Suara.com - Bukan hanya pekerja, pensiunan PNS dan aparatur negara lainnya juga berhak mendapatkan tunjangan hari raya atau THR. Lantas kapan THR pensiunan 2026 cair?
Seperti skema tahun-tahun sebelumnya, THR biasanya bakal cair maksimal 10 hari jelang Idulfitri. Maka, jika Lebaran 2026 jatuh pada 19 Maret 2026 maka THR akan cair maksimal pada 9 Maret.
Bagi para pensiunan, menikmati uang THR adalah sebuah kemewahan, terlebih jika kebutuhan hidup sudah jauh berkurang: tidak ada cicilan, sudah memiliki rumah dan kendaraan.
Kendati demikian, bukan berarti Anda tak perlu memanfaatkan uang THR secara bijaksana. Berikut adalah lima tips agar Anda tetap bisa mengelola uang Lebaran 2026 dengan bijaksana.
1. Prioritaskan Kebutuhan Pokok dan Biaya Kesehatan
Langkah paling penting dalam mengelola THR adalah menentukan skala prioritas. Bagi pensiunan, kebutuhan pokok seperti bahan pangan, listrik, air, dan kebutuhan rumah tangga lainnya sebaiknya menjadi alokasi utama.
Selain itu, biaya kesehatan perlu mendapat perhatian khusus. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan medis biasanya meningkat, baik untuk pembelian obat rutin, pemeriksaan kesehatan berkala, maupun biaya kontrol ke fasilitas kesehatan.
Menggunakan sebagian THR untuk menopang kebutuhan ini akan membantu menjaga stabilitas keuangan dan memberikan rasa aman, terutama jika terjadi kondisi kesehatan yang tidak terduga.
2. Susun Anggaran Khusus untuk Dana THR
Meskipun THR bersifat dana tambahan, pengelolaannya tetap perlu perencanaan yang jelas. Para pensiunan disarankan membuat anggaran khusus agar penggunaan THR tidak bercampur dengan dana bulanan.
Dalam anggaran tersebut, tentukan pos-pos pengeluaran seperti kebutuhan Lebaran, makanan khas hari raya, transportasi untuk silaturahmi, serta kebutuhan sosial.
Dengan adanya anggaran yang terstruktur, pengeluaran dapat dikendalikan dengan lebih baik dan menghindarkan pensiunan dari pemborosan yang sering terjadi akibat euforia menyambut hari raya.
3. Sisihkan Sebagian untuk Dana Darurat atau Tabungan
Jika kebutuhan utama telah terpenuhi, menyisihkan sebagian THR untuk dana darurat atau tabungan merupakan langkah bijak.
Dana darurat sangat penting bagi pensiunan karena dapat digunakan sewaktu-waktu saat menghadapi situasi mendesak, seperti kebutuhan kesehatan atau perbaikan rumah.