Lebih Efektif Buat Kamuflase, Intip Perbedaan Corak Loreng Seragam TNI yang Baru

Farah Nabilla | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Lebih Efektif Buat Kamuflase, Intip Perbedaan Corak Loreng Seragam TNI yang Baru
Ilustrasi perbedaan corak loreng seragam TNI yang baru dengan yang lama [Foto: X]

Suara.com - Seiring dengan peringatan ulang tahun ke-80 TNI, seragam Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan corak baru resmi diperkenalkan. Pemakaian motif baru ini sebenarnya mulai diberlakukan sejak 27 September 2025, sesuai Keputusan Panglima (Keppang).

Alasan utama penggantian adalah bahwa motif loreng lama, yang dikenal sebagai Loreng Malvinas dan telah digunakan sejak 1982 dinilai sudah “terlalu tua” dalam konteks taktik penyamaran modern.

Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita, menyebut bahwa dengan corak dan warna baru ini, prajurit dapat berkamuflase lebih efektif, terutama ketika bertugas di hutan atau medan vegetasi lebat.

Seragam baru ini tidak hanya soal estetika, tetapi merupakan upaya modernisasi fungsi tempur.

Perbedaan Seragam Loreng TNI Lama dan Baru

Pada seragam lama (Loreng Malvinas), pola loreng menggunakan blok yang relatif besar dengan desain “memanjang” dan garis lurus yang tegas. Sementara loreng baru memakai blok-blok lebih kecil, pola lebih abstrak dan berpola digital modifikasi, sehingga detailnya rapat dan transisinya lebih halus.

Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Ilustrasi seragam baru TNI
Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Motivasi perubahan ini adalah agar pola loreng baru tidak mudah “terdeteksi” oleh musuh ketika berada di kawasan vegetasi atau medan operasi sulit.

Loreng lama menggunakan warna dominan hijau tua (army green), cokelat tua, dan krem pucat sebagai kombinasi dasar. Ini cocok untuk era vegetasi dan medan operasi ketika desain tersebut dipilih. Loreng baru memperkenalkan kombinasi warna yang lebih muda dan variatif:

 • Dua nuansa hijau: hijau terang dan hijau zaitun (olive)
 • Dua nuansa cokelat: cokelat tua dan cokelat muda.
 • Krem terang kontur, dipadukan untuk menghadirkan gradasi lembut.

Warna hijau baru cenderung lebih cerah daripada hijau tua pada seragam lama, sehingga memberi kesan “sage green” (hijau muda/abu-hijau).

Fungsi & Efektivitas Kamuflase

Dengan pola loreng yang lebih kecil dan motif digital, seragam baru diharapkan dapat menyatu lebih baik ke latar belakang vegetasi dan medan alam (hutan, semak, lereng). Pola lama cenderung mudah “kelihatan” jika dari jarak tertentu karena blok-blok besar.

Potret Prabowo Subianto Berseragam TNI. (Instagram/@prabowo)
Ilustrasi seragam TNI lama.
Potret Prabowo Subianto Berseragam TNI. (Instagram/@prabowo)

Perubahan ke pola rapat bertujuan supaya gerakan prajurit tidak cepat terdeteksi. Warna yang lebih cerah juga menyesuaikan kondisi vegetasi modern dan pencahayaan alam, misalnya area hutan dengan intensitas cahaya yang bervariasi.

Penerapan motif baru ini disahkan melalui Keputusan Panglima TNI tertanggal 27 September 2025 dan dipakai secara bertahap. Secara resmi, semua prajurit dari tiga matra (AD, AL, AU) akan memakai PDL baru secara serentak pada puncak HUT TNI ke-80, yaitu 5 Oktober 2025.

Dalam pengumuman resmi, Wakil Panglima serta pejabat tinggi sudah tampil dengan seragam baru sebagai simbol transisi. Meski desain dan loreng baru diperkenalkan, potongan seragam (kemeja, celana, struktur PDL) tidak banyak berubah dari model lama. Perubahan utama terletak pada motif dan warna.

Perubahan corak loreng pada seragam PDL TNI adalah langkah strategis dan fungsional daripada perubahan estetika semata. Dengan berpindah dari Loreng Malvinas yang sudah berumur lebih dari empat dekade ke motif baru dengan harapan prajurit TNI bisa lebih tersamar di medan operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Warga Depok Raih Keberuntungan di HUT ke-80 TNI: Berangkat Naik KRL, Pulang Bawa Motor!

Cerita Warga Depok Raih Keberuntungan di HUT ke-80 TNI: Berangkat Naik KRL, Pulang Bawa Motor!

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:50 WIB

Kondisi Kesehatan jadi Sebab Jokowi Absen HUT ke-80 TNI: Masih Pemulihan, Dianjurkan Tak Kena Panas

Kondisi Kesehatan jadi Sebab Jokowi Absen HUT ke-80 TNI: Masih Pemulihan, Dianjurkan Tak Kena Panas

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:24 WIB

Viral! Gadis Cilik Masuk ke Acara HUT TNI dan Minta-minta, Warganet Ini Malah Bicara 'Pesan Tuhan'

Viral! Gadis Cilik Masuk ke Acara HUT TNI dan Minta-minta, Warganet Ini Malah Bicara 'Pesan Tuhan'

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:00 WIB

HUT TNI 2025: Debut Seragam Baru Bikin Prajurit Lebih "Gaib" di Medan Perang?

HUT TNI 2025: Debut Seragam Baru Bikin Prajurit Lebih "Gaib" di Medan Perang?

Lifestyle | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 11:47 WIB

9 Potret Gala Sky Pakai Seragam TNI, Jadi Prajurit dari Langit!

9 Potret Gala Sky Pakai Seragam TNI, Jadi Prajurit dari Langit!

Entertainment | Rabu, 31 Januari 2024 | 07:30 WIB

Terkini

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:07 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:27 WIB

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:22 WIB