Menurut Penelitian, Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Otak

Nur Khotimah

Jum'at, 14 November 2025 | 20:30 WIB
Menurut Penelitian, Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Otak
ilustrasi kurang minum air. (freepik.com/pressfoto)
baca 10 detik
  • Banyak kebiasaan kecil sehari-hari ternyata dapat memengaruhi fungsi otak dalam jangka panjang, meski sering dianggap sepele.
  • Aktivitas rutin tertentu dapat menurunkan kemampuan berpikir, daya ingat, hingga kesehatan mental dan fisik jika dibiarkan terus-menerus.
  • Dengan mengenali risikonya sejak dini, kita bisa memperbaiki pola hidup dan memilih kebiasaan yang lebih sehat untuk menjaga kinerja otak tetap optimal.

Suara.com - Menjaga kesehatan otak sering dianggap cukup dengan makan bergizi dan tidur yang cukup. Padahal, ada banyak kebiasaan kecil yang tanpa disadari bisa memengaruhi fungsi otak dalam jangka panjang.

Berbagai penelitian menemukan bahwa aktivitas yang kita lakukan setiap hari dapat berdampak langsung pada kemampuan berpikir dan daya ingat. Sayangnya, sebagian kebiasaan itu terlihat sepele sehingga sering diabaikan.

Beberapa di antaranya mungkin terasa wajar karena dilakukan hampir semua orang. Namun, jika terus dibiarkan, kebiasaan tersebut dapat memperburuk kesehatan mental maupun fisik.

Meski tidak menimbulkan efek instan, kerusakan otak bisa terjadi perlahan hingga akhirnya memengaruhi konsentrasi dan produktivitas. Karena itu, penting untuk mengenali kebiasaan mana saja yang perlu diwaspadai.

Dengan memahami risiko sejak dini, kita bisa mulai memperbaiki pola hidup dan memilih kebiasaan yang lebih sehat untuk otak. Melansir Your Tango, berikut ini 5 aktivitas harian yang diam-diam dapat merusak otak menurut penelitian.

Ilustrasi sarapan pagi (freepik.com/freepik assets)
Ilustrasi skip sarapan pagi (freepik.com/freepik assets)

1. Minum Terlalu Banyak Kafein

Ahli saraf bernama Dr. Nicole Clark menyebutkan bahwa kafein tidak buruk kalau dikonsumsi dalam batas normal, yakni sekitar dua cangkir kopi atau 400 mg kafein per hari.

Tapi jika dikonsumsi terlalu sering, kafein bisa memicu berbagai masalah. Di antaranya kegelisahan, gangguan kecemasan, sakit kepala, hingga kadar kolesterol yang lebih tinggi.

Jadi para ahli mengimbau untuk mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang agar kesehatan otak dan kondisi emosional tetap terjaga.

baca juga

2. Terlalu sering berada di tempat gelap

Meskipun mungkin terasa nyaman untuk menyendiri di kamar gelap, tapi kebiasaan menghindari sinar matahari seperti ini dapat merusak otak, dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan sinar matahari setiap harinya agar suasana hati yang buruk dan gangguan mental, menurut sebuah studi dari Journal of Investigative Dermatology.

Keluar dari kegelapan juga termasuk cara cepat untuk menambah nilai dalam hidup Anda, baik secara emosional maupun fisik.

3. Mendengarkan Musik Terlalu Keras Menggunakan Headphone

Dengan mendengarkan musik keras menggunakan headphone, otak akan terbebani dengan input sensorik yang berdampak negatif pada kemampuan untuk berkonsentrasi dan fokus.

Selain membuat otak bekerja terlalu keras dan kewalahan, mendengarkan musik keras juga bisa menyebabkan gangguan pendengaran permanen yang secara drastis memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Untuk memaksimalkan manfaat musik dalam rutinitas Anda, pertimbangkan untuk membeli headphone peredam bising yang memungkinkan Anda mendengarkan dengan volume yang lebih aman.

Ilustrasi air minum (Freepik)
Ilustrasi kurang air minum (Freepik)

4. Tidak Sarapan

Melewatkan sarapan atau makan di awal hari dapat mengganggu kadar gula darah tubuh dan mengurangi jumlah energi yang dapat dihasilkan otak, menurut para ahli dari Piedmont Healthcare.

Hal ini tidak hanya membuat kita merasa lebih lelah sepanjang hari, tapi juga dapat menyebabkan iritabilitas, penurunan fokus dan konsentrasi, serta stres yang berdampak pada kesehatan fisik dan emosional.

Jadi coba mulai meluangkan waktu untuk sarapan di pagi hari, meskipun itu berarti bangun sedikit lebih awal, mencari makanan yang mudah didapat untuk perjalanan ke tempat kerja, atau menyiapkan makanan.

5. Kurang Minum Air

Menurut Cleveland Clinic, kurang minum air dapat berdampak drastis pada banyak bagian otak. Hal ini memberikan tekanan pada saraf dan mengurangi aliran darah yang dapat menyebabkan gejala fisik, seperti sakit kepala dan gejala emosional seperti kecemasan dan stres.

Dehidrasi yang terus-menerus merupakan salah satu kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak otak, menurut para ahli penelitian dari Alzheimer's Drug Discovery Foundation. Para ahli menunjukkan bahwa daya ingat, konsentrasi, dan fokus semuanya berdampak negatif pada orang yang kurang minum air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Kebiasaan Hedonisme yang Diam-Diam Menguras Dompet, Awas Bikin Gaji Langsung Lenyap!

10 Kebiasaan Hedonisme yang Diam-Diam Menguras Dompet, Awas Bikin Gaji Langsung Lenyap!

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 19:45 WIB

Kahiyang Ayu Ajak Anak PAUD Amalkan Ikrar Anak Indonesia Hebat 2025

Kahiyang Ayu Ajak Anak PAUD Amalkan Ikrar Anak Indonesia Hebat 2025

News | Minggu, 02 November 2025 | 12:24 WIB

7 Kebiasaan Buruk Menggunakan HP yang Diam-Diam Merusak Kesehatan

7 Kebiasaan Buruk Menggunakan HP yang Diam-Diam Merusak Kesehatan

Lifestyle | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 10:39 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×