Mitos Lari yang Bikin Kamu Ragu? Daniel Mananta dan Dokter Tirta Bongkar Kebenarannya!

Dinda Rachmawati

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 07:24 WIB
Mitos Lari yang Bikin Kamu Ragu? Daniel Mananta dan Dokter Tirta Bongkar Kebenarannya!
Ilustrasi Lari (Dok. New Balance)
baca 10 detik
  • New Balance lewat kampanye “Run Your Way” mengajak semua orang berlari tanpa batasan.
  • Lari bukan hanya milik atlet profesional, tapi bisa dilakukan siapa saja dengan cara dan ritmenya sendiri.
  • Empat mitos seputar lari diluruskan — dari anggapan harus cepat, mahal, hingga sekadar tren.

Suara.com - Di tengah padatnya rutinitas dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, lari kini bukan sekadar olahraga, tapi sudah menjadi bagian dari identitas generasi modern. 

Menurut riset konsumer global dari New Balance, sebanyak 70% Gen Z dan Millennials di seluruh dunia berlari setidaknya sekali seminggu. 

Menariknya, 50% dari mereka melakukannya demi kesehatan, sementara 20% memiliki target performa tertentu seperti jarak dan waktu. Namun, di balik populernya olahraga ini, masih banyak mitos yang membuat sebagian orang ragu untuk mulai berlari. 

Melalui kampanye global “Run Your Way”, New Balance ingin mengubah pandangan bahwa lari hanya milik pelari profesional — dengan pesan sederhana: setiap orang bisa berlari dengan caranya sendiri.

1. “Aku Nggak Bisa Lari” — Salah Besar!

Menurut Daniel Mananta, marathoner dan Brand Ambassador New Balance, setiap orang yang berlari adalah pelari.

“Kalau baru mulai dan tubuh terasa lemas atau pegal, itu tanda tubuh sedang beradaptasi, bukan berarti nggak bisa lari,” ujarnya.

Tren seperti stroller run—di mana orang tua berlari sambil mendorong stroller bayi—jadi bukti bahwa lari bisa dilakukan siapa saja, tanpa batas usia atau gender. Yang penting, mulai dulu dan nikmati prosesnya.

2. Lari Bukan Soal Kecepatan

baca juga

Banyak orang minder karena merasa pace-nya lambat. Padahal, kata Dr. Tirta, pelari maraton sekaligus dokter, “Keberhasilan lari itu bisa dilihat dari banyak hal, seperti detak jantung yang stabil, jarak yang makin jauh, atau waktu pemulihan yang makin cepat.”

Ia mencontohkan, “Tiga bulan sebelum Berlin Marathon, saya baru pertama kali ikut marathon di Jakarta dan finish hampir 5 jam. Tapi dengan latihan konsisten, saya bisa pecahin personal best di Berlin.”

Pesannya sederhana: lari sesuai kemampuanmu — Run Your Way.

3. Lari Itu Nggak Mahal

Berlari justru termasuk olahraga dengan kebutuhan alat paling minimal. Satu sepatu lari yang nyaman sudah cukup untuk berbagai jenis latihan.

“Jangan terpengaruh social pressure. Lebih baik invest di hal yang bikin kamu konsisten, misalnya coach, daripada beli gear yang dipakai atlet elite,” ujar Daniel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serius Tekuni Hobi Lari? Waktunya Beli Sepatu Carbon Plate, Ini 3 Rekomendasinya

Serius Tekuni Hobi Lari? Waktunya Beli Sepatu Carbon Plate, Ini 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lari Nike: Empuk, Nyaman, Cocok buat Budget Terbatas

5 Rekomendasi Sepatu Lari Nike: Empuk, Nyaman, Cocok buat Budget Terbatas

Lifestyle | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 16:16 WIB

Selain Dihujat, Nadya Almira Diancam Bakal Dibunuh Imbas Tabrak Pengendara Motor 13 Tahun Lalu

Selain Dihujat, Nadya Almira Diancam Bakal Dibunuh Imbas Tabrak Pengendara Motor 13 Tahun Lalu

Entertainment | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:13 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×