Biodata dan Profil KH Anwar Manshur, Kiai Sepuh Lirboyo yang Disinggung di Program Xpose Uncensored

Farah Nabilla Suara.Com
Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:15 WIB
Biodata dan Profil KH Anwar Manshur, Kiai Sepuh Lirboyo yang Disinggung di Program Xpose Uncensored
KH Anwar Manshur dan Pondok Lirboyo [Kolase Dok Lirboyo]
Baca 10 detik
  • KH. Anwar Manshur disebut dalam program Xpose Uncensored yang menuai kontroversi.
  • Beliau adalah pengasuh utama Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.
  • Dikenal sebagai ulama sepuh yang sederhana, berilmu tinggi, dan dihormati di kalangan pesantren.

Suara.com - Nama KH. Anwar Manshur, pengasuh utama Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan usai disebut dalam program Xpose Uncensored yang tayang di Trans7.

Dalam episode yang menyinggung kehidupan pesantren, sosok KH. Anwar Manshur digambarkan dengan cara yang dianggap merendahkan tradisi pesantren.

Narasi yang digunakan dalam program "Xpose Uncensored" dianggap merendahkan para santri. Secara khusus narasi tentang santri yang disebut "rela ngesot" demi memberikan amplop kepada kiai yang dibuat acara tersebut dianggap melecehkan martabat ulama. Terutama sosok kiai sepuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, yakni KH. Anwar Manshur.

Tayangan tersebut menuai kecaman luas dari masyarakat, hingga muncul tagar #BoikotTrans7 di media sosial.

Di balik kontroversi itu, KH. Anwar Manshur dikenal luas sebagai ulama sepuh yang berilmu tinggi, sederhana, dan sangat dihormati. Berikut profil dan biodata lengkapnya.

Profil dan Biodata KH. Anwar Manshur

Nama lengkap: KH. Anwar Manshur

Tempat lahir: Kediri, Jawa Timur

Keturunan: Dzurriyah (keturunan) dari KH. Abdul Karim (Mbah Manab), pendiri Pondok Pesantren Lirboyo

Baca Juga: Buntut Tayangan Kontroversial Trans7, Fungsi KPI Dipertanyakan

Jabatan: Pengasuh utama Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri

Organisasi: Salah satu Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
KH Anwar Manshur dikenal oleh para santrinya karena kealiman, kesederhanaan, dan peran penting dalam menjaga tradisi pesantren salaf di Indonesia.

Perjalanan Pendidikan KH Anwar Mansur

Sejak muda, KH. Anwar Manshur telah hidup di lingkungan pesantren dan menekuni ilmu-ilmu agama Islam klasik. Ia menimba ilmu di berbagai pesantren ternama di Jawa Timur, termasuk di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo sendiri.

Saat kecil ia menimba ilmu di Ponpes Tarbiyatunnasyiin, Paculgowang, Diwek, Jombang. Pesantren itu didirikan oleh ayahnya sendiri. Kemudian ia belajar di Pondek Pesantren Tebuireng hingga tingkat tsanawiyah (setara SMP).

KH Anwar Manshur belajar di bawah bimbingan para ulama besar seperti KH. Marzuki Dahlan, pendiri Madrasah Hidayatul Mubtadi’in (HM) Lirboyo dan KH. Mahrus Aly, tokoh penting yang mengembangkan sistem pendidikan di Lirboyo.

Dari para guru tersebut, KH. Anwar dikenal sebagai santri yang tekun, rendah hati, dan sangat menghormati ilmu serta pengajarnya, nilai yang kemudian ia tanamkan kepada ribuan santrinya.

Peran dan Kiprah di Lirboyo

KH Anwar Manshur menikah dengan Umi Kulsum, putri KH Mahrus Aly. Pasangan ini dikaruniai 8 orang anak. Namun, Nyai Umi Kulsum wafat terlebih dahulu.

KH Anwar Manshur kemudian menikah dengan Nyai Husnah binti Ahyat.

Sebagai pengasuh utama Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Anwar Manshur memiliki peran sentral dalam menjaga identitas salaf (tradisional) pesantren. Di bawah kepemimpinannya, Lirboyo tidak hanya menjadi pusat kajian kitab kuning terbesar di Indonesia, tapi juga rumah bagi puluhan ribu santri dari berbagai daerah.

Beliau dikenal tegas dalam prinsip, namun lembut dalam bimbingan. Gaya kepemimpinannya yang mengedepankan adab sebelum ilmu menjadi ciri khas pendidikan di Lirboyo hingga kini.

Selain mengajar, KH. Anwar juga aktif dalam bahtsul masail, sebuah forum ilmiah para ulama untuk membahas hukum Islam kontemporer berdasarkan kitab klasik.

KH. Anwar Manshur dikenal bukan karena banyak tampil di publik, tetapi karena keteladanan sikap dan ucapannya. Salah satu pesan beliau yang sering dikutip para santri adalah:

“Ilmu itu tidak akan barokah kalau tidak disertai ta’dzim kepada guru.”

Pesan ini menjadi pegangan banyak alumni Lirboyo di seluruh Indonesia, menegaskan pentingnya adab dalam menuntut ilmu.

Meski memimpin pesantren besar dengan ribuan santri, KH. Anwar Manshur tetap hidup sederhana. Beliau lebih banyak menghabiskan waktu di lingkungan pondok, mengajar, dan berdialog dengan para santri.

Kesederhanaannya membuat beliau disegani tak hanya oleh santri, tapi juga oleh para kiai muda dan tokoh masyarakat di berbagai daerah. Banyak yang menilai KH. Anwar adalah sosok ulama yang menjaga ruh pesantren di tengah arus modernisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI