Puasa Setengah Hari Apakah Sah? Ini Penjelasan Berdasarkan Al-Quran dan Hadis

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 23 Februari 2026 | 11:05 WIB
Puasa Setengah Hari Apakah Sah? Ini Penjelasan Berdasarkan Al-Quran dan Hadis
Puasa Setengah Hari Apakah Sah (freepik)

Hukum Puasa Setengah Hari

Mengajarkan puasa kepada anak merupakan bagian dari pendidikan ibadah. Dalam buku Madrasah Ramadhan karya Dr. ‘Aidh al-Qarni dijelaskan bahwa anak yang belum baligh tidak wajib berpuasa, tetapi boleh dilatih.

Karena itu, praktik puasa setengah hari untuk anak-anak diperbolehkan sebagai bentuk pembiasaan. Mereka tidak berdosa jika tidak menyempurnakan puasa hingga magrib, karena memang belum wajib.

Sebagian riwayat menyebutkan bahwa para sahabat dahulu melatih anak-anak mereka berpuasa. Namun, hal itu bukan berarti puasa diwajibkan atas anak kecil, melainkan sebagai sarana pendidikan agar terbiasa ketika sudah baligh.

Jadi, dalam konteks anak-anak, puasa setengah hari sah sebagai latihan, meski belum terhitung sebagai kewajiban penuh. Berbeda halnya dengan orang yang sudah baligh, berakal, dan mampu. Bagi mereka, puasa Ramadan harus dilakukan secara penuh sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Jika orang dewasa sengaja hanya berpuasa setengah hari tanpa alasan syar’i, maka puasanya tidak sah dan dianggap meninggalkan kewajiban. Puasa Ramadan bukan ibadah yang bisa dilakukan setengah-setengah bagi mereka yang telah memenuhi syarat wajib. Puasa dimulai sejak terbit fajar (subuh) hingga magrib. Jika seseorang makan atau minum di tengah hari tanpa uzur, maka puasanya batal.

Adapun kelompok yang diperbolehkan tidak berpuasa adalah mereka yang memiliki alasan yang dibenarkan syariat, seperti sakit atau sedang dalam perjalanan (musafir).

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila seorang hamba sakit atau musafir, niscaya Allah SWT akan tetapkan baginya pahala seumpama pahala yang ia lakukan ketika sehat lagi tidak musafir.” (HR. Bukhari)

Bagi orang sakit atau musafir, ada keringanan untuk mengganti puasa di hari lain. Namun, ini berbeda dengan sengaja membuat konsep puasa setengah hari tanpa dasar syariat.

baca juga

Sahur dilakukan sebelum terbit fajar. Jika makan setelah waktu subuh, maka puasa belum sah dimulai. Konsep puasa yang tidak mengikuti ketentuan syariat berpotensi menjadikan ibadah tersebut tidak sah.

Demikian itu hukum puasa setengah hari. Puasa setengah hari sah dilakukan hanya oleh anak yang belum baligh sebagai latihan. Jika dilakukan oleh orang dewasa tanpa alasan syar’i, maka puasa setengah hari tidak sah dan dianggap meninggalkan kewajiban puasa Ramadan. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BCA Tutup Jam Berapa Selama Ramadan 2026? Ini Jadwal Operasionalnya

BCA Tutup Jam Berapa Selama Ramadan 2026? Ini Jadwal Operasionalnya

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 07:31 WIB

Kapan Batas Waktu untuk Sahur? Pahami agar Puasa Tetap Sah

Kapan Batas Waktu untuk Sahur? Pahami agar Puasa Tetap Sah

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 07:35 WIB

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×