Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas

Vania Rossa

Rabu, 21 Januari 2026 | 23:08 WIB
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
Shandy Purnamasari dan Gilang W Pramana di perayaan HUT ke-7 KOSMESIA. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • KOSMESIA meresmikan Coaching and Development Centre untuk UMKM kosmetik di Surabaya guna mengatasi tantangan standar dan regulasi.
  • Pusat pembinaan ini bermitra dengan BPOM untuk membekali UMKM agar produknya aman, bermutu, dan siap bersaing di pasar global.
  • KOSMESIA memperkenalkan inovasi teknologi seperti AI Beauty Advisor, mendapat pengakuan MURI atas implementasi teknologi tersebut.

Suara.com - Industri kecantikan Indonesia tak lagi hanya soal tren warna lipstik atau formula terbaru. Di balik rak-rak cantik dan kemasan estetik, ada ribuan pelaku UMKM kosmetik yang berjuang menjadikan mimpi mereka nyata—menciptakan produk yang aman, bermutu, dan diakui pasar.

Namun, mimpi besar sering kali terbentur satu hal krusial: standar.

Inilah realitas yang ingin dijawab KOSMESIA, pabrik maklon kosmetik di bawah naungan J99 Corp, saat merayakan ulang tahunnya yang ke-7. Alih-alih sekadar selebrasi, KOSMESIA memilih meresmikan Coaching and Development Centre UMKM Kosmetik di fasilitasnya di kawasan SIER, Surabaya—sebuah ruang belajar dan bertumbuh bagi pelaku usaha kosmetik lokal.

UMKM Kosmetik: Potensi Besar, Tantangan Nyata

Tak bisa dipungkiri, UMKM kosmetik Indonesia punya kreativitas dan pasar yang kuat. Namun untuk melangkah lebih jauh, banyak yang masih tertahan oleh tantangan teknis: regulasi BPOM, konsistensi kualitas, hingga pemahaman proses produksi yang sesuai standar.

Melalui pusat pembinaan ini, KOSMESIA mengambil peran sebagai “orang tua angkat” bagi UMKM kosmetik—bukan hanya sebagai mitra produksi, tetapi juga pendamping perjalanan usaha dari awal hingga siap bersaing.

Founder KOSMESIA, Shandy Purnamasari, memaknai usia tujuh tahun perusahaan sebagai fase kedewasaan. Sebuah fase di mana pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan dampak.

Pendampingan yang diberikan pun bersifat praktis dan berkelanjutan: membantu UMKM meningkatkan standar produk, memahami regulasi, dan membangun bisnis kosmetik yang tidak hanya laku di pasar, tetapi juga aman dan bertanggung jawab.

Ketika Standar Bukan Lagi Hambatan, Tapi Tiket Masuk Pasar Global

baca juga

Dalam inisiatif ini, KOSMESIA menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini menjadi jembatan penting agar UMKM tak hanya kreatif, tetapi juga patuh regulasi.

Melalui edukasi dan pembinaan, UMKM kosmetik diharapkan mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, patuh standar, dan siap bersaing di pasar nasional maupun internasional—tanpa harus kehilangan identitas lokalnya.

Pendekatan ini menegaskan bahwa standar bukan penghalang kreativitas, melainkan fondasi untuk bertumbuh lebih jauh.

Inovasi yang Membumi, Teknologi yang Membantu

Seiring perayaan HUT ke-7, KOSMESIA juga memperkenalkan berbagai inovasi—mulai dari platform promosi berbasis live shopping, layanan kolaborasi event dan workshop, hingga pengembangan produk kosmetik dengan teknologi mutakhir seperti PDRN dan exosome.

Yang menarik, teknologi kecerdasan buatan juga dihadirkan melalui AI Beauty Advisor, sebuah layanan konsultasi maklon berbasis AI yang dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami kebutuhan produk dan pasar dengan lebih cepat dan terarah.

Inovasi ini membuat teknologi yang selama ini terasa “mahal dan jauh” menjadi lebih inklusif bagi UMKM.

Diakui Nasional, Tapi Berpijak pada Dampak

Komitmen KOSMESIA dalam menggabungkan teknologi dan pemberdayaan UMKM mendapat pengakuan nasional melalui dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), sebagai pabrik maklon kosmetik pertama di Indonesia yang mengimplementasikan AI Beauty Advisor dan AI Advisor Factory Excellence.

Namun bagi KOSMESIA dan J99 Corp, pencapaian ini bukan tujuan akhir. Seperti yang disampaikan CEO J99 Corp, Ganesya Widya Pradana, pertumbuhan industri kosmetik nasional hanya akan berkelanjutan jika UMKM di dalamnya ikut naik kelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Admin Fee Toko Online di E-Commerce Bakal Diatur Pemerintah

Siap-siap! Admin Fee Toko Online di E-Commerce Bakal Diatur Pemerintah

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:59 WIB

Cushion Vs Foundation, Mana yang Lebih Baik? Ini Rekomendasi untuk Makeup Flawless

Cushion Vs Foundation, Mana yang Lebih Baik? Ini Rekomendasi untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 18:50 WIB

Ketika Dapur Rumahan Ingin Naik Kelas: Cerita UMKM yang Siap Bertumbuh

Ketika Dapur Rumahan Ingin Naik Kelas: Cerita UMKM yang Siap Bertumbuh

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 18:17 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×