Kisah Perempuan Tambakrejo Bangun Ketangguhan Pesisir Lewat Olahan Mangrove

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 26 November 2025 | 12:38 WIB
Kisah Perempuan Tambakrejo Bangun Ketangguhan Pesisir Lewat Olahan Mangrove
Kelompok itu bernama Menanti Cerah dengan Lingkungan Mangrove (Merah Delima). (Dok. Ikhsan)
    • Perempuan Tambakrejo membentuk komunitas Merah Delima untuk ikut menjaga pesisir dari rob dan abrasi lewat pembibitan dan olahan mangrove.
    • Mereka mengembangkan produk mangrove seperti keripik, brownies, dan pangsit hasil dari proses panjang belajar dan bereksperimen.
    • Merah Delima membuka ruang ekonomi dan pemberdayaan, membuat anggota merasa lebih mandiri, berdaya, dan punya peran nyata dalam merawat lingkungan.

Suara.com - Di pesisir utara Semarang, di Kampung Tambakrejo yang tiap tahun digempur rob dan abrasi, ada sekelompok perempuan yang memilih untuk tidak menyerah.

Mereka tidak diam, tidak pasrah pada air asin yang merangsek ke dapur, halaman, hingga tempat tidur. Mereka bergerak pelan, telaten. Mereka dan membangun harapan dari pohon mangrove.

Kelompok itu bernama Menanti Cerah dengan Lingkungan Mangrove (Merah Delima).

Awalnya, peran perempuan hanya sebatas membantu proses pembibitan. Mengisi polybag dengan lumpur, menyiapkan bibit, lalu kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada ruang untuk terlibat lebih jauh. Belum  ada wadah untuk berinisiatif.

Mangrove di Tambak Rejo. (Suara.com/Ikhsan)
Mangrove di Tambak Rejo. (Suara.com/Ikhsan)

“Bapak-bapak (KPL Camar) yang menanam mangrove, ibu-ibu yang mengambil dan mengolah mangrove,” kenang Sunarni, ketua Merah Delima, saat ditemui di kediamannya, Selasa (11/11/2025) sore.

Dari keterbatasan peran itu muncul gagasan perempuan juga membutuhkan ruang sendiri. Tempat untuk belajar, berkarya, dan memberi kontribusi tanpa merasa numpang.

Ketika ide itu muncul, para ibu langsung mengiyakan. Tanpa ragu. Mereka ingin punya cara sendiri untuk menjaga pesisir.

Sejak terbentuk pada 2016, Merah Delima telah melahirkan tiga produk olahan berbahan mangrove, keripik, brownies, dan pangsit. Tiga jenis produk, tapi prosesnya panjang, melelahkan, dan sering kali tidak langsung berhasil.

Mengolah mangrove memang tidak mudah. Sunarni menjelaskan pembuatan tepung sebagai bahan dasar keripik saja bisa memakan waktu tiga hari.

Kelompok itu bernama Menanti Cerah dengan Lingkungan Mangrove (Merah Delima). (Dok. Ikhsan)
Kelompok itu bernama Menanti Cerah dengan Lingkungan Mangrove (Merah Delima). (Dok. Ikhsan)

“Nggak bisa kita metik, langsung dibuat itu nggak bisa. Karena proses pembersihan dan perendaman untuk menghilangkan rasa pahit butuh waktu tiga hari,” ujarnya.

Keripik mangrove yang renyah baru tercapai setelah bertahun-tahun mencoba. Mereka bereksperimen mengurangi kadar minyak, memperbaiki tekstur, menyesuaikan rasa.

Sembari sesekali gagal, tapi tetap melanjutkan. Karena bagi mereka, setiap keberhasilan kecil adalah tanda bahwa mereka bisa.

Para anggota Merah Delima juga menempuh perjalanan panjang untuk belajar. Mereka ikut pelatihan dari Indramayu hingga Surabaya demi menguasai teknik olahan mangrove. Namun bahan baku yang terbatas membuat mereka belum bisa memproduksi dalam skala besar.

Untuk saat ini, mereka hanya membuat ketika ada pesanan—meski dalam setahun jumlahnya bisa mencapai ratusan.

Di tengah semua kesibukan itu, Sunarni tetap bekerja di home industri pembuat terasi. Perannya ganda, tetapi ia tidak merasa terbebani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tumbuh di Wilayah Rob, Peran Stimulasi di Tengah Krisis Iklim yang Mengancam Masa Depan Anak Pesisir

Tumbuh di Wilayah Rob, Peran Stimulasi di Tengah Krisis Iklim yang Mengancam Masa Depan Anak Pesisir

News | Selasa, 25 November 2025 | 20:21 WIB

Tak Bayar Utang Pajak Rp25,4 Miliar, DJP Sandera Pengusaha Semarang: Ini Efek Jera!

Tak Bayar Utang Pajak Rp25,4 Miliar, DJP Sandera Pengusaha Semarang: Ini Efek Jera!

News | Jum'at, 21 November 2025 | 13:05 WIB

7 Fakta Kematian Dosen Untag di Kos: AKBP B Diamankan, Kejanggalan Mulai Terungkap

7 Fakta Kematian Dosen Untag di Kos: AKBP B Diamankan, Kejanggalan Mulai Terungkap

News | Kamis, 20 November 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:58 WIB

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:47 WIB

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:37 WIB

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:00 WIB

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:16 WIB

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB