Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?

Kamis, 05 Februari 2026 | 20:40 WIB
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Apa? (X/@Fountaine30)

Suara.com - Perilisan dokumen Epstein Files terbaru oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) memicu perhatian global. Publikasi itu dilakukan pada Jumat (30/1/2026), dengan total arsip yang di perlihatkan ke publik mencapai sekitar tiga juta halaman, dengan lebih dari 180.000 gambar dan sekitar 2.000 video.

Sorotan pun makin menguat usai kata kunci Indonesia ditemukan sebanyak 902 kali. Meski angka tersebut tampak sensasional, namun, tujuannya jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar tuduhan atau keterlibatan skandal yang telah dilakukan oleh Jeffrey Epstein.

Melalui fakta terkini, terungkap bahwa simulasi akan adanya pandemi Covid-19 muncul tiga tahun sebelum kejadian. Salah satu pulau di Indonesia yaitu Bali juga disebut-sebut, termasuk keluarga konglomerat Rothschild sampai Hitler.

Diketahui, Jeffrey Epstein sudah dihukum pada tahun 2008 setelah meminta berhubungan seks dengan seorang gadis berusia 14 tahun. Pada 2019, Epstein dinyatakan meninggal di dalam oenjara lantaran bunuh diri.

Miliader ini ditemukan tewas di dalam sel penjara Kota New York pada Agustus ketika menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks terhadap anak usia dini. Meski demikian, hingga kini kematiannya masih penuh kontroversi

Dilansir dari berbagai sumber, sejumlah berkas Epstein Files memuat nama tokoh masyarakat Indonesia, termasuk pejabat dan pengusaha. Meski begitu, kemunculan nama-nama Warga Negara Indonesia tersebut tidak memicu polemik seperti yang terjadi di AS, Inggris, dan sejumlah negara lainnya.

Konteks Penyebutan Indonesia dalam Epstein Files

Hingga kini, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan secara langsung, figur-figur Indonesia dengan kejahatan seksual yang dilakukan oleh Epstein. Diketahui bahwa, isi pembahasan dalam berkas tentang Indonesia sangat beragam, mulai dari pengiriman barang, invoice, pekerjaan di bidang properti, pergerakan politik dan berbagai lampiran administratif lainnya yang berkaitan dengan aktivitas ke AS.

Penyebutan nama Indonesia pun terbagi di banyak jenis dokumen dan tidak terpusat pada satu isu kriminal atau skandal tertentu. Rata-rata rujukan bersifat administratif, analitis, serta kontekstual. Dengan begitu, penyebutan Indonesia sebanyak 902 lebih mencerminkan masifnya cakupan arsip Epstein Files.

Nama Indonesia Muncul dalam Laporan Perbankan Global

Di sektor ekonomi, Indonesia sering disinggung dalam laporan perbankan global. Seperti laporan Deutsche Bank tahun 2014, yang mencantumkan negara Indonesia dalam tabel perbandingan di sektor pasar negara berkembang bersama dengan negara lain yaitu Brasil, India, dan Turki.

Baca Juga: Kenapa Jeffrey Epstein Disebut Mata-Mata Israel? Diduga Punya Koneksi dengan Sosok Ini

Dokumen tersebut diciptakam digunakan sebagai bahan briefing internal lalu masuk ke arsip penyidikan. Pasalnya, berkas sudah menjadi bagian dari korespondensi keuangan sektor elite internasional.

Hal yang serupa juga tampak dalam laporan JP Morgan (2014) yang membahas mengenai alokasi aset global dan kondisi ekonomi Indonesia usai pelaksanaan pemilu kala itu. Salah satu kutipan dalam dokumen menyatakan, bahwa peristiwa politik sangat penting di pasar negara berkembang.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, Indonesia dalam konteks ini, muncul hanya sebagai variabel analisis ekonomi globa dan bukan jadi objek penyelidikan kriminal.

Pantauan Situasi Terkini di Indonesia

Tak hanya ekonomi, Indonesia juga muncul dalam kliping media internasional yang memang dikumpulkan oleh penyidik sebagai bahan kontekstual. Kliping itu memuat laporan tentang pandemi Covid-19 dan dinamika politik Asia Tenggara. Tak sedikit juga kegiatan bersifat teknis, seperti catatan logistik, faktur pengiriman barang, surat-menyurat administratif lintas negara.

Bali Berulang Disebut dalam File Dokumentaai Perjalanan Asia Tenggara

Dalam berkas yang memiliki label EFTA00004477 beejudul Clinton Far East, ada puluhan foto dengan nama file “Bali09.JPG” sampai “Bali50.JPG”. Foto-foto yang dipublikasikan itu menampilkan pantai, pura, kolam renang resor, paviliun terbuka, hingga sejumlah interaksi dengan warga lokal pada awal tahun 2000-an.

Dalam berkas lain, berkode EFTA00129111, ditemukan foto seorang perempuan yang memuat keterangan “Sebelum latihan kelompok di Bali.” Lokasi hingga konteks aktivitas yang dilakukan disensor, sehingga sampai saat ini maknanya tidak bisa dipastikan.

Otoritas AS pun belum mengaitkan antara gambar-gambar di pulau Bali dengan kejahatan seksual Epstein. Selain itu, tidak ada bukti langsung yang menunjukkan hubungan antara foto-foto itu dengan kasus pidananya yang masih panas.

Berdasarkan analisa, penyebutan nama Bali sevara berulang kali menunjukkan jika pulau itu tercatat hanya sebagai salah satu destinasi perjalanan dalam katalog visual, bukan pusat perdagangan anak.

Hubungan Nama-Nama Tokoh Indonesia dengan Epstein

Penyebutan sejumlah nama tokoh Indonesia, seperti Hary Tanoesoedibjo dalam laporan FBI hanya berstatus sebagai unclassified tertanggal Oktober 2020. Dalam dokumen, ia disebut sebagai relasi bisnis Donald Trump pada sektor pengembangan properti hotel serta miliarder Indonesia. Sampai sejauh ini, tidak ditemukan tuduhan kriminal yang dilakukannya pada konteks kasus Epstein.

Mengingat Epstein Files berfungsi seperti basis data raksasa lintas sektor yang menggabungkan antara laporan bank, analisis politik, kliping media, korespondensi bisnis, hingga catatan perjalanan. Sehingga bukan tidak mungkin, negata dengan peran signifikan dalam ekonomi global, seperti Indonesia, sudah pasti akan tercatat di dalamnya.

Penyebuta hingga ratusan kali justru menggambarkan posisi Indonesia dalam ekonomi dunia serta jejaring informasi internasional. Indonesia pun tidak terbukti terlibat dalam kejahatan Jeffrey Epstein.

Meski begitu, fakta yang terupkap kalo ini tetap dinilai strategis. Pasalnya, arsip ini menggambarkan bagaimana arsip global bisa menyatukan data netral dan sensitif dalam satu file. Selain itu, menjadi pengingat penting agar berhati-hati rwlam membaca dokumen berskala internasional.

Meluasnya sorotan global, peneliti dan organisasi masyarakat sipil mendesak pemerintah AS untuk mampublikasikan Epstein Files secara lebih utuh tanpa harus menggunakan sensor berlebihan. Terlebih  pada pihak-pihak yang mempunyai keterkaitan langsung dengan kejahatan yang dilakukan Epstein.

Demikian tadi jawaban seputar Indonesia disebut 902 kali dalam Epstein Files, ada apa? Sampai sejauh ini, Indonesia tidak  terbukti terlibat apapun dalam kasus Epstein.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI