7 Gejala Virus Nipah: Demam, Sakit Kepala hingga Sakit Tenggorokan

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 21 September 2023 | 15:59 WIB
7 Gejala Virus Nipah: Demam, Sakit Kepala hingga Sakit Tenggorokan
Ilustrasi Gejala Virus Nipah (freepick)

Suara.com - Virus Nipah (NiV) adalah virus yang menyebar antara hewan dan manusia (virus zoonosis). Ini menyebar terutama melalui kelelawar buah (juga disebut rubah terbang) tetapi juga dapat menyebar melalui babi dan hewan lain seperti kambing, kuda, anjing atau kucing. Lantas apa saja gejala virus nipah?

Kita ketahui dulu cara virus ini menyebar. Virus nipah menyebar ketika orang atau hewan memiliki kontak dengan cairan tubuh (darah, kotoran, kencing atau air liur) dari hewan yang terinfeksi. Selain itu, virus ini juga dapat menyebar ketika orang makan makanan yang telah terkontaminasi oleh hewan yang terinfeksi.

Penyebaran juga dapat terjadi jika orang-orang berada dalam kontak dekat dengan seseorang yang memiliki virus nipah, biasanya saat merawat mereka.

Cara terbaik untuk menghindari virus nipah adalah menghindari paparan hewan yang sakit (terutama kelelawar dan babi). Salah satunya termasuk menghindari produk makanan yang dapat terkontaminasi oleh hewan yang terinfeksi seperti getah kurma mentah atau buah.

Karena virus dapat menyebar dari orang ke orang melalui cairan tubuh. Kamu harus menghindari atau mengambil tindakan pencegahan ketika mendekati siapa pun dengan virus nipah.

Virus nipah dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat termasuk ensefalitis (infeksi otak) dan kematian. Tidak ada obat atau vaksin untuk mengobatinya. Mengelola gejala virus nipah adalah satu-satunya cara untuk mengobati virus nipah.

Mencegah virus nipah melibatkan langkah-langkah pengendalian infeksi seperti peralatan pelindung dan permukaan desinfektan, serta menghindari hewan yang sakit atau daerah dengan wabah virus nipah yang diketahui.

Dimana virus nipah ditemukan?

Wabah virus Nipah terjadi hampir setiap tahun di beberapa bagian Asia, terutama Bangladesh dan India. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1999 ketika menyebabkan 100 kematian di Malaysia dan Singapura.

Lebih dari 1 juta babi dibunuh karena virus, yang memiliki dampak ekonomi besar pada berbagai negara pengekspor daging babi. Sejak 1999, ada sekitar 20 wabah tambahan.

Kita harus mengambil tindakan pencegahan ekstra saat bepergian ke negara-negara yang rentan terhadap wabah virus nipah seperti Bangladesh, Malaysia, Singapura atau India. Daerah lain seperti Kamboja, Indonesia, Madagaskar, Filipina dan Thailand juga rentan terhadap virus karena spesies kelelawar yang menyebarkan virus nipah dapat ditemukan di negara-negara ini.

Gejala virus nipah

Supaya kamu bisa mengatasinya, kamu harus tahu gejala virus nipah. Gejala awal virus nipah antara lain:

1. Demam
2. Sakit kepala
3. Kesulitan bernapas
4. Batuk dan sakit tenggorokan
5. Diare
6. Muntah
7.Nyeri otot

Kemunculan gejala virus nipah biasanya dimulai dalam waktu empat sampai 14 hari setelah terpapar virus. Umumnya akan mengalami demam atau sakit kepala terlebih dahulu. Kemudian berkembang menjadi masalah pernapasan seperti batuk dan kesulitan bernapas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Virus Nipah: Bagaimana Gejalanya, Penularan dan Apakah Bisa Masuk Indonesia?

Mengenal Virus Nipah: Bagaimana Gejalanya, Penularan dan Apakah Bisa Masuk Indonesia?

Video | Kamis, 21 September 2023 | 11:00 WIB

Mengenal Virus Nipah: Cara Penularan, Tingkat Kematian, dan Potensi Menjadi Pandemi

Mengenal Virus Nipah: Cara Penularan, Tingkat Kematian, dan Potensi Menjadi Pandemi

Health | Rabu, 20 September 2023 | 17:32 WIB

Mengenal Virus Nipah: Penyebab, Gejala, Cara Penularan dan Pengobatan

Mengenal Virus Nipah: Penyebab, Gejala, Cara Penularan dan Pengobatan

News | Selasa, 19 September 2023 | 08:12 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB