- Hipertensi bisa dikendalikan dengan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
- Pola makan sehat, olahraga teratur, dan manajemen stres sangat berperan menurunkan tekanan darah.
- Hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Suara.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Sebagian besar kasus merupakan hipertensi esensial yang tidak diketahui penyebab pastinya.
Di Indonesia, berdasarkan SKI 2023 dan penelitian kohor penyakit tidak menular (PTM) 2011–2021, hipertensi menempati urutan ke-4 sebagai faktor risiko kematian, dengan persentase mencapai 10,2%.
Sejalan dengan hal tersebut, tekanan darah tinggi dapat dikendalikan dengan beberapa langkah yang efektif dan mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut ini beberapa cara yang bisa dicoba untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Gerakan PATUH untuk Tekanan Darah Tinggi
Menurut Kementerian Kesehatan, salah satu metode yang dianjurkan adalah gerakan PATUH, berikut penjelasan selengkapnya.
P: Periksa kesehatan secara rutin dan patuhi saran dokter.
A: Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan konsisten.
T: Terapkan pola makan seimbang dan bergizi.
U: Upayakan aktivitas fisik yang aman dan teratur.
H: Hindari asap rokok, alkohol, dan zat berbahaya lainnya.
Tips Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Selain itu, ada beberapa langkah alami tanpa obat yang juga efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi, seperti yang disarankan Ciputra Hospital.
1. Latihan Otot Pernapasan
Melakukan Inspiratory Muscle Strength Training (IMST) dapat memperkuat otot pernapasan dan diafragma, sekaligus meningkatkan kesehatan jantung.
2. Menjaga Pola Makan
Konsumsi sayuran hijau, buah-buahan, dan produk susu rendah lemak secara rutin. Hindari makanan tinggi garam dan lemak trans untuk mencegah peningkatan tekanan darah.
3. Menjaga Berat Badan Ideal
Kelebihan berat badan atau obesitas bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh arteri, memicu gejala seperti sakit kepala, sesak napas, pandangan kabur, dan mudah lelah.
4. Rutin Berolahraga
Olahraga teratur, seperti jalan santai, yoga, berenang, bersepeda, atau senam aerobik, dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan efektif.
5. Konsumsi Makanan Tinggi Kalium
Kalium membantu pembuluh darah melawan efek natrium berlebih. Semakin banyak kalium yang dikonsumsi, semakin banyak natrium dan air yang dikeluarkan tubuh, sehingga hipertensi dapat terkendali.
6. Mengelola Stres
Stres bisa memicu tekanan darah tinggi. Luangkan waktu untuk aktivitas positif atau hobi yang disukai, seperti meditasi, menonton film, atau yoga, untuk mengurangi kecemasan dan gelisah.
7. Hindari Merokok dan Alkohol Berlebihan
Rokok mengandung nikotin dan zat beracun lain yang dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak organ tubuh. Alkohol berlebihan juga bisa memicu hipertensi, sehingga kedua kebiasaan ini sebaiknya dihindari.