Sementara itu, penularan antarmanusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita, seperti droplet, darah, dan urine.
Berikut ini adalah orang-orang yang termasuk dalam kelompok berisiko tinggi tertular virus Nipah:
1. Orang yang mengonsumsi makanan seperti daging, buah yang terkontaminasi virus Nipah, nira mentah dan belum difermentasi.
2. Orang yang memiliki riwayat bepergian ke tempat yang sedang mewabah virus Nipah
3. Orang yang telah terpapar cairan tubuh dari hewan ataupun orang yang terinfeksi, termasuk liur yang dikeluarkan ketika batuk atau bersin, darah, kotoran atau urine.
4. Orang yang melakukan kontak fisik dengan hewan atau orang yang terinfeksi virus Nipah.
5. Pemanjat pohon yang menjadi tempat kelelawar buah tinggal, misalnya pohon nira, juga diketahui berisiko tertular virus Nipah.
Ciri-ciri Virus Nipah
Dikutip dari laman resmi Badan Keamanan Kesehatan Inggris, berikut ini adalah ciri-ciri seseorang telah terinfeksi virus Nipah
1. Masa Inkubasi: 4–21 hari
Waktu sseorang terinfeksi sampai munculnya gejala umumnya terjadi antara 4 hingga 21 hari, namun di beberapa orang bisa lebih lama.
2. Gejala Awal Mirip Flu
Orang yang terinfeksi akan lebih sering mengalami demam mendadak, sakit tenggorokan, nyeri otot, lemas dan sakit kepala. Gejala tersebut membuat penderita awalnya tampak seperti sakit flu biasa.
3. Masalah Pernapasan
Joka virus Nipah mulai menyerang pernapasan, maka penderita bisa mengalami pneumonia atau kesulitan bernapas. Bahkan masalah pernapasan ini bisa terjadi sebelum virus menjangkit area pernapasan.