Hati-hati, 5 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Kembali untuk Menu Sahur

Yasinta Rahmawati

Senin, 23 Februari 2026 | 13:32 WIB
Hati-hati, 5 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Kembali untuk Menu Sahur
Ilustrasi sup ayam. (Freepik/jcomp)
baca 10 detik
  • Menu sahur identik dengan yang praktis
  • Tak heran banyak yang memilih memanaskan ulang makanan sisa buka puasa.
  • Namun tak semua jenis makanan aman dipanaskan kembali.

Suara.com - Demi kepraktisan, memanaskan kembali sisa makanan dari waktu berbuka puasa (Iftar) seringkali menjadi solusi untuk menu sahur.

Namun perlu diketahui, tidak semua makanan aman untuk dipanaskan ulang.

Beberapa jenis makanan justru dapat mengalami perubahan struktur kimia, kehilangan nutrisi, hingga memicu pertumbuhan bakteri berbahaya jika dipanaskan lagi.

Alih-alih memberikan energi untuk berpuasa, salah memilih menu sahur justru bisa memicu gangguan pencernaan atau keracunan makanan.

Berikut adalah daftar jenis makanan yang sebaiknya tidak Anda panaskan kembali untuk menu sahur, lengkap dengan penjelasan ilmiahnya.

1. Bayam dan Kangkung

Bayam dan kangkung adalah sumber zat besi dan nitrat yang baik. Namun, sayuran ini sangat sensitif terhadap panas berulang.

Memanaskan kembali bayam dapat mengubah kandungan nitrat di dalamnya menjadi nitrit, dan kemudian menjadi nitrosamin.

Cah kangkung telur puyuh. [Gemini Ai]
Cah kangkung telur puyuh. [Gemini Ai]

Menurut laporan dari Center for Food Safety, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi nitrit yang berlebihan dapat berisiko bagi kesehatan.

Pasalnya jika terlalu banyak, dapat mengganggu kemampuan darah membawa oksigen.

baca juga

Selain risiko kimiawi, memanaskan sayuran hijau berulang kali akan merusak tekstur dan menghilangkan kandungan vitamin C serta folat yang sangat dibutuhkan tubuh saat berpuasa.

Sebaiknya masak sayuran hijau dalam porsi sekali habis atau konsumsi dalam keadaan dingin jika memang harus disimpan.

2. Nasi 

Mungkin ini yang paling mengejutkan, karena nasi adalah makanan pokok yang paling sering dipanaskan.

Masalah utama pada nasi sebenarnya bukan pada proses pemanasannya, melainkan cara penyimpanannya sebelum dipanaskan.

Melansir dari laman kesehatan resmi National Health Service, nasi yang dibiarkan di suhu ruangan terlalu lama dapat memicu pertumbuhan spora Bacillus cereus.

Bakteri ini menghasilkan toksin yang tidak akan mati meskipun nasi dipanaskan kembali pada suhu tinggi. Gejalanya bisa berupa muntah dan diare, yang tentu akan sangat menyiksa jika terjadi saat Anda sedang berpuasa.

Jika ingin menyimpan nasi untuk sahur, segera masukkan ke kulkas setelah nasi dingin, dan pastikan hanya memanaskannya satu kali saja.

3. Ayam dan Protein Tinggi

Ayam adalah primadona menu sahur karena kandungan proteinnya yang mengenyangkan.

Namun, protein dalam ayam dapat mengalami denaturasi atau perubahan struktur jika dipanaskan untuk kedua kalinya setelah disimpan di lemari es dalam waktu lama.

Mengutip panduan keamanan pangan dari Food Standards Agency, pemanasan ulang yang tidak merata pada ayam dapat menyisakan titik-titik dingin yang menjadi tempat bakteri Salmonella bertahan hidup.

Selain itu, perubahan komposisi protein pada ayam yang dipanaskan kembali seringkali menyebabkan masalah pencernaan bagi mereka yang memiliki lambung sensitif.

Jika harus memanaskan ayam, gunakan api kecil dan pastikan panasnya merata hingga ke bagian terdalam daging, atau konsumsi ayam dalam kondisi suhu ruang jika sudah matang sempurna.

Ilustrasi Resep Ayam Kecap. [Google Gemini]
Ayam Kecap. [Google Gemini]

4. Telur

Telur, baik itu telur rebus maupun telur dadar, adalah sumber protein instan. Namun, memanaskan kembali telur yang sudah matang pada suhu tinggi dapat mengubahnya menjadi racun bagi sistem pencernaan.

Tekstur telur akan menjadi karet dan kandungan nitrogen di dalamnya dapat teroksidasi, yang berpotensi memicu gangguan metabolisme.

5. Jamur

Jamur memiliki kandungan protein dan mineral yang sangat rentan terhadap serangan mikroorganisme. Begitu jamur dimasak dan disimpan, protein di dalamnya mulai hancur oleh enzim dan bakteri.

Jika dipanaskan kembali, perubahan komposisi protein ini dapat menyebabkan sakit perut yang hebat dan kembung.

Kepraktisan saat sahur memang penting, namun kesehatan adalah prioritas utama.

Hindari memanaskan kembali bayam, nasi yang salah simpan, ayam, telur, dan jamur untuk menghindari risiko gangguan kesehatan di tengah menjalankan ibadah puasa.

Dengan pemilihan menu sahur yang tepat, tubuh akan tetap bugar dan ibadah puasa pun berjalan lancar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Resep Sahur Sehat Anti Lemas agar Puasa Tetap Berenergi Seharian

5 Resep Sahur Sehat Anti Lemas agar Puasa Tetap Berenergi Seharian

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 11:05 WIB

Ingin Kulit Glowing Saat Lebaran? Ini 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Menurut Dokter

Ingin Kulit Glowing Saat Lebaran? Ini 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Menurut Dokter

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 11:06 WIB

5 Rekomendasi Takjil Buka Puasa Selain Gorengan, Perut Tak Gampang Begah

5 Rekomendasi Takjil Buka Puasa Selain Gorengan, Perut Tak Gampang Begah

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 04:13 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

News | Senin, 14 September 2026 | 11:15 WIB

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

News | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 11:13 WIB

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

News | Senin, 14 September 2026 | 11:07 WIB

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

News | Senin, 14 September 2026 | 11:01 WIB

×