Profil dan Kekayaan Bupati Bulungan Syarwani, Viral karena Tampil Merakyat di Pasar

Nur Khotimah

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:04 WIB
Profil dan Kekayaan Bupati Bulungan Syarwani, Viral karena Tampil Merakyat di Pasar
Bupati Bulungan, Syarwani (Domain publik Wikimedia Commons).

Suara.com - Bupati Bulungan, Syarwani memang layak dibilang "lain daripada yang lain" oleh publik.

Adapun di saat para pejabat sekelasnya ramai flexing dan pamer harta kekayaan, Syarwani justru tuai pujian karena tampil merakyat.

Baru-baru ini, publik menuangkan apresiasi dan salut ke Syarwani yang sederhana saat pergi ke pasar bersama istrinya.

Sebuah video viral mempertontonkan Syarwani saat belanja ke pasar bersama sang istri dengan berjalan kaki mengenakan baju layaknya orang biasa tanpa menampilkan kemewahan.

Satu persatu ucapan pujian turut dilontarkan oleh warganet.

"Ini dia contoh pemimpin yang humble," tulis seorang warganet.

Warganet lain juga menilai bahwa kinerja Syarwani juga patut diacungi jempol dan ia serius menjalankan jabatannya sebagai Bupati.

"Selain itu tunjangan guru kabupaten Bulungan tahun 2025 juga naik setelah beliau jadi bupati kembali," tulis warganet lain.

Kekayaan Syarwani akhirnya ikut menjadi sorotan. Tak sedikit publik yang penasaran seberapa kaya Syarwani sebenarnya yang memilih untuk tampil sederhana.

baca juga

Mari simak Profil Bupati Bulungan bersama kekayaannya.

Putra Daerah Bulungan Berujung Jadi Orang Nomor Satu

Syarwani dikenal sebagai putra daerah yang meniti karier politiknya dari tingkat paling bawah hingga menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Ia lahir di Tanjung Palas pada 5 Februari 1974 dan enyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di tanah kelahirannya.

Semangat belajarnya kemudian membawanya menempuh pendidikan tinggi di luar daerah untuk memperdalam ilmu.

Berikut rekam jejak pendidikan Syarwani.

  • Pendidikan Dasar &dan Menengah: SD Inpres 030, SMPN 1, dan SMAN Tanjung Palas.
  • Sarjana (S1): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman, Samarinda.
  • Magister (S2): Universitas Brawijaya, Malang.

Syarwani juga menunjukkan rekam jejak karier yang mentereng sebelum dirinya diberikan kepercayaan memimpin Bulungan, yakni sebagai berikut.

  1. Anggota DPRD Bulungan (1999–2004)
  2. Wakil Ketua DPRD Bulungan (2009–2014)
  3. Ketua DPRD Bulungan (2014–2019)
  4. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (2019–2020)

Masa Jabatan sebagai Bupati

Syarwani pertama kali dilantik sebagai Bupati Bulungan untuk periode 2021–2024 bersama wakilnya, Ingkong Ala.

Berkat kepercayaan masyarakat, ia kembali terpilih dan dilantik untuk periode kedua pada 20 Februari 2025, kali ini didampingi oleh Kilat sebagai Wakil Bupati.

Kehidupan Pribadi

Ia menikah dengan Sri Nur Handayani dan dikaruniai empat orang anak, yaknidua laki-laki dan dua perempuan.

Rincian Kekayaan Syarwani

Jumlah harta kekayaan Syarwani juga menunjukkan bahwa dirinya memang terbilang sederhana untuk pejabat dengan kaliber seperti dirinya.

Hal tersebut tercermin dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan oleh Syarwani ke KPK.

Berdasarkan laporan terakhir, total kekayaan bersih yang dimiliki oleh sang Bupati Bulungan mencapai sekitar Rp2,6 miliar.

Berikut rincian harta kekayaan Syarwani.

1. Tanah dan bangunan

Aset jenis ini merupakan komponen terbesar dari kekayaannya.

Mayoritas tanah dan bangunan yang dimiliki berlokasi di wilayah kampung halamannya, yaitu Kabupaten Bulungan dengan total nilai Rp1.925.000.000.

  • Tanah dan Bangunan seluas 1.400 m²/300 m²: Senilai Rp1.575.000.000.
  • Tanah seluas 1.514 m²: Senilai Rp200.000.000.
  • Tanah seluas 699 m²: Senilai Rp150.000.000.

2. Kendaraan bermotor

Syarwani melaporkan dua unit kendaraan yang digunakan untuk mobilitas pribadi, yakni sebagai berikut.

  • Mobil Toyota Fortuner VRZ (Tahun 2019): Senilai Rp300.000.000.
  • Motor Yamaha Xeon (Tahun 2012): Senilai Rp9.000.000.

3. Harta bergerak lainnya dan kas

  • Harta Bergerak Lainnya: Senilai Rp118.250.000.
  • Kas dan Setara Kas: Senilai Rp332.909.204. Nominal ini mencakup saldo tabungan atau uang tunai yang tersedia.

4. Surat berharga dan harta lainnya

Laporan yang diserahkan oleh Syarwani tak menyebutkan adanya kepemilikan surat berharga (seperti saham atau obligasi) maupun kategori harta lainnya.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rara yang Dikaitkan Isu Selingkuh, Kerabat Orang Populer

Sosok Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rara yang Dikaitkan Isu Selingkuh, Kerabat Orang Populer

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 07:00 WIB

Segini Utang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Segini Utang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:52 WIB

Melongok Isi Garasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq versi LHKPN

Melongok Isi Garasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq versi LHKPN

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:18 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×