Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film

Ruth Meliana

Selasa, 24 Februari 2026 | 16:14 WIB
Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film
ilustrasi pelecehan seksual (freepik)
baca 10 detik
  • Kasus pelecehan seksual di industri film Tanah Air kembali terjadi.
  • Kali ini, seorang sutradara diduga melakukan pelecehan seksual berkedok casting film.
  • Korban sendiri masih minor, atau anak di bawah umur.

Suara.com - Kasus pelecehan seksual di industri film Indonesia kembali mencuat. Ini setelah seorang remaja berusia 17 tahun, yang menggunakan nama inisial A di akun X, berani membagikan pengalamannya.

Kejadian ini diduga melibatkan seorang sutradara berinisial E, yang memanfaatkan proses casting film sebagai kedok untuk melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap korban yang masih minor.

Berdasarkan utas yang dibagikan oleh akun @/HabisNontonFilm pada 23 Februari 2026, kronologi ini menyoroti betapa rentannya calon aktor muda terhadap eksploitasi di balik janji karier di dunia hiburan.

Semuanya bermula dari pengumuman open casting untuk sebuah proyek film thriller yang dipromosikan melalui Instagram oleh sebuah agensi talenta.

Korban, yang tertarik, mengirimkan comcard (composite card) melalui WhatsApp ke nomor yang tercantum. Namun, yang menghubunginya bukan tim casting agensi, melainkan sutradara E sendiri.

Proses casting di lokasi berjalan lancar, dengan semua peserta diperlakukan baik hingga selesai. Tak lama setelah itu, korban mendapat telepon dari E yang menyatakan bahwa ia lolos casting.

Sayangnya, peran yang ditawarkan bersifat sensual, meskipun korban jelas-jelas masih di bawah umur.

Kemudian, komunikasi berlanjut melalui WhatsApp, di mana E mulai meminta foto-foto dengan pose tertentu yang semakin tidak wajar.

Dari screenshot chat yang dibagikan, E meminta korban berfoto mengenakan celana pendek atau rok pendek, dengan kaki sedikit dibuka lebar, tangan di angkat ke atas, dan bahkan mulut diikat dengan kain.

baca juga

Sang sutradara juga menyarankan menggunakan timer untuk foto pose tangan tertentu, sambil menyertakan contoh dari video atau gambar yang ambigu.

Permintaan ini disertai dalih sebagai "referensi" untuk peran film, tapi jelas-jelas mengarah pada konten seksual.

Lebih parah lagi, E mengirimkan video porno sebagai bahan acuan dan menawarkan uang tunai untuk adegan-adegan intim, seperti cium pipi dan leher sebesar Rp250.000, cium ketiak Rp500.000, hingga pegang paha dan tindakan lebih eksplisit lainnya.

Korban merasa semakin tidak nyaman dan memutuskan untuk mundur dari proyek tersebut, terutama karena tidak ada kontrak resmi yang mengikat.

Namun, E justru melakukan gaslighting, memanipulasi korban dengan kata-kata yang membuatnya merasa bersalah atau berlebihan.

Korban akhirnya memilih speak up melalui utas panjang di X pada 21 Februari 2026, yang kemudian dirangkum dan disebarkan lebih luas oleh @HabisNontonFilm.

Dalam rangkuman tersebut, terungkap bahwa E adalah penulis skenario, sutradara, sekaligus pemeran utama dalam film berjudul Tirai Jagal.

Postingan open casting di akun agensi sudah dihapus, dan akun Instagram E sempat diprivate sebelum akhirnya mengunggah video klarifikasi.

Video klarifikasi dari E, yang diunggah pada 23 Februari 2026, dinilai belum memuaskan karena tidak menjawab secara tuntas tuduhan dari korban.

Ia mengklaim bahwa permintaannya hanyalah bagian dari persiapan peran, tapi banyak netizen menilai itu sebagai pembelaan lemah.

Kasus ini tidak hanya menimpa A. Korban lain juga berbagi pengalaman serupa. Ia mengaku sudah melalui casting, reading, hingga syuting, di mana ia mengalami kejadian aneh, traumatis, dan menjijikkan yang dipendam sendirian.

Korban ini mengapresiasi keberanian A dan menegaskan bahwa E sangat manipulatif, memanfaatkan posisinya sebagai produser.

Reaksi publik di X sangat keras. Banyak yang menyatakan kemarahan, seperti @/callbeys yang mengecam kesalahan ejaan E sebagai simbol ketidakprofesionalan, atau @/pegawaibumc yang menyebut chat-nya "mual" dan mempertanyakan bagaimana orang seperti itu bisa menjadi sutradara.

Akun @fooltearsm bahkan meminta sanksi sosial seberat-beratnya, sambil menyerukan pengawalan korban karena trauma yang dialami pasti berat.

Sementara akun @/HabisNontonFilm menyarankan korban mencari pendampingan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan mengajak siapa pun yang bisa membantu untuk ikut mengawal kasus ini.

Kasus pelecehan seksual ini menjadi pengingat bagi industri film Indonesia tentang pentingnya transparansi dan perlindungan terhadap talenta muda, terutama anak di bawah umur. Tanpa kontrak jelas dan pengawasan ketat, proses casting bisa disalahgunakan oleh oknum yang berkuasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sutradara, Ini Pedofil! Timo Tjahjanto Desak Penjara untuk Pelaku Pelecehan Berkedok Casting

Bukan Sutradara, Ini Pedofil! Timo Tjahjanto Desak Penjara untuk Pelaku Pelecehan Berkedok Casting

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:16 WIB

Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama

Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama

News | Senin, 23 Februari 2026 | 21:34 WIB

Sutradara Terduga Pelaku Pelecehan Berkedok Casting Film Buka Suara

Sutradara Terduga Pelaku Pelecehan Berkedok Casting Film Buka Suara

Entertainment | Senin, 23 Februari 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

×