Karena Tarawih adalah salat sunnah, tata cara penyempurnaannya juga lebih fleksibel dibanding salat wajib. Namun, tetap dianjurkan mengikuti tata tertib salat dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
Dalam praktik umum di Indonesia, Tarawih dikerjakan dua rakaat salam. Jika Anda ketinggalan dua rakaat di set pertama, Anda bisa menggantinya setelah imam salam sebelum mengikuti tarawih berikutnya.
Namun, sebagian ulama juga membolehkan Anda mengikuti set berikutnya terlebih dahulu, lalu mengganti rakaat yang tertinggal di akhir rangkaian Tarawih sebelum Witir. Hal terpenting adalah memastikan jumlah rakaat yang Anda kerjakan sesuai dengan niat awal mengikuti Tarawih malam itu.
Datang terlambat memang membuat kita sedikit panik. Namun, jangan sampai hal itu mengurangi kekhusyukan ibadah. Lebih baik datang lebih awal agar bisa mengikuti salat sejak takbir pertama. Meski demikian, jika terpaksa terlambat dan ketinggalan dua rakaat, Anda tetap bisa menyempurnakannya dengan menambah rakaat setelah imam salam.
Salat Tarawih adalah momentum memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah di bulan Ramadan. Walau demikian, yang terpenting bukan hanya jumlah rakaat, tetapi juga keikhlasan dan kekhusyukan dalam menjalankannya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni