- Indonesia Tourism Xchange 2026 akan diadakan 12 Mei 2026 di Jakarta untuk membahas masa depan sektor pariwisata.
- Forum ini menyoroti pergeseran konsep kemewahan menjadi pengalaman budaya mendalam dan investasi cerdas.
- Diskusi juga mencakup tren baru seperti branded residences serta topik teknologi dan keberlanjutan industri.
Suara.com - Industri pariwisata Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman perjalanan yang lebih personal dan autentik. Di tengah dinamika tersebut, hadir sebuah forum industri baru bernama Indonesia Tourism Xchange 2026 (ITX 2026) yang akan mempertemukan para pelaku utama sektor pariwisata dan perhotelan untuk membahas arah masa depan industri ini.
Edisi perdana forum ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026 di The Langham, Jakarta, dan akan menghadirkan pemilik hotel, operator hospitality, investor, hingga pengambil keputusan dari berbagai wilayah di Indonesia.
ITX 2026 dirancang sebagai ruang diskusi strategis yang mencerminkan karakter pariwisata Indonesia yang beragam—mulai dari kekayaan budaya hingga potensi destinasi wisata yang terus berkembang. Forum ini juga akan membahas bagaimana industri pariwisata menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan wisatawan modern.
Ketika Kemewahan Tak Lagi Sekadar Fasilitas
Salah satu topik utama dalam forum ini adalah evolusi konsep hospitality luxury di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, wisatawan kelas premium tidak lagi sekadar mencari hotel mewah, tetapi pengalaman yang lebih bermakna dan terhubung dengan karakter destinasi.
Sherona Shng, Regional Vice President Operations Asia Langham Hospitality Group, menilai bahwa konsep kemewahan di Indonesia kini semakin ditentukan oleh kedalaman pengalaman budaya.
“Wisatawan luxury yang datang ke Indonesia tidak mencari replika hotel global. Mereka mencari makna, konteks, dan pengalaman yang mencerminkan karakter destinasi,” ujarnya.
Menurut Sherona, brand hospitality yang berhasil adalah mereka yang mampu memahami kompleksitas budaya lokal dan menghadirkannya dalam pengalaman yang terasa personal bagi tamu.
Peluang Investasi Pariwisata yang Lebih Cerdas
Selain membahas tren wisatawan, ITX 2026 juga akan mengulas kinerja industri hotel serta peluang investasi pariwisata Indonesia di tahun-tahun mendatang.
Matt Gebbie, Director – Pacific Asia Horwath HTL, menyoroti bahwa pertumbuhan pariwisata Indonesia harus diiringi strategi investasi yang tepat.
“Peluang Indonesia bukan sekadar soal pertumbuhan—melainkan pertumbuhan yang cerdas,” kata Gebbie.
Ia menjelaskan bahwa hotel kelas upper-upscale hingga luxury kini menghadapi ekspektasi yang semakin tinggi, baik dari sisi performa bisnis, pengembalian investasi, maupun diferensiasi konsep.
Karena itu, pemahaman mendalam tentang destinasi, segmen wisatawan, dan konsep properti menjadi faktor penting bagi investor maupun operator hotel.
Tren Baru: Branded Residences dan Gaya Hidup
Topik lain yang juga menjadi sorotan adalah perkembangan standalone branded residences, yaitu properti hunian yang dikembangkan bersama brand hospitality ternama.
Model ini kini semakin populer di berbagai destinasi resort dan lifestyle di Indonesia karena mampu menciptakan nilai investasi jangka panjang sekaligus memperkuat citra brand.
Bill Barnett, Managing Director C9 Hotelworks, mengatakan tren ini menunjukkan bahwa pariwisata dan gaya hidup semakin saling terhubung.
“Branded residences kini bukan lagi produk sekunder di Indonesia—melainkan mulai menjadi pendorong utama permintaan properti luxury,” ujarnya.
Menurut Barnett, daya tarik Indonesia terletak pada kombinasi antara kekuatan brand global, keindahan destinasi, dan aspirasi gaya hidup yang berkembang.
Membahas Teknologi, Desain, hingga Keberlanjutan
Selain investasi dan luxury hospitality, ITX 2026 juga akan membahas berbagai topik penting lain yang semakin relevan bagi industri pariwisata, seperti:
- teknologi dalam industri hospitality
- strategi keberlanjutan dan pariwisata ramah lingkungan
- kepemimpinan industri
- perubahan kepemilikan aset hotel
- desain hotel yang berakar pada budaya lokal
Topik-topik tersebut mencerminkan perubahan besar dalam industri hospitality global, yang kini bergerak menuju model pengembangan yang lebih kontekstual, berkelanjutan, dan responsif terhadap karakter destinasi.
Menuju Forum Pariwisata Tahunan Indonesia
Indonesia Tourism Xchange 2026 diselenggarakan oleh Horwath HTL, C9 Hotelworks, STR, QUO Global, Greenview, dan Delivering Asia, bekerja sama dengan Langham Hospitality Group serta didukung oleh Jakarta Hotels Association, PHRI Indonesia, dan Bali Hotels Association.
Partisipasi dalam forum ini tidak dipungut biaya, namun peserta diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Dengan semakin matangnya industri pariwisata Indonesia serta berkembangnya definisi kemewahan yang kini lebih berfokus pada pengalaman, ITX 2026 diharapkan menjadi forum industri tahunan yang menghadirkan perspektif strategis tentang kinerja bisnis, investasi, dan strategi brand di salah satu pasar pariwisata paling dinamis di Asia.