suara mereka

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan: Ridha Allah untuk Diri dan Kedua Orang Tua

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:28 WIB
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan: Ridha Allah untuk Diri dan Kedua Orang Tua
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan. (Freepik)

Memasuki malam ke-19 Ramadan, keutamaan yang disebutkan adalah diangkatnya derajat seseorang di Surga Firdaus. Surga Firdaus merupakan tingkatan surga yang paling tinggi, sehingga janji tersebut menggambarkan betapa besar pahala bagi orang yang istiqamah menjalankan ibadah Tarawih.

Tata Cara Salat Tarawih

Adapun tata cara salat Tarawih pada dasarnya sama seperti salat sunnah lainnya. Ibadah ini diawali dengan niat di dalam hati ketika takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Tidak ada perbedaan mendasar dalam gerakan maupun bacaan dibandingkan dengan salat pada umumnya.

Imam Ahmad pernah menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan salat Tarawih, seorang imam sebaiknya membaca ayat-ayat yang ringan atau tidak terlalu panjang.

Tujuannya agar tidak memberatkan jamaah, terutama bagi mereka yang mungkin memiliki keterbatasan fisik atau kelelahan setelah beraktivitas seharian. Namun, panjang pendeknya bacaan biasanya menyesuaikan dengan kebiasaan imam dan kondisi jamaah di suatu daerah.

Secara umum, urutan pelaksanaan salat Tarawih dimulai dari niat, takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca salah satu surat pendek dari Al-Qur’an. Setelah itu dilakukan rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.

Setelah menyelesaikan dua rakaat, salat diakhiri dengan salam. Biasanya jamaah akan membaca istighfar dan dianjurkan pula membaca doa setelah salat Tarawih, seperti doa kamilin yang cukup populer di berbagai masjid.

Jumlah rakaat salat Tarawih sendiri memiliki beberapa praktik yang umum dilakukan. Sebagian umat Muslim melaksanakannya sebanyak 8 rakaat dengan 4 kali salam, sementara sebagian lainnya menjalankan 20 rakaat dengan salam setiap dua rakaat.

Perbedaan ini merupakan bagian dari khazanah praktik ibadah dalam Islam yang tetap memiliki dasar dalam tradisi umat Muslim sejak masa sahabat.

Baca Juga: Beda Nuzulul Quran Dengan Lailatul Qadar, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan

Demikian itu keutamaan salat Tarawih, khususnya pada malam ke-18. Konsistensi dalam menjalankan salat Tarawih bukan hanya mendatangkan pahala yang besar, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih keridaan Allah SWT bagi diri sendiri dan orang tua.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI