suara mereka

Panduan Zakat Fitrah Anak: Niat, Tata Cara, Besaran dan Cara Bayarnya

Husna Rahmayunita Suara.Com
Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:04 WIB
Panduan Zakat Fitrah Anak: Niat, Tata Cara, Besaran dan Cara Bayarnya
Ketentuan Zakat Fitrah untuk Anak (freepik)

Suara.com - Zakat fitrah adalah salah satu kewajiban yang ditetapkan dalam Islam bagi setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ibadah ini memiliki nilai spiritual yang tinggi, berfungsi menyucikan diri setelah berpuasa serta membantu sesama yang membutuhkan agar mereka juga dapat merayakan hari kemenangan. Tidak hanya orang dewasa, zakat fitrah juga wajib dibayarkan untuk anak-anak yang menjadi tanggungan orang tua atau wali mereka.

Artikel ini akan menjelaskan secara detail tentang besaran zakat fitrah untuk anak, siapa yang wajib membayar, bagaimana niatnya, dan tata cara pelaksanaannya sesuai syariat Islam dan praktiknya di Indonesia.

Apa Itu Zakat Fitrah?

Zakat fitrah (atau fitrana) adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang mampu menjelang akhir bulan Ramadan dan sebelum Salat Idul Fitri. Tujuan utamanya adalah menyucikan orang yang berpuasa dari perkataan atau perbuatan yang mungkin tidak sempurna selama Ramadan, serta memberi bantuan kepada fakir miskin agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.

Besaran Zakat Fitrah (Termasuk untuk Anak-anak)

Syariat Islam mensyaratkan zakat fitrah berupa makanan pokok yang biasa dikonsumsi di wilayah setempat. Di Indonesia, umumnya dihitung setara dengan beras.

  • Takaran tradisional: sekitar 1 saa’ makanan pokok, setara kurang lebih 2,5 kg – 3,5 liter beras per orang.
  • Dalam bentuk uang: banyak lembaga zakat resmi (seperti BAZNAS) menetapkan nominal uang yang setara dengan harga beras tersebut. Untuk tahun 2026, nilai zakat fitrah yang dianjurkan di Indonesia adalah sekitar Rp50.000 per jiwa, tetapi angka ini bisa berbeda menyesuaikan harga beras di setiap daerah.

Anak-anak tetap wajib dizakati. Artinya, setiap Muslim, termasuk bayi dan anak kecil yang menjadi tanggungan, harus dibayarkan zakat fitrahnya. Namun, mereka tidak membayar sendiri, kewajiban itu ditunaikan oleh orang tua atau wali mereka.

Siapa yang Wajib Membayar Zakat Fitrah?

Menurut syariat Islam:

Baca Juga: Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan

  • Zakat fitrah wajib bagi setiap Muslim yang memiliki kelebihan makanan di akhir Ramadan.
  • Ini berlaku untuk semua, baik laki-laki, perempuan, dewasa, maupun anak kecil.
  • Jika seseorang menjadi kepala keluarga atau wali, maka ia wajib membayar zakat fitrah atas nama semua anggota keluarga atau tanggungannya yang Muslim, termasuk anak-anak dan istri.
  • Contoh: Jika seorang ayah memiliki dua anak Muslim, maka ia harus membayar zakat fitrah untuk dirinya sendiri dan untuk masing-masing anak, total tiga zakat fitrah.

Waktu Pembayaran Zakat Fitrah

Waktu pelaksanaan zakat fitrah sangat penting supaya ibadah ini sah menurut syariat:

  • Awal waktu: dapat ditunaikan sejak awal bulan Ramadan.
  • Batas akhir: sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri. Jika dibayar setelah salat, maka zakat fitrah itu berubah status menjadi sedekah biasa, meskipun tetap dianjurkan untuk membayarnya.

Disarankan membayar zakat fitrah beberapa hari sebelum Hari Raya agar penerima dapat memanfaatkannya tepat waktu.

Niat Zakat Fitrah (Termasuk untuk Anak)

Niat dalam zakat fitrah sangat penting sebagai bagian dari syarat sahnya ibadah. Niat bisa diucapkan dalam hati atau dilafalkan saat menyerahkan zakat.

Contoh bacaan niat (untuk diri sendiri): Nawaitu an ukhrija zakatal-fitri an nafsi fardhan lillahi ta‘ala.

Jika zakat dibayarkan untuk orang lain (misalnya anak), niatnya disesuaikan dengan lafaz seperti: … ‘an … fardhan lillahi ta‘ala (menyebut nama orang yang dizakati). Hal ini memastikan bahwa zakat fitrah tersebut ditunaikan atas nama orang yang menjadi tanggungan, termasuk anak-anak.

Tata Cara Membayar Zakat Fitrah

Berikut langkah praktisnya:

  • Hitung jumlah jiwa yang wajib dizakati, termasuk anak-anak.
  • Siapkan zakat fitrah dalam bentuk beras atau uang yang setara.
  • Baca niat dengan penuh keikhlasan.
  • Serahkan pada yang berhak, bisa langsung kepada fakir atau melalui lembaga amil zakat resmi.
  • Pastikan pembayaran dilakukan sebelum Salat Idul Fitri dimulai.

Pembayaran bisa dilakukan secara langsung di masjid atau lembaga zakat, atau melalui kanal online yang disediakan oleh baznas/LAZ terpercaya.

Zakat fitrah adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim yang mampu, baik orang dewasa maupun anak-anak dalam tanggungan orang tua atau wali. Besarnya zakat fitrah biasanya setara dengan 2,5 kg makanan pokok (beras) atau nilai uang yang setara, dan harus dibayarkan sebelum Salat Idul Fitri.

Orang tua atau wali bertanggung jawab membayar zakat fitrah atas nama anak-anak mereka. Dengan memahami ketentuan ini secara benar dan melaksanakannya tepat waktu, zakat fitrah menjadi ibadah yang memberi manfaat spiritual sekaligus sosial kepada umat.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI