Suara.com - Hari Raya Idulfitri 1447 H akan segera tiba. Persiapan baju baru, ibadah, dan berbagai ucapan tentu sudah dilakukan.
Untuk tahu bagaimana ucapan Idulfitri yang dianjurkan dalam Islam, Anda dapat cek penjelasan singkatnya di artikel ini.
Ternyata, terdapat beberapa referensi tentang apa yang sebaiknya diucapkan saat Idulfitri dari berbagai hadis. Cukup banyak diantaranya mungkin pernah Anda dengar, tulis, atau sampaikan.
Namun kemudian diskusi menarik muncul soal hukum memberikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri dan apa ucapan yang sesuai sunah. Lalu menurut ulama, bagaimana konteks ini dijelaskan?
Ucapan Idulfitri yang Sesuai Anjuran Islam
Melansir Muslim, salah satu ucapan yang paling populer disampaikan saat Hari Raya Idulfitri adalah:
Taqobbalallahu minna wa minkum
Artinya: "Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian."
Ucapan ini sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, dan dikatakan bahwa sah disampaikan ketika bertemu saat Idulfitri.
Acuan dari hukum sah ini cukup banyak, seperti pada beberapa pendapat ulama dan ahli.
Baca Juga: 7 Prompt Gambar Ucapan Idulfitri 2026 Pakai Gemini AI, dari Estetik sampai Futuristik
Jubair bin Nufair menyatakan bahwa jika para sahabat Rasulullah SAW berjumpa dengan Hari Raya Idulfitri, satu sama lain saling mengucapkannya.
Selain itu masih ada beberapa ucapan lain yang sebenarnya sesuai dengan sunah. Beberapa dapat Anda cermati pada bagian berikutnya.
Opsi Lain yang Dapat Diucapkan
Selain Taqobbalallahu minna wa minkum, ada beberapa opsi lain yang juga dapat digunakan sebagai pelengkapnya. Antara lain adalah sebagai berikut.
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنكُمْ وَكُتِبَ لَنَا وَلَكُمُ الْجَنَّةَ
Taqabbalallahu minna wa minkum, wa kutiba lana wa lakumul jannah.
Artinya: "Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan kalian, serta mencatat surga bagi kami dan kalian."
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنكُمْ، وَبَارَكَ اللَّهُ لَكُمْ فِي أَعْمَالِكُمْ
Taqabbalallahu minna wa minkum, wa barakallahu lakum fi a‘malikum.
Artinya: "Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan kalian, serta memberkahi amal-amal kalian."
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنكُمْ وَغَفَرَ لَنَا وَلَكُمْ
Taqabbalallahu minna wa minkum, wa ghafara lana wa lakum.
Artinya: "Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan kalian, serta mengampuni kami dan kalian."
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنكُمْ وَجَعَلَنَا مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ
Taqabbalallahu minna wa minkum, wa ja‘alana minal ‘aidin wal faizin.
Artinya: "Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan kalian, serta menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan meraih kemenangan."
Hukum Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri
Jika mengacu pada apa yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin terkait ucapan selamat hari raya Idulfitri, disampaikan bahwa ucapan selamat ketika Hari Raya Idulfitri dibolehkan.
Tidak ada ucapan tertentu saat itu. Apa yang biasa diucapkan manusia dibolehkan selama di dalamnya tidak mengandung kesalahan (dosa).
Perbuatan seperti jabat tangan dan saling berpelukan juga dibolehkan, sebab orang-orang tidak hanya menjadikannya sebagai ibadah dan bentuk pendekatan diri pada Allah.
Hal ini dilakukan dalam rangka adat (kebiasaan), memuliakan dan penghormatan.
Selama hal ini hanya dilakukan berdasarkan kebiasaan atau adat, maka tidak ada dalil yang melarangnya selama diniatkan sebagai hal yang baik.
Itu tadi sedikit penjelasan tentang bagaimana ucapan Idulfitri yang sesuai sunah serta beberapa hal terkait dengannya. Semoga bermanfaat.
Kontributor : I Made Rendika Ardian