Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam

Nur Khotimah Suara.Com
Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:26 WIB
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
Ilustrasi wafat di bulan Ramadan. (sumber gambar gemini AI/Nano Banana)
Baca 10 detik
  • Ramadan dikenal sebagai bulan suci penuh berkah, ampunan, dan rahmat bagi umat Islam.
  • Pada bulan ini, pahala amal ibadah diyakini dilipatgandakan sehingga memiliki kedudukan istimewa.
  • Karena itu, sebagian orang meyakini wafat di bulan Ramadan sebagai tanda kebaikan bagi seorang hamba.

Meski tidak ada dalil khusus tentang keistimewaan wafat di bulan Ramadan, terdapat hadis yang berkaitan dengan orang yang meninggal dalam keadaan menjalankan ibadah.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang orang yang bersyahadat, menunaikan salat lima waktu, berpuasa Ramadan, menjalankan ibadah di bulan Ramadan, dan menunaikan zakat.

Rasulullah SAW kemudian menjawab bahwa siapa saja yang meninggal dunia dalam keadaan menjalankan amalan-amalan tersebut termasuk golongan syuhada dan shiddiqin. Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari Amr bin Murrah al-Juhni.

"Wahai Rasulullah, apa pendapatmu apabila aku mengucapkan syahadat lailahaillahu wa annaka Rasulullah (tidak ada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya kamu adalah utusan Allah), aku salat lima waktu, melakukan puasa Ramadan, mengerjakan ibadah (salat Tarawih) bulan Ramadan dan menunaikan zakat?"

Rasulullah SAW kemudian berkata, "Barangsiapa yang meninggal dunia seperti ini maka dia termasuk golongan syuhada dan shiddiqin." (HR Ibnu Hibban)

Selain itu, bulan Ramadan sendiri memang memiliki keistimewaan besar dalam Islam.

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah disebutkan bahwa ketika Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan dibelenggu.

Karena itu, wafat di bulan Ramadan sering dipandang sebagai momen yang penuh harapan akan rahmat Allah SWT.

Namun pada akhirnya, para ulama menegaskan bahwa yang paling menentukan adalah keadaan iman dan amal seseorang ketika ajal menjemputnya.

Baca Juga: 'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano

Jika seorang hamba wafat dalam keadaan beriman dan menjalankan amal saleh, maka ia memiliki harapan besar memperoleh husnul khatimah.

Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memperbanyak ibadah dan memperbaiki amal selama hidup, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

Wallahu 'alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI