Mengalami Peningkatan, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Nipah

Yasinta Rahmawati

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:17 WIB
Mengalami Peningkatan, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Nipah
Ilustrasi Cara Melindungi Diri dari Virus Nipah (Freepik)

Sementara itu, penularan antarmanusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita, seperti droplet, darah, dan urine.

Berikut ini adalah orang-orang yang termasuk dalam kelompok berisiko tinggi tertular virus Nipah:

1. Orang yang mengonsumsi makanan seperti daging, buah yang terkontaminasi virus Nipah, nira mentah dan belum difermentasi.

2. Orang yang memiliki riwayat bepergian ke tempat yang sedang mewabah virus Nipah

3. Orang yang telah terpapar cairan tubuh dari hewan ataupun orang yang terinfeksi, termasuk liur yang dikeluarkan ketika batuk atau bersin, darah, kotoran atau urine.

4. Orang yang melakukan kontak fisik dengan hewan atau orang yang terinfeksi virus Nipah.

5. Pemanjat pohon yang menjadi tempat kelelawar buah tinggal, misalnya pohon nira, juga diketahui berisiko tertular virus Nipah.

Ciri-ciri Virus Nipah

Dikutip dari laman resmi Badan Keamanan Kesehatan Inggris, berikut ini adalah ciri-ciri seseorang telah terinfeksi virus Nipah

1. Masa Inkubasi: 4–21 hari

Waktu sseorang terinfeksi sampai munculnya gejala umumnya terjadi antara 4 hingga 21 hari, namun di beberapa orang bisa lebih lama.

2. Gejala Awal Mirip Flu

Orang yang terinfeksi akan lebih sering mengalami demam mendadak, sakit tenggorokan, nyeri otot, lemas dan sakit kepala. Gejala tersebut membuat penderita awalnya tampak seperti sakit flu biasa.

3. Masalah Pernapasan

Joka virus Nipah mulai menyerang pernapasan, maka penderita bisa mengalami pneumonia atau kesulitan bernapas. Bahkan masalah pernapasan ini bisa terjadi sebelum virus menjangkit area pernapasan.

4. Ensefalitis atau Meningitis

Komplikasi serius menyebabkan radang otak (ensefalitis) atau selaput otak (meningitis).

Umumnya, gejala ini muncul 3–21 hari setelah penderita mengalami gejala awal, dan sangat berbahaya lantaran tingkat kematiannya tinggi. 

5. Gangguan Saraf Jangka Panjang

Bagi seseorang yang selamat dari virus Nipah, bisa saja mengalami masalah saraf permanen, seperti kejang terus-menerus, kesulitan bergerak, ataupun perubahan kepribadian.

7. Reaktivasi Virus (Jarang Terjadi)

Pada kasus yang sangat jarang terjadi, Virus Nipah biss aktif kembali beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun usai infeksi awal, dan dapat menyebabkan penyakit baru.

Cara Melindungi Diri dari Virus Nipah

Karena belum ada vaksin atau pengobatan antivirus spesifik terhadap virus Nipah, pencegahan menjadi satu-satunya senjata utama.

Berikut ini langkah-langkah efektif untuk melindungi diri dari virus Nipah berdasarkan rekomendasi WHO, CDC, dan Kementerian Kesehatan RI:

1. Hindari kontak dengan reservoir utama

Jangan mendekati atau menangkap kelelawar buah, gua kelelawar, ataupun kotorannya. Hindari kontak langsung dengan babi atau hewan ternak yang sedang sakit di daerah endemik. Jangan kontak fisik dengan orang yang terkena virus Nipah.

2. Pastikan makanan aman sebelum dikonsumsi

Cuci dan kupas buah secara bersih sebelum dimakan. Hindari mengonsumsi buah bekas gigitan hewan atau yang jatuh dari pohon di area kelelawar hidup.

Jangan mengonsumsi air nira mentah (toddy) atau produk fermentasi yang dicurigai terpapar kelelawar. Masak daging hewan hingga matang sempurna.

3. Praktik hidup higienis dan perlindungan diri

Cuci tangan secara rutin menggunakan sabun dan air mengalir, terutama usai melakukan kontak dengan hewan atau area berisiko.

Jangan lupa pakai alat pelindung diri (masker, sarung tangan, APD) bagi petugas kesehatan atau orang yang sedang merawat pasien suspek. Terapkan etika batuk/bersin (tutup mulut menggunakan tisu atau siku) terutama di tempat umum.

4. Waspada saat bepergian

Hindari perjalanan ke wilayah yang sedang mengalami wabah virus Nipah (terutama West Bengal, India). Jika baru pulang dari wilayah berisiko dan langsung muncul gejala, maka segera lakukan isolasi diri dan periksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Demikian tadi ulasan seputar cara melindungi diri dari virus Nipah. Tetap waspada dan jaga diri karena virus ini bisa menjangkit siapa saja.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah

Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:24 WIB

Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya

Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya

Health | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:47 WIB

Apakah Virus Nipah Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medisnya

Apakah Virus Nipah Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medisnya

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:25 WIB

7 Gejala Virus Nipah: Demam, Sakit Kepala hingga Sakit Tenggorokan

7 Gejala Virus Nipah: Demam, Sakit Kepala hingga Sakit Tenggorokan

Health | Kamis, 21 September 2023 | 15:59 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×