6 Cara agar Tidak Cepat Haus Saat Puasa bagi Pekerja Lapangan

Ruth Meliana, Dita Alvinasari

Rabu, 11 Maret 2026 | 13:23 WIB
6 Cara agar Tidak Cepat Haus Saat Puasa bagi Pekerja Lapangan
Ilustrasi pekerja lapangan (Freepik)
baca 10 detik
  • Berpuasa sambil bekerja di bawah terik matahari sering membuat tubuh cepat merasa haus.
  • Namun, ada beberapa cara sederhana untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.
  • Berikut lima tips agar tidak cepat haus saat puasa bagi pekerja lapangan.

Suara.com - Bekerja di bawah terik matahari sambil menjalankan ibadah puasa tentu punya tantangan tersendiri. Bagi kamu yang sehari-harinya beraktivitas di lapangan, rasa haus biasanya menjadi musuh utama dibandingkan rasa lapar.

Namun, bukan berarti kamu harus menyerah pada keadaan. Ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu praktikkan agar tenggorokan tidak cepat kering dan energi tetap terjaga hingga waktu berbuka tiba. Simak tipsnya berikut.

Ilustrasi pekerja lapangan (Pexels.com/Los Muertos Crew)
Ilustrasi pekerja lapangan (Pexels.com/Los Muertos Crew)

1. Strategi Cicil Minum Saat Sahur

Jangan melakukan kesalahan umum dengan meminum air sebanyak-banyaknya hanya saat mendekati waktu imsak. Hal ini justru membuat ginjal bekerja cepat untuk membuang air tersebut lewat urine.

Sebaiknya, gunakan pola cicil. Misalnya, minum satu gelas saat bangun tidur, satu gelas setelah makan sahur, dan satu gelas lagi sesaat sebelum imsak. Dengan cara ini, tubuh memiliki waktu untuk menyerap air secara lebih maksimal.

2. Hindari Makanan yang "Menyerap" Cairan Tubuh

Saat sahur, sebaiknya kamu membatasi konsumsi makanan yang terlalu asin atau pedas. Garam bersifat menarik cairan dari sel tubuh, yang akan membuat kamu merasa haus jauh lebih cepat di pagi hari.

Selain itu, kurangi kafein seperti kopi atau teh kental saat sahur. Kafein bersifat diuretik, artinya akan memicu kamu untuk lebih sering buang air kecil, sehingga cadangan cairan tubuh cepat habis.

3. Pilih Pakaian dan Perlengkapan yang Tepat

baca juga

Pekerja lapangan harus pintar memilih "seragam" tempur. Gunakan pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat dan berwarna cerah. Warna gelap cenderung menyerap panas matahari yang akan meningkatkan suhu tubuhmu.

Jangan lupa gunakan topi atau payung jika memungkinkan. Menjaga suhu kepala tetap dingin sangat efektif untuk mencegah penguapan cairan tubuh yang berlebihan melalui keringat.

4. Gunakan Pola Hidrasi 2-4-2 di Malam Hari

Agar tubuh tidak "kekeringan" saat bekerja besok, kamu harus memenuhi kuota air minum di malam hari. Gunakan rumus sederhana 2-4-2, yaitu sebagai berikut.

  • 2 gelas saat berbuka puasa.
  • 4 gelas di malam hari (bisa dicicil setelah tarawih atau sebelum tidur).
  • 2 gelas saat sahur.

Pola ini memastikan kamu tetap terhidrasi tanpa merasa kembung dalam satu waktu.

5. Konsumsi Buah dengan Kandungan Air Tinggi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya

Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:57 WIB

Cara Bayar Fidyah Ibu Menyusui 1 Bulan, Ini Bacaan Niat dan Besarannya

Cara Bayar Fidyah Ibu Menyusui 1 Bulan, Ini Bacaan Niat dan Besarannya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:55 WIB

5 Rekomendasi Takjil Warna Pink untuk Buka Puasa, Estetik dan Menggugah Selera

5 Rekomendasi Takjil Warna Pink untuk Buka Puasa, Estetik dan Menggugah Selera

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:04 WIB

Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan

Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:48 WIB

8 Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung Tanpa Santan

8 Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung Tanpa Santan

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:01 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×