Di Balik Kesuksesan I-SWAM 2025: Rahasia Indonesia Menjadi Magnet Pakar Anti-Aging Dunia

Dinda Rachmawati

Senin, 08 Desember 2025 | 09:03 WIB
Di Balik Kesuksesan I-SWAM 2025: Rahasia Indonesia Menjadi Magnet Pakar Anti-Aging Dunia
Di Balik Kesuksesan ISAM 2025: Rahasia Indonesia Menjadi Magnet Pakar Anti-Aging Dunia (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Indonesia mengukuhkan posisi global di bidang estetika–antiaging melalui ISAM Annual Meeting dan ISWAM 2025 yang diikuti 44 negara.
  • ISAM dan PERDESTI memperkuat standar kompetensi dokter lewat kurikulum internasional dan kolaborasi akademik.
  • ISWAM 2025 mencetak rekor peserta dan mendorong Indonesia menuju pusat health-aesthetic tourism Asia.

Suara.com - Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam sejarah perkembangan estetika dan anti-aging, baik di tingkat global maupun nasional. 

Indonesia tampil sebagai salah satu pusat perhatian dunia melalui penyelenggaraan 3rd ISAM Annual Meeting 2025 dan 16th International Symposium & Workshop in Aesthetic Medicine (ISWAM) yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang. 

Perhelatan ilmiah besar ini menjadi bukti bahwa Indonesia tidak lagi hanya sebagai peserta dalam diskursus medis estetika global, tetapi telah naik kelas menjadi poros yang ikut menentukan arah pengembangan kompetensi, regulasi, hingga standar keselamatan pasien di bidang estetika dan anti-aging.

ISAM dan PERDESTI menggandeng Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sejumlah universitas terkemuka, Universitas Udayana Bali, Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi, dan Universitas Tarumanagara Jakarta untuk menghadirkan sebuah forum ilmiah berskala internasional yang diikuti lebih dari 200 pakar dunia dan delegasi dari 44 negara. 

Jumlah ini menjadi rekor baru bagi ISWAM, yang kini diakui sebagai salah satu simposium estetika terbesar dan paling kredibel di Asia.

Presiden ISAM, Assoc. Prof. Dr. Teguh Tanuwidjaja, M.Biomed, menegaskan bahwa ISAM memasuki era pertumbuhan paling progresif, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan global akan standar pendidikan dan regulasi estetika berbasis ilmu pengetahuan. 

“Dalam pertemuan tahunan ISAM 2025, para Presiden ISAM dari seluruh negara anggota hadir secara langsung, menandai kekuatan solidaritas dan keseriusan komunitas global dalam menyatukan arah kebijakan pendidikan, kredensial kompetensi, dan pertukaran ilmiah internasional,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa perluasan Presidency ISAM kini mencakup 44 negara, menunjukkan kepercayaan internasional terhadap model pendidikan dan standardisasi yang mereka kembangkan.

Sementara itu, dr. Hendry Hartono, M.Kes.,Est, Ketua Umum PERDESTI, menekankan komitmen Indonesia dalam membangun layanan estetika yang aman dan berbasis kompetensi. 

baca juga

“Seluruh upaya ini bertujuan untuk memastikan dokter Indonesia memiliki kompetensi yang setara dengan standar global, sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui praktik estetika yang etis, aman, dan sesuai kaidah kedokteran,” ungkapnya. 

Dalam lima tahun terakhir, PERDESTI mencatat berbagai lompatan besar, termasuk penguatan kolaborasi akademik, pengembangan modul ilmiah dan kurikulum bertaraf internasional, serta perluasan jejaring global melalui ISAM.

ISWAM 2025 sendiri menjadi titik puncak dari seluruh perjalanan tersebut. Selain menghadirkan jumlah delegasi internasional terbesar sepanjang sejarah, program edukasinya juga menjadi yang paling lengkap di Asia, mulai dari Cadaver Dissection, Anatomy Lab, hingga Live Injection Demo yang sangat diminati para peserta. 

Topik yang dibahas pun lebih komprehensif, mencakup inovasi teknologi, metode terapi estetika, pendekatan anti-aging, hingga isu krusial seperti keselamatan pasien dan upaya globalisasi standar kompetensi.

Kesuksesan ini juga membuka kesempatan baru bagi Indonesia untuk menjadi pusat health-aesthetic tourism di kawasan. 

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya menyoroti potensi Indonesia sebagai destinasi unggulan yang memadukan keahlian dokter terlatih, infrastruktur medis modern, inovasi teknologi, serta kekayaan budaya dan herbal Nusantara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Skincare dengan Marine Collagen, Beri Manfaat Anti-Aging untuk Kulit Kenyal Awet Muda

5 Rekomendasi Skincare dengan Marine Collagen, Beri Manfaat Anti-Aging untuk Kulit Kenyal Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 07 Desember 2025 | 19:22 WIB

Umur 40-an Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini 5 Pilihan dengan Efek Anti Aging

Umur 40-an Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini 5 Pilihan dengan Efek Anti Aging

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:24 WIB

Meski Ekonomi Lagi Lesu, Self-Care Tetap Jadi Prioritas di Gaya Hidup Modern

Meski Ekonomi Lagi Lesu, Self-Care Tetap Jadi Prioritas di Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Kamis, 04 Desember 2025 | 21:07 WIB

Terkini

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

×