
  • Pariwisata hijau menekankan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Indonesia menerapkannya lewat desa wisata dan WITF 2025 di NICE PIK2 yang berkonsep green event.
  • WITF 2025 menjadi ajang promosi pariwisata berkelanjutan, mempertemukan pelaku wisata lokal dan global serta memperkuat posisi Indonesia di panggung dunia.
  • Tren green tourism mendorong pariwisata ramah lingkungan. WITF 2025 di NICE PIK2 menunjukkan komitmen Indonesia terhadap wisata yang bertumbuh tanpa merusak alam.

Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pariwisata mengalami pergeseran besar arah, dari sekadar eksplorasi destinasi menjadi upaya menjaga bumi. 

Tren ini dikenal sebagai pariwisata hijau (green tourism atau sustainable tourism), yakni konsep perjalanan yang tidak hanya berfokus pada keindahan dan hiburan, tetapi juga pada kelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, dan tanggung jawab sosial.

Prinsip utama pariwisata hijau adalah “take nothing but memories, leave nothing but footprints.” Artinya, wisatawan didorong untuk menikmati destinasi tanpa merusak alam, budaya, atau ekosistem sosial yang ada. 

Praktiknya bisa bermacam-macam — mulai dari menggunakan transportasi ramah lingkungan, menginap di hotel berkonsep eco-friendly, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga berpartisipasi dalam kegiatan konservasi.

Secara global, tren ini terus menguat. Di Indonesia sendiri, tren ini mulai tampak lewat meningkatnya popularitas desa wisata berbasis alam dan budaya, serta semakin banyaknya event pariwisata yang mengusung konsep green event — termasuk Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025.

Acara ini digelar di gedung konvensi berstandar internasional, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 pada 9–12 Oktober 2025 mendatang.

Lebih dari sekadar pameran, WITF telah berkembang menjadi barometer pariwisata Indonesia di mata dunia. Setiap tahunnya, acara ini menjadi ruang bertemunya pelaku industri pariwisata domestik dengan buyers global, membuka peluang kerja sama lintas negara yang dapat mendorong investasi baru di sektor ini. 

Kehadiran puluhan negara peserta pada tahun ini menunjukkan meningkatnya ketertarikan dunia terhadap potensi wisata di Nusantara.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, menilai bahwa WITF 2025 menjadi momentum penting bagi promosi desa wisata dan destinasi daerah. 

“Kami menyambut baik peluang bagi desa wisata dan destinasi di daerah untuk dipasarkan langsung ke buyers global melalui WITF. Dukungan ini sejalan dengan program prioritas kementerian, yakni Gerakan Wisata Bersih, Pariwisata Naik Kelas, serta pengembangan Desa Wisata,” ujarnya.

Menariknya, tahun ini WITF mengusung konsep green event. Setiap aktivitas pameran akan dihitung secara profesional dari sisi jejak karbon, menandakan komitmen Indonesia dalam membangun pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. 

Langkah ini menjadi pesan kuat bahwa pertumbuhan industri pariwisata tak hanya mengejar angka kunjungan, tetapi juga keseimbangan dengan alam dan masyarakat lokal.

Pemilihan NICE PIK2 sebagai lokasi pun menjadi simbol penting. Kawasan PIK2 dikenal sebagai area terpadu yang menggabungkan fungsi hunian, bisnis, wisata, dan gaya hidup modern.

 Dengan kehadiran NICE sebagai gedung konvensi berfasilitas global, kawasan ini semakin menegaskan posisinya sebagai poros baru industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di Indonesia.

WITF 2025 bukan hanya etalase destinasi wisata, tetapi juga panggung diplomasi ekonomi kreatif, tempat lahirnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas pariwisata. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Destinasi yang Wajib Dikunjungi: Pengalaman Budaya Internasional yang Mengubah Hidup

5 Destinasi yang Wajib Dikunjungi: Pengalaman Budaya Internasional yang Mengubah Hidup

Lifestyle | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:24 WIB

DPR Sahkan RUU Kepariwisataan Menjadi Undang-Undang, Begini Isi Perubahan Pentingnya!

DPR Sahkan RUU Kepariwisataan Menjadi Undang-Undang, Begini Isi Perubahan Pentingnya!

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 15:43 WIB

IMI Berikan Dukungan Penuh untuk MotoGP Mandalika 2025

IMI Berikan Dukungan Penuh untuk MotoGP Mandalika 2025

Foto | Rabu, 01 Oktober 2025 | 21:18 WIB

Terkini

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 22:30 WIB

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:40 WIB

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:17 WIB

Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan

Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 18:05 WIB

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:42 WIB

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:33 WIB

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:16 WIB

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:14 WIB

Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026

Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:06 WIB

Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:04 WIB