Siapa Ibu Joshua Suherman? Disebut Jadi Penyelamat Aurelie Moeremans di Broken Strings

Farah Nabilla Suara.Com
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:40 WIB
Siapa Ibu Joshua Suherman? Disebut Jadi Penyelamat Aurelie Moeremans di Broken Strings
Lisa Suherman, Ibunda Joshua Suherman [Instagram/suhermanlisa]

Suara.com - Nama Ibu Joshua Suherman mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial dan kolom komentar berbagai platform hiburan. Sosok yang belakangan diketahui bernama Lisa Suherman itu mendapat banyak apresiasi publik setelah disebut sebagai figur penting dalam kisah penyelamatan Aurelie Moeremans, sebagaimana tertuang dalam buku memoar berjudul Broken Strings.

Perbincangan ini bermula dari keberanian Aurelie Moeremans membuka pengalaman traumatisnya sebagai korban child grooming dan kekerasan.

Dalam buku tersebut, Aurelie menuturkan masa kelam yang ia alami saat masih remaja, termasuk kekerasan fisik dan psikologis yang dilakukan oleh seorang pria yang disamarkan dengan nama “Bobby”. Memoar itu tidak hanya menjadi pengakuan personal, tetapi juga membuka diskusi luas soal perlindungan anak di industri hiburan.

Salah satu bagian yang paling menyentuh pembaca adalah ketika Aurelie mengisahkan momen di lokasi syuting, saat bekas lebam di tubuhnya tanpa sengaja terlihat oleh orang lain.

Ia menulis bahwa setelah proses pengambilan gambar selesai, ia masih berbincang dengan beberapa orang. Di situlah seorang ibu dari pemain lain menyadari kondisi tubuhnya dan menunjukkan kepedulian yang tulus.

Aurelie menggambarkan momen tersebut sebagai titik balik yang sangat berarti dalam hidupnya. Sosok ibu itu tidak menghakimi, tidak memaksa, tetapi memberikan perlindungan dan rasa aman yang selama ini ia butuhkan. Kepedulian sederhana namun penuh empati itu disebut Aurelie sebagai salah satu pengalaman yang membuatnya merasa tidak sendirian.

Kolase foto Aurelie Moeremans dan buku karyannya, broken strings
Kolase foto Aurelie Moeremans dan buku karyannya, broken strings

Seiring ramainya perbincangan buku Broken Strings, publik mulai penasaran dengan identitas tokoh-tokoh yang namanya disamarkan. Warganet kemudian berspekulasi bahwa ibu yang dimaksud adalah Lisa Suherman, ibunda dari aktor dan penyanyi Joshua Suherman.

Dugaan ini muncul karena pada periode waktu yang diceritakan, Joshua diketahui pernah menjadi lawan main Aurelie dalam sebuah proyek sinetron.

Spekulasi tersebut akhirnya terjawab secara langsung. Aurelie Moeremans mengonfirmasi identitas sosok ibu tersebut melalui kolom komentar media sosial. Ia membenarkan bahwa perempuan yang memberikan perlindungan dan perhatian itu memang Lisa Suherman. Konfirmasi ini sontak membuat publik tersentuh dan semakin menghargai peran sosok ibu di balik figur publik.

Baca Juga: Buku Broken Strings: Memoar Keberanian Aurelie Moeremans Menyembuhkan Luka

Profil Lisa Suherman, Ibu Joshua Suherman

Lisa Suherman dikenal publik sebagai ibunda dari Joshua Suherman, aktor dan penyanyi yang telah berkecimpung di dunia hiburan sejak anak-anak. Meski memiliki anak seorang figur publik, Lisa Suherman selama ini relatif jarang tampil di hadapan media dan tidak aktif membangun citra sebagai selebritas.

Dalam berbagai kesempatan, Lisa Suherman dikenal sebagai sosok ibu yang protektif, hangat, dan sangat memperhatikan kesehatan mental anaknya. Ia berperan besar dalam mendampingi Joshua Suherman menjalani karier di industri hiburan sejak kecil, termasuk memastikan sang anak tetap mendapatkan pendidikan dan kehidupan sosial yang seimbang di luar dunia keartisan.

Hari ini, nama Lisa Suherman mulai dikenal luas bukan karena sensasi, melainkan karena sikap empati dan keberaniannya yang diungkap langsung oleh Aurelie Moeremans dalam buku Broken Strings.

Dalam kisah tersebut, Lisa digambarkan sebagai sosok ibu yang peka membaca tanda-tanda kekerasan, berani peduli, dan memberikan perlindungan emosional kepada Aurelie di tengah situasi yang rentan.

Tindakan Lisa Suherman dianggap mencerminkan peran orang tua yang ideal di lingkungan kerja anak-anak dan remaja, khususnya di industri hiburan. Ia tidak memilih diam, tidak mengabaikan, dan tidak menormalisasi kondisi yang mencurigakan. Sebaliknya, ia hadir sebagai figur dewasa yang memberikan rasa aman tanpa tekanan atau penghakiman.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI