Suara.com - Bulan Ramadan selalu menghadirkan berbagai kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah hadirnya malam Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Pada malam istimewa ini, setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Salah satu amalan yang dianjurkan untuk menghidupkan malam tersebut adalah salat Lailatul Qadar atau salat malam yang dikerjakan dengan niat mencari keberkahan dan kemuliaan malam tersebut.
Namun, banyak umat Islam yang bertanya-tanya, kapan waktu yang tepat untuk melakukan salat Lailatul Qadar?
Dalam ajaran Islam, waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak dijelaskan secara spesifik. Rasulullah SAW hanya memberikan petunjuk agar umat Islam mencarinya pada 10 malam terakhir bulan Ramadan.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada periode tersebut agar tidak melewatkan malam yang penuh kemuliaan itu.
Sepuluh hari terakhir Ramadan dianggap sebagai waktu yang sangat istimewa. Pada masa ini, Rasulullah SAW dikenal lebih meningkatkan ibadahnya dibandingkan hari-hari sebelumnya. Beliau memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa dengan penuh kesungguhan.

Karena itulah, salat Lailatul Qadar dapat dilakukan pada malam ke-21 hingga malam terakhir Ramadan. Dengan menghidupkan setiap malam dalam periode ini, peluang untuk mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar menjadi semakin besar.
Walaupun semua malam pada 10 hari terakhir memiliki potensi menjadi malam Lailatul Qadar, sebagian ulama menilai bahwa malam tersebut lebih mungkin terjadi pada malam-malam ganjil.
Baca Juga: Penumpang KA Bisa Tukar Uang Baru di Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan, Ini Jadwal dan Syaratnya
Beberapa malam yang sering disebut memiliki peluang besar adalah malam ke-21 Ramadan, malam ke-23, ke-25, ke-27, dan malam ke-29 Ramadan.
Namun, bukan berarti malam lainnya tidak memiliki keutamaan. Oleh sebab itu, banyak umat Islam memilih untuk tetap beribadah secara maksimal di seluruh 10 malam terakhir agar tidak melewatkan malam istimewa tersebut.
Pelaksanaan Salat Lailatul Qadar
Waktu pelaksanaan salat Lailatul Qadar dimulai pada malam hari setelah salat Isya. Setelah menunaikan salat fardhu tersebut, umat Islam dapat melanjutkan dengan berbagai ibadah sunnah, termasuk salat malam yang diniatkan untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar.
Melaksanakan salat setelah Isya memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk memulai malam dengan ibadah yang khusyuk. Selain itu, suasana malam yang lebih tenang sering kali membantu seseorang lebih fokus dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Di banyak masjid, umat Islam biasanya memulai ibadah malam dengan salat tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan berbagai amalan seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.
Selain setelah Isya, salat Lailatul Qadar juga dapat dilakukan setelah salat Tarawih. Waktu ini menjadi pilihan yang cukup umum karena setelah menyelesaikan tarawih, umat Islam masih memiliki waktu panjang hingga menjelang subuh untuk memperbanyak ibadah.