Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Mulai Bikin Pejabat Pertamina Gusar: Intip Latar Pendidikannya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Mulai Bikin Pejabat Pertamina Gusar: Intip Latar Pendidikannya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadew di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Hasan Nasbi mengkritik gaya komunikasi terbuka Purbaya yang dinilai bisa melemahkan solidaritas kabinet.

  • Purbaya membalas bahwa gaya komunikasinya tidak mengganggu stabilitas, bahkan lebih halus dari Presiden.

  • Perbedaan pendekatan keduanya dipengaruhi oleh latar pendidikan: Hasan dari ilmu politik, Purbaya dari teknik dan ekonomi.

Suara.com - Belum lama ini, gaya komunikasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agaknya bikin pejabat lain gusar. Tak pelak, sejumlah kritik pun bertebaran.

Konsultan politik yang sempat duduk di kabinet dan kini sudah pindah jadi Komisaris Pertamina, Hasan Nasbi, menilai gaya komunikasi 'baku tikam' ala Purbaya terhadap pejabat lain dapat mengancam solidaritas pemerintahan.

"Kalau kita bicara dalam konteks pemerintah, ya sesama anggota kabinet, sesama pemerintah enggak bisa baku tikam terus-menerus di depan umum, karena itu akan melemahkan pemerintah," kata Hasan di kanal YouTube-nya pada Senin (27/10/2025).

Menurutnya, jika Purbaya ingin mengkritik rekan sejawatnya, harus dilakukan secara tertutup, dibanding di depan publik dan media.

"Kalau mau baku tikam di ruang tertutup, mau saling koreksi, mau saling marah-marah, mau saling debat, mau tunjuk-tunjukan di ruang tertutup. Tapi kalau di ruang terbuka, kita nanti akan meng-entertain orang yang tidak suka dengan pemerintah," sambungnya.

Purbaya pun membalas kritikan tersebut. Menurutnya, stabilitas pemerintah sekarang tidak terusik sama sekali dengan gaya komunikasinya.

Bahkan, Purbaya mengklaim bahwa gaya komunikasinya masih lebih halus dibanding Presiden Prabowo Subianto.

"Stabilitas pemerintah amat baik di mata masyarakat, kecuali di mata orang itu ya. Presiden lebih keras dari saya kok. Saya sudah korting berapa persen. Beliau lebih keras dari saya, jadi saya ini versi halusnya lah," ucapnya sambil tersenyum.

Polemik antara Hasan Nasbi dan Purbaya Yudhi Sadewa ini menarik untuk ditinjau lebih jauh, termasuk dari latar belakang pendidikan keduanya yang mungkin turut membentuk cara mereka menyampaikan kritik dan berinteraksi di ruang publik.

baca juga

Bagaimana latar pendidikan keduanya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Latar Pendidikan Hasan Nasbi

Hasan Nasbi, yang lahir pada tahun 1979 di Bukittinggi, Sumatera Barat, menempuh pendidikan di SMAN 2 Bukittinggi sebelum melanjutkan studi ke Universitas Indonesia.

Hasan memilih Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UI) sebagai tempatnya mendalami ilmu politik, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 2004.

Selama masa kuliah, Hasan menunjukkan minat besar dalam dunia organisasi. Pada 2000, ia dipercaya menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UI.

Posisi tersebut mempertemukannya dengan dinamika politik kampus dan nasional, serta memperkuat fondasinya dalam bidang komunikasi dan strategi politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rokok Ilegal Ancam APBN, Ekonom Ingatkan Pengawasan Ketat di Tengah Jeda Kenaikan Cukai

Rokok Ilegal Ancam APBN, Ekonom Ingatkan Pengawasan Ketat di Tengah Jeda Kenaikan Cukai

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:34 WIB

Tukin Anak Buah Bahlil Naik 100 Persen, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Tahu!

Tukin Anak Buah Bahlil Naik 100 Persen, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Tahu!

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 08:16 WIB

Menkeu Purbaya Mau Tangkap Pelaku Bisnis Thrifting

Menkeu Purbaya Mau Tangkap Pelaku Bisnis Thrifting

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 07:59 WIB

Terkini

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara, MAN 1 Sukabumi Raih Trofi Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara, MAN 1 Sukabumi Raih Trofi Putri AXIS Nation Cup 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 17:03 WIB

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:00 WIB

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:55 WIB

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:49 WIB

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:45 WIB

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:42 WIB

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:41 WIB

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

×